Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jumlah Sasaran MBG di Kota Blitar Terus Bertambah, Dispendik Wanti-wanti Pengelola Dapur Sajikan Makanan Sesuai Prosedur

M. Subchan Abdullah • Senin, 6 Oktober 2025 | 18:15 WIB

 

Jumlah Sasaran MBG di Kota Blitar Terus Bertambah, Dispendik Wanti-wanti Pengelola Dapur Sajikan Makanan Sesuai Prosedur
Jumlah Sasaran MBG di Kota Blitar Terus Bertambah, Dispendik Wanti-wanti Pengelola Dapur Sajikan Makanan Sesuai Prosedur

BLITAR – Jumlah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Blitar terus mengalami peningkatan. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memprediksi jumlah sasarannya akan bertambah seiring perluasan jangkauan program yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh ribuan pelajar di Bumi Bung Karno.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar, Dindin Ali Nurdin mengungkapkan, belum semua sekolah di Kota Blitar mendapat jatah program MBG. Karena itu, pemerintah secara bertahap menambah jumlah dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani.

“Jumlah sasarannya terus bertambah. Terbaru, ada tiga dapur baru yang mulai beroperasi untuk melayani sekolah-sekolah yang sebelumnya belum mendapatkan jatah MBG,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).

Dindin menyebut hingga saat ini jumlah sasaran penerima manfaat program MBG di Kota Blitar diperkirakan telah menembus lebih dari 20 ribu pelajar. Setiap dapur MBG rata-rata melayani tiga hingga empat sekolah. Namun, ada pula dapur yang hanya mampu melayani dua sekolah karena jumlah sasarannya sudah mencapai 2.000 anak.

“Kapasitas tiap dapur berbeda-beda tergantung jumlah penerima di wilayahnya. Semakin besar sasarannya, makin terbatas jangkauan sekolah yang bisa dilayani,” jelasnya.

Dispendik terus melakukan pemantauan dan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Dindin menegaskan, pengolahan dan penyajian makanan harus dilakukan dengan hati-hati dan mengikuti prosedur yang benar. Hal ini penting untuk menjaga keamanan pangan dan mencegah potensi terjadinya kasus keracunan.

“Kami tidak ingin ada kelalaian sekecil apa pun. Semua harus sesuai dengan pedoman, baik dari segi kebersihan dapur, pemilihan bahan, maupun proses penyajian kepada siswa,” tegasnya.

Selain itu, dispendik juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pengelola SPPG agar pelaksanaan MBG berlangsung lancar dan tepat sasaran. Evaluasi dilakukan secara berkala, termasuk uji sampling terhadap menu makanan yang disajikan. “Kami ingin memastikan program ini benar-benar memberi manfaat maksimal,” pungkasnya.(sub/c1) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Makan Bergizi Gratis #Peningkatan #Kota Blitar #dispendik kota blitar