Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar Gelar Literasi Daur Ulang: Sulap Limbah Kopi Jadi Kreasi Sabun Hingga Barang Cantik Ini

Yanu Aribowo • Rabu, 19 November 2025 | 16:17 WIB

 

APRESIASI: Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Nurny Syam (tengah), saat berinteraksi dengan peserta Literasi Daur Ulang pada Selasa (18/11).
APRESIASI: Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Nurny Syam (tengah), saat berinteraksi dengan peserta Literasi Daur Ulang pada Selasa (18/11).

BLITAR – Agenda Literasi Daur Ulang yang berlangsung selama dua hari, Senin (17/11/2025) hingga Selasa (18/11/2025), menjadi momentum munculnya ide-ide kreatif memanfaatkan limbah kopi. Zandi Ferryansa, owner House of Coffeemorning dan Coffeemorning.sda, menularkan ilmu kepada 100 peserta dari Blitar Raya dan sekitarnya.

Mereka menuangkan kreativitasnya di Amphiteater UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Kota Blitar yang mampu menyulap limbah kopi menjadi barang bernilai ekonomi. Literasi Daur Ulang dengan tema Kreatif dari Limbah Kopi ini merupakan wujud nyata Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) serta slogan Perpustakaan Hadir Demi Martabat Bangsa.

Usai pembukaan dan mendapatkan materi seputar pemanfaatan limbah kopi di Auditorium Sukarno lantai tiga, peserta langsung bergeser ke amfiteater. Materi seputar gelang kopi, pupuk kopi, sabun kopi, masker kopi, lilin aroma terapi, briket kopi, hingga coaster kopi, sebagian besar berhasil dipraktikkan para peserta.

Didampingi tim pemateri, para peserta sangat antusias mengaplikasikan kreativitasnya. Banyak peserta yang tidak menyangka jika limbah kopi bisa dimanfaatkan sedemikian rupa dan memiliki nilai ekonomi.

Zandi Ferryansa mengungkapkan, industri kopi saat ini harus paham bahwa pergerakan industri dan negara-negara di dunia, arahnya adalah bagaimana mengurangi populasi sampah. Lalu bagaimana sebuah ekosistem sebuah bisnis, khususnya kopi, mampu melakukan daur ulang dan tetap berorientasi terhadap lingkungan hijau.

Misalnya, bagaimana mengolah limbah kopi menjadi produk bernilai ekonomi. “Saya pikir Perpustakaan Proklamator Bung Karno melihat hal tersebut dan penting dilakukan literasi terhadap masyarakat, khususnya bagaimana daur ulang terhadap limbah kopi. Saya melihat pertumbuhan industri kopi itu luar biasa. Saya pikir ini sebuah inisiasi yang luar biasa dari Perpustakaan Proklamator Bung Karno,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Nurny Syam mengungkapkan, melalui Literasi Daur Ulang selama dua hari ini para peserta diajak mendalami seputar daur ulang limbah kopi. Literasi Daur Ulang ini digelar bukan tanpa alasan.

Pasalnya, wilayah Blitar Raya memiliki banyak UMKM kopi, kedai kopi, sentra olahan kopi rakyat, dan bahkan beberapa desa mulai memproduksi kopi robusta dan kopi arabika lokal. Aktivitas tersebut tentu menghasilkan limbah ampas kopi setiap hari. Jika dikelola dengan tepat, limbah kopi ini bisa menjadi bahan kecantikan, lilin aroma terapi, pengharum alami, pupuk organik, hingga kerajinan bernilai ekonomi.

“Apa yang sebelumnya dianggap tidak berguna, dapat menjadi peluang ekonomi baru yang ramah lingkungan. Upaya ini sejalan dengan ajaran Bung Karno tentang berdikari dalam bidang ekonomi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Literasi Daur Ulang merupakan rangkaian literasi yang digelar UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno secara berkala dengan tema yang berbeda dan sudah memasuki agenda ke-14 pada 2025.

Awal tahun, literasi sudah dibuka melalui agenda (1) Literasi Pemasaran Produk Online, (2) Literasi Public Speaking, (3) Literasi Beauty Class, (4) Literasi Barbershop, (5) Literasi Kopi, (6) Literasi Fotografi, (7) Literasi Mustika Rasa, (8) Literasi Penulisan, (9) Literasi Kesehatan, (10) Literasi Seni Budaya, (11) Literasi Wastra Nusantara, (12) Literasi Fashion Design, hingga (13) Literasi Hasta Karya. (*/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#limbah kopi #Amphiteater UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno #blitar raya #Literasi Daur Ulang #House of Coffeemorning