Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hasil Laga Sepak Bola Pra Porprov Jatim 2025: Kota Blitar Menang Telak, Kabupaten Dihajar Habis-habisan Kediri

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 24 Mei 2025 | 22:45 WIB
TARGET LOLOS: Pemain sepak bola Kota Blitar berebut bola dengan kesebelasan Kota Mojokerto dalam ajang Pra Porprov yang digelar di Stadion Soeprijadi, Kamis (22/5).
TARGET LOLOS: Pemain sepak bola Kota Blitar berebut bola dengan kesebelasan Kota Mojokerto dalam ajang Pra Porprov yang digelar di Stadion Soeprijadi, Kamis (22/5).

BLITAR - Hasil kontras terjadi dalam laga perdana babak kualifikasi Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Zona 4 yang digelar di Stadion Soeprijadi, Kamis (22/5). Dua tim sepak bola tuan rumah berbeda nasib, namun masih berpeluang lolos ke porprov.

Kesebelasan Kota Blitar berhasil mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kota Mojokerto, sementara Kabupaten Blitar harus menelan pil pahit setelah dibantai 0-6 oleh tim kuat Kota Kediri.

Ketua PSSI Kota Blitar, Yudi Meira mengatakan, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk pertandingan kedua menghadapi tim kuat Kota Kediri. Dia bersyukur karena pertandingan perdana kemarin  bisa dapat poin penuh, melawan Kota Mojokerto menang 3-0.

Meski berhasil meraih hasil maksimal, Yudi mengungkapkan, masih ada beberapa catatan yang menjadi bahan evaluasi. Terutama dari segi kekompakan dan kerja sama antarpemain yang dinilai belum maksimal. “Laga perdana kan wajar kalau pemain masih nervous. Tadi pagi kami sudah latihan lagi untuk evaluasi dan persiapan lawan Kediri,” tambahnya.

Menurut Yudi, pertandingan kedua melawan Kota Kediri akan menjadi tantangan berat. Pasalnya, tim lawan datang dengan kepercayaan diri tinggi usai membantai Kabupaten Blitar 6-0. “Kami tidak boleh meremehkan. Kediri lawan yang kuat, tapi pemain sudah kami motivasi agar tetap fokus dan tidak gentar,” jelasnya.

Soal kondisi fisik dan mental, Yudi memastikan skuad Kota Blitar dalam keadaan siap tempur. Selama ini, tim menjalani latihan rutin empat kali dalam seminggu sejak Februari lalu. Meski persaingan di grup cukup ketat, Yudi menargetkan tim Kota Blitar bisa keluar sebagai juara grup.

“Target kami lolos sebagai juara grup dulu. Kalau sudah lolos, baru kita bicarakan soal babak selanjutnya,” tuturnya.

Sementara di sisi lain, nasib kurang beruntung dialami tim Kabupaten Blitar. Dalam laga melawan Kota Kediri, anak asuh pelatih Purwanto tidak mampu membendung serangan lawan sejak menit awal. Gol pembuka di menit ke-13 membuat Kota Kediri tampil dominan dan sukses menggelontorkan total enam gol tanpa balas.

Hasil ini membuat Kabupaten Blitar terpuruk di dasar klasemen sementara Zona 4 dengan defisit enam gol dan tanpa poin. Wakil Ketua Askab PSSI Kabupaten Blitar, Prianto Akbar, mengaku kecewa dengan hasil ini. “Tentu sangat mengecewakan.

Tapi kami masih punya dua laga dan semua pemain harus bangkit untuk menjaga peluang lolos,” tegas Prianto.

Peluang Kabupaten Blitar memang belum sepenuhnya tertutup. Tim ini masih harus menjalani dua laga krusial melawan Kota Mojokerto dan menghadapi Kota Blitar dalam laga Derby Blitar. Jika kalah sekali lagi, maka Kabupaten Blitar dipastikan gagal lolos ke ajang Porprov Jawa Timur untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

“Kami tekankan ke pemain untuk jangan patah semangat. Semua masih bisa terjadi. Kuncinya adalah menang di dua laga tersisa,” pungkasnya. (jar/ynu)

Editor : Fuad Abida
#kesebelasan #Stadion Soeprijadi #Kabupaten Blitar #blitar #PSSI #Laga #pekan olahraga provinsi #Kota Blitar