Blitar – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Satlantas Polres Blitar, jumlah korban meninggal dunia (MD) akibat kecelakaan terus mengalami penurunan sejak awal 2025. Bahkan tokoh agama kondang, Gus Iqdam juga turut mendorong penurunan angka kecelaan di Blitar.
Kasatlantas Polres Blitar, AKP Alimudin Nasution, menyebut sepanjang Januari hingga Desember 2024, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan mencapai 133 jiwa. Namun, pada tahun 2025 ini, angkanya jauh lebih rendah.
“Januari tercatat 10 korban meninggal dunia, Februari 8, Maret 5, dan April tinggal 3 kasus. Sedangkan Mei, hingga saat ini, nihil,” ungkap Alimudin saat dikonfirmasi, Sabtu (24/5).
Baca Juga: CFD Perdana “Blitar Gemas” Diserbu Puluhan Ribu Warga, Begini Kata Wali Kota Mas Ibin
Penurunan tersebut menurutnya tak lepas dari berbagai upaya yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Blitar. Salah satunya adalah menggandeng kalangan pesantren dalam gerakan “Polisi goes to ponpes”. Kegiatan tersebut dilengkapi dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Gus Iqdam pada Kamis (22/5) lalu di Warung Bambu Barokah (WBB). Tokoh agama itu juga meminta untuk pengendara lalu lintas mentaati peraturan lalu lintas dan menjaga keselamatan berkendara.
“Alhamdulillah, ada penurunan. Mudah-mudahan dengan segala ikhtiar yang kita lakukan, termasuk pendekatan spiritual bersama para santri, angka kecelakaan bisa terus ditekan,” tambahnya.
Menurut Alimudin, langkah ini menjadi bagian dari strategi humanis Satlantas Polres Blitar dalam menyosialisasikan keselamatan berkendara kepada masyarakat, utamanya kalangan muda.
“Kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas sangat menentukan. Maka pendekatan dari berbagai sisi, termasuk dari tokoh agama dan santri, terus kami dorong,” tegasnya.
Baca Juga: Menikmati Kuliner Ndeso di Tepi Sungai Brantas Blitar: Warung Sego Tiwul Mak Sri
Ia berharap tren positif ini bisa terus berlanjut hingga akhir tahun. Terlebih menjelang momen liburan sekolah dan Idul Adha, ketika intensitas lalu lintas meningkat tajam.
“Kami akan perkuat pengawasan dan edukasi, agar masyarakat makin sadar dan selamat saat berkendara,” pungkasnya. (jar)
Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana