BLITAR -Kabar bahagia menyapa jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Berdasarkan hasil cek saldo PKH BPNT tahap 4 Bank BNI, penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali cair serentak menjelang pertengahan November 2025. Tak hanya dua program utama, pemerintah juga menyiapkan lima jenis bansos tambahan yang akan disalurkan mulai Senin, 10 November 2025.
Informasi ini disampaikan dalam video terbaru kanal YouTube Naura Vlog yang rutin memberikan pembaruan seputar pencairan bantuan sosial. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa PKH dan BPNT tahap 4 dari Bank BNI telah cair di sejumlah wilayah sejak pagi hingga malam hari. KPM diminta segera melakukan pengecekan saldo di kartu KKS masing-masing agar tidak ketinggalan pencairan.
Hasil cek saldo PKH BPNT tahap 4 Bank BNI menunjukkan bahwa bantuan telah masuk ke rekening penerima di berbagai wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. Nominal bantuan yang diterima bervariasi tergantung kategori penerima.
Untuk wilayah Jawa Barat, KPM dilaporkan menerima pencairan PKH sebesar Rp1,2 juta. Sementara di Jawa Timur, khususnya daerah Ngawi dan sekitarnya, bantuan BPNT yang cair mencapai Rp600.000. Tak hanya itu, wilayah Semarang dan sekitarnya di Jawa Tengah juga mendapatkan bantuan PKH sebesar Rp1,1 juta melalui Bank BNI.
Selain itu, Sulawesi Selatan tercatat telah menerima pencairan BPNT sebesar Rp600.000. Jumlah ini menjadi bukti bahwa penyaluran bansos terus berjalan merata di berbagai wilayah Indonesia, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa.
“Cair-cair-cair, Bank BNI sudah mulai menyalurkan PKH dan BPNT tahap 4 hari ini. KPM silakan cek kartu KKS-nya pagi hingga malam,” ujar narator dalam video berdurasi 8 menit itu.
Tak hanya PKH dan BPNT, video tersebut juga mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan lima bansos bonus yang siap cair besok, Senin, 10 November 2025. Dari lima bantuan itu, tiga bersifat tunai dan dua non-tunai.
BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat) dengan nominal Rp900.000 per penerima,
Program Indonesia Pintar (PIP) untuk pelajar dari keluarga kurang mampu, dan
Sementara dua bantuan non-tunai berupa bantuan pangan beras 20 kilogram dan bantuan minyak goreng 2 liter. Penyaluran dua bantuan ini dilakukan melalui PT Pos Indonesia serta jaringan e-warong yang tersebar di berbagai daerah.
“Bagi KPM yang belum menerima, tetap tenang dan cek secara berkala karena penyaluran dilakukan bertahap. Pastikan data kalian aktif di sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ujar narator dalam video tersebut.
Bagi masyarakat penerima PKH maupun BPNT, pengecekan saldo bisa dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, melalui ATM Bank BNI menggunakan kartu KKS merah putih. Kedua, lewat agen bank atau e-warong di wilayah masing-masing. Ketiga, dengan mendatangi pendamping sosial atau dinas sosial setempat untuk memastikan status pencairan.
Bagi yang belum menerima BLT Kesra, disarankan segera melakukan monitoring kepada pendamping PKH atau pihak dinas sosial agar mengetahui apakah nama mereka tercantum sebagai penerima. Jika belum, warga dapat mengajukan klarifikasi karena bisa saja data belum terbaca oleh sistem.
Kementerian Sosial menegaskan bahwa seluruh bansos tahap 4 tahun 2025 ini disalurkan untuk memastikan masyarakat prasejahtera mendapatkan bantuan tepat waktu. Pemerintah juga berupaya memperluas cakupan penerima melalui validasi data berkala.
KPM yang tergolong desil 1 hingga desil 4 diprioritaskan dalam program bantuan tunai dan non-tunai tersebut. Penerima baru BLT Kesra juga berpotensi diusulkan kembali ke program PKH dan BPNT tahap berikutnya jika memenuhi syarat.
Dengan penyaluran PKH BPNT tahap 4 Bank BNI yang cair bersamaan dengan lima bansos bonus lainnya, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk kebutuhan pokok keluarga menjelang akhir tahun.
“Semoga bansos kali ini membawa berkah bagi semua keluarga penerima manfaat,” tutup narator di akhir video.
Editor : Anggi Septiani