BLITAR KAWENTAR - Upaya efisiensi sekaligus merubah gaya kerja pelan-pelan mulai dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.
Salah satunya dengan mengajak aparatur sipil negara (ASN) beralih menggunakan sepeda saat beraktivitas.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari kebiasaan baru yang lebih sederhana dan hemat energi.
“Kita mulai gerakan ke kantor naik sepeda. Itu yang paling sederhana, mengurangi penggunaan kendaraan,” ujarnya.
Baca Juga: Ada Ratusan SPPG di Kabupaten Blitar, tapi Masih Belasan Dapur MBG Kantongi Izin Lengkap
Menurutnya, kebiasaan ini tidak hanya berdampak pada penghematan bahan bakar, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan pola hidup yang lebih sehat dan efisien.
Tak hanya soal sepeda, penggunaan patwal (patroli dan pengawalan) juga ikut disorot.
Ia menegaskan, selama ini dirinya sudah mulai membatasi penggunaan patwal, terutama saat kegiatan di luar kota.
“Saya dari awal keluar kota tidak pernah bawa patwal. Biasanya hanya sampai kantor atau acara resmi saja,” tegasnya.
Baca Juga: Dampak Wabah PMK, Pedagang Daging Sapi di Blitar Keluhkan Penjualan Sepi
Ke depan, penggunaan patwal bahkan berpotensi dikurangi lebih jauh, kecuali untuk kebutuhan tertentu yang memang bersifat protokoler.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih sederhana, sekaligus memberi contoh langsung kepada jajaran ASN.
Baca Juga: Promo Toyota Calya 2026 Jelang Lebaran Bikin Kaget, Harga Mulai Rp100 Jutaan, DP Cuma Rp20 Juta
“Yang penting itu efisiensi dan memberi contoh. Hal-hal kecil seperti ini kalau dilakukan bersama, dampaknya besar,” pungkasnya. (bud/ady)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda