Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gara-Gara Tak Ada Drainase, Air Genangi Jalan Raya Desa Karanggayam di Kabupaten Blitar

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 25 Februari 2025 | 02:30 WIB

WASPADA: Genangan air di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, usai hujan, Sabtu (23/2/2025).
WASPADA: Genangan air di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, usai hujan, Sabtu (23/2/2025).

 

BLITAR - Hujan deras melanda kawasan Kecamatan Srengat berdampak genangan air. Termasuk di seputar jalan raya Desa Karanggayam, ada sejumlah titik luberan air.

Berdasarkan pantauan di lokasi, hujan turun sekitar pukul 15.00 hingga 15.30 kemarin (23/2). Meski tidak deras, genangan tetap terlihat.

Genangan air tersebut disebabkan tidak adanya drainase di pinggir jalan. Hampir mayoritas tertutup dengan tanah. 

Baca Juga: Lebih Banyak dari Tahun Lalu, Pemkab Blitar Gelontorkan Rp 27 Miliar untuk Drainase dan Talud

Tak pelak air hujan tidak bisa mengalir dan tetap berada di tempat. “Ya sudah sering dan lama jalan raya di Desa Karanggayam ini tergenang,” ungkap salah satu pengendara motor, Firmansyah.

Dia mengaku hampir setiap dua hari sekali melintasi lokasi tersebut. Sebab, dia bekerja di kawasan Blitar dan pulang ke Tulungagung.

Jika melaju dari arah Tulungagung akan terlihat sangat jelas. Maka, ketika melintas tentu butuh kewaspadaan agar terhindar dari genangan air.

Baca Juga: Akibat Hujan Deras, Sampah Bikin Drainase Mampet, Air Sampai Meluber ke Jalan, Ini Kata PUPR

Saat pengendara tidak hati-hati melintas bisa masuk genangan air dan jalan berlubang. Hal tersebut akan membayakan pengendara dan bisa terjatuh.

Saat tidak ada jalan berlubang dan masuk ke genangan air, maka akan menimbulkan percikan dan bisa mengenai pengendara lain atau pejalan kaki.

“Harus ada solusi dan diperhatikan pihak terkait. Jika malam hari akan membahayakan. Apalagi, jalan tersebut tergolong tinggi untuk arus lalu lintas,” terang pria 45 tahun itu.

Baca Juga: Memasuki Musim Penghujan, Pemkot Blitar Pantau Kondisi Drainase, Tingkatkan Waspada Luapan Air

Berbeda dengan sisi jalan bagian selatan. Ada selokan tergolong lebar sehingga genangan air tidak terlihat .

Meski hujan lebat tidak ada air di pinggir jalan, karena sudah ada penampungan dan bisa mengalir.

Namun, kondisi sungai kecil pun tetap dapat perhatian. Rata-rata sudah dangkal dan perlu pengerukan.

Dia menambahkan, secara umum, jalan di lokasi itu sudah baik. Namun masih tambal sulam dan belum sempurna.

Jika nanti dilakukan perbaikan, semestinya dari Desa Karanggayam, sampai Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi. “Wajar itu jalan alternatif dan sering dilintasi kendaraan hilir mudik dari Tulungagung-Blitar atau sebaliknya,” pungkasnya. (mg4/c1/din)                                                           

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kabupaten Blitar #jalan raya #genangan air #drainase