Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ancaman Kemarau Panjang di Blitar, Pembudidaya Diminta Wanti-wanti Sisa Pakan Ikan karena Bisa Mematikan

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 8 Mei 2026 | 13:26 WIB

Penurunan kualitas air kolam menjadi ancaman serius bagi pembudidaya ikan di tengah fenomena El Nino ekstrem yang kerap disebut “El Nino Godzilla”.

Penurunan kualitas air kolam menjadi ancaman serius bagi pembudidaya ikan di tengah fenomena El Nino ekstrem yang kerap disebut “El Nino Godzilla”.

KAWENTARAN – Penurunan kualitas air kolam menjadi ancaman serius bagi pembudidaya ikan di tengah fenomena El Nino ekstrem yang kerap disebut “El Nino Godzilla”.

Salah satu pemicu utamanya adalah sisa pakan yang tidak termakan ikan dan mengendap di dasar kolam.

Baca Juga: Penginapan Strategis dengan Harga Terjangkau di Kota Blitar Hanya Semeru Guest House Pilihannya

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan meningkatnya suhu air selama musim kemarau panjang.

Air yang hangat mempercepat proses pembusukan sisa pakan, sehingga memicu peningkatan kadar amonia yang berbahaya bagi ikan.

Baca Juga: Arema FC Siapkan Revolusi Besar Musim 2026/2027, Pemain Brasil hingga Pelatih Korea Selatan Masuk Radar

Kabid Perikanan Budi Daya Disnakkan Kabupaten Blitar, Deki Nusa Asmara, menjelaskan perubahan kualitas air ini berdampak langsung pada kesehatan ikan.

“Sisa pakan yang tidak terkelola dengan baik akan membusuk dan menurunkan kualitas air. Ini bisa memicu stres hingga penyakit pada ikan,” ujarnya.

Baca Juga: Arema FC Siap Bikin Gebrakan Bursa Transfer, Striker Brasil Matheus Pato Dirumorkan Merapat ke Singo Edan

Menurutnya, saat suhu meningkat, kadar oksigen terlarut dalam air justru menurun. Kondisi ini membuat ikan lebih rentan terserang penyakit karena sistem imun melemah.

"Dalam situasi seperti ini, lingkungan kolam menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan budidaya," sambungnya.

Baca Juga: Arema FC Siapkan Skenario Gila di Bursa Transfer, Rio Matsumura Sudah Green Light, Gustavo Franca dan Septian David Maulana Ikut Diburu

Dia menambahkan, pembudidaya perlu lebih cermat dalam manajemen pakan. Pemberian pakan yang berlebihan tidak hanya meningkatkan biaya produksi, tetapi juga mempercepat penurunan kualitas air.

“Berikan pakan secukupnya sesuai kebutuhan ikan, agar tidak ada sisa yang mengendap di dasar kolam,” katanya.

Baca Juga: Momen Peringatan Hari Jadi Kota Blitar, Pemkot Klaim Perputaran Uang Sekali Event Capai Ratusan Juta

Selain itu, pemantauan kualitas air perlu dilakukan secara rutin, termasuk mengecek suhu, kadar oksigen, serta potensi peningkatan amonia.

Jika ditemukan tanda-tanda penurunan kualitas air, langkah cepat seperti penggantian air atau peningkatan aerasi perlu segera dilakukan.

Baca Juga: 7 HP 2 Jutaan Terbaik Maret 2026, Ada AMOLED 144 Hz, Baterai 7000 mAh hingga HP 5G Murah

Deki juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kolam sebagai langkah pencegahan.

"Dengan pengelolaan yang tepat, risiko munculnya penyakit akibat perubahan kualitas air dapat ditekan, meskipun kondisi cuaca sedang tidak bersahabat," tutupnya.(kho/sub)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#El Nino Godzilla #suhu air #kadar oksigen #pakan secukup #disnakkan kabupaten blitar