BLITAR KAWENTAR – Semua kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar berpotensi terjadinya bencana. Namun, bencana angin kencang dan hujan perlu diwaspadai.
Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), BPBD Kabupaten Blitar tetap optimistis meningkatkan kesiapsiagaan meski personel terbatas.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi mengatakan, BPBD sudah menyiapkan pos siaga kebencanaan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana di wilayah Bumi Penataran.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan meski jumlah personel BPBD terbatas.
“Meski personel kami hanya 39 orang, kami sudah berkoordinasi dan bersinergi dengan relawan kebencanaan Blitar Raya, TNI, Polri, OPD terkait, hingga dunia usaha. Semua berkolaborasi dalam siaga bencana hidrologi,” katanya.
Wahyudi melanjutkan, berdasarkan pemetaan BPBD, wilayah rawan bencana di Kabupaten Blitar tersebar cukup luas. Daerah rawan banjir tercatat berada di 16 kecamatan, terutama di Blitar barat dan selatan.
Sementara potensi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan pohon tumbang terdapat di semua kecamatan. Kemudian untuk tanah longsor, terdata di 14 kecamatan yang memiliki karakteristik daerah pegunungan dan medan yang ekstrem.
Potensi gelombang rob terjadi di empat kecamatan pesisir yakni Bakung, Panggungrejo, Wonotirto, dan Wates.
Dalam rangka pengamanan Nataru, BPBD juga mengoperasikan posko siaga bencana selama 24 jam penuh. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi, pemantauan, dan respons cepat apabila terjadi bencana.
“Semua personel kami siagakan penuh dengan sistem piket bergilir selama 12 jam. Selain itu, pemantauan kondisi cuaca dan tinggi muka air sungai dilakukan secara intensif disertai penyampaian peringatan dini kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selain penguatan personel, BPBD juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Mulai dari gudang logistik, gudang peralatan, lokasi evakuasi sementara, kendaraan operasional darat, hingga perahu untuk penanganan bencana air telah disiapkan.
Baca Juga: Manuver Transfer Persib Bikin Geger! Borong Bintang Timnas, Dua Nama Top Beri Sinyal di Luar Dugaan
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama saat beraktivitas di wilayah rawan dan kawasan wisata.
Masyarakat juga diminta segera melapor ke posko terdekat apabila terjadi kondisi darurat kebencanaan.
“Sarana dan prasarana BPBD Kabupaten Blitar siap mendukung kesiapsiagaan, koordinasi, dan respons cepat dalam pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru 2026,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah