SANANWETAN, Radar Penataran – Calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Blitar diperkirakan terbang ke Tanah Suci, pada awal Mei mendatang.
Saat ini, sebanyak 825 CJH, baik regular maupun prioritas lansia tengah dalam proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2025 tahap I, yang berlangsung hingga Jumat (14/3) mendatang.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, Hamim Thohari mengungkapkan, CJH asal Kabupaten Blitar diperkirakan masuk kelompok terbang (kloter) nomor awal atau gelombang I.
“Dari Kabupaten Blitar diperkirakan masuk kloter awal bersama jemaah haji dari daerah Kediri, Tulungagung, dan Trenggalek,” ungkapnya.
Melihat jumlah CJH sebanyak 825 orang, pemberangkatan ke Tanah Suci bakal masuk dalam dua kloter lebih. Dua kloter utuh untuk CJH asal Kabupaten Blitar, sedangkan CJH sisanya diperkirakan digabungkan dengan CJH dari daerah lain.
Sementara itu, terkait masa pelunasan Bipih 2025 tahap I, CJH diimbau segera melakukan pelunasan di bank penerima setoran (BPS), sebagai antisipasi sistem error di akhir masa pelunasan tahap I.
Nantinya, jika terdapat CJH yang tidak berhasil atau gagal sistem melakukan pelunasan Bipih pada tahap I, akan dimasukkan dalam masa pelunasan Bipih tahap II, yang direncakan berlangsung pada 24 Maret hingga 17 April 2025.
Seperti diketahui, dari wilayah Kabupaten Blitar, musim haji tahun ini ada sebanyak 825 CJH yang berhak melakukan pelunasan Bipih 2025, terdiri 758 CJH regular dan sisanya 67 CJH prioritas lansia. Selain itu, juga ada CJH cadangan sebanyak 211 orang.
Dari jumlah CJH cadangan, mereka yang menyatakan siap berangkat ke Tanah Suci, ada sebanyak 165 orang. Sedangkan, besaran Bipih 2025, untuk Embarkasi Surabaya sebesar Rp 60.955.751, dan sisa Bipih yang harus segera dilunasi CJH sebesar Rp 35.955.751. (ynu/din)
Editor : M. Subchan Abdullah