BLITAR KAWENTAR - Buku penguatan literasi siswa SD di Kota Blitar belum juga dibagikan kepada sekolah sasaran. Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar masih menyiapkan proses pembagian sambil menunggu distribusi buku dari kementerian terkait. Buku penguatan literasi siswa SD tersebut diharapkan dapat memperkuat minat baca sekaligus kemampuan akademik siswa.
Kepala Dispendik Kota Blitar Dindin Alinurdin menjelaskan, bahan dalam buku penguatan literasi siswa SD berasal dari kementerian. Program itu menyasar siswa secara umum, dengan penekanan lebih besar kepada peserta didik pada jenjang kelas atas sekolah dasar. Materi di dalamnya diarahkan untuk membantu penguatan literasi, terutama minat baca dan kemampuan akademik.
“Pokoknya untuk penguatan literasi. Materinya dari kementerian sendiri. Substansi isinya untuk menguatkan minat baca dan kemampuan dari hasil tes akademik kembali,” ujar Dindin.
Baca Juga: Bersiap Bangun Usaha Produktif, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan
Buku Penguatan Literasi Siswa SD Masih Disiapkan
Saat ini, buku penguatan literasi siswa SD belum sampai pada tahap pembagian kepada sekolah sasaran. Dispendik Kota Blitar masih menunggu proses pembagian buku dari kementerian. Karena itu, sekolah yang menjadi sasaran program belum menerima buku tersebut.
Sejumlah satuan pendidikan yang disebut menjadi sasaran pembagian antara lain SDN Sukorejo 2 dan sekolah di wilayah Karangtengah. Selain sekolah dasar, program pembagian buku juga menyasar PKBM Tunas Pratama.
Baca Juga: Mengulik Perpustakaan Bung Karno Blitar, Fasilitas Literasi Lengkap Hingga Layanan Antar Buku Gratis
Meski penekanannya diberikan kepada siswa sekolah dasar kelas atas, Dindin menyebut buku tersebut nantinya dapat digunakan untuk seluruh jenjang. Dengan demikian, pemanfaatan buku tidak hanya terbatas pada siswa kelas 4, 5, dan 6.
Namun, kelas atas tetap menjadi kelompok yang mendapat penguatan lebih banyak. Kelompok tersebut terdiri dari siswa kelas 4, 5, dan 6 yang berada pada jenjang atas sekolah dasar.
Menunggu Pembagian dari Kementerian
Dindin menegaskan bahwa materi buku penguatan literasi siswa SD berasal dari kementerian. Dispendik Kota Blitar berada pada tahap persiapan pembagian kepada satuan pendidikan yang telah menjadi sasaran.
Kondisi tersebut membuat distribusi buku belum dapat dilakukan sebelum proses dari kementerian berjalan. Dispendik masih menunggu pembagian buku agar selanjutnya dapat disalurkan kepada sekolah dan lembaga pendidikan yang dituju.
Buku itu diharapkan menjadi salah satu pendukung upaya sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Fokusnya tidak hanya pada kebiasaan membaca, tetapi juga pemahaman terhadap bacaan serta kemampuan akademik.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan siswa melalui bahan bacaan yang telah disiapkan kementerian. Dari keterangan Dispendik, sasaran pembagian tidak hanya mencakup sekolah dasar. PKBM Tunas Pratama juga disebut sebagai salah satu lembaga yang menjadi sasaran pembagian buku.
Baca Juga: Gedor Literasi Keuangan di Simalungun, Kursumawati Bawa Pulang All New Yaris dari Super BRILink Agen
Bagi sekolah, kehadiran buku penguatan literasi dapat menjadi bahan pendukung untuk kegiatan membaca dan pembelajaran. Namun, hingga kini belum ada pembagian kepada sekolah sasaran karena proses distribusi dari kementerian masih ditunggu. Dispendik belum menyampaikan waktu pasti kapan buku tersebut mulai diterima dan dibagikan.
Diharapkan Mendukung Kemampuan Literasi
Penguatan literasi menjadi tujuan utama dari buku tersebut. Materinya diarahkan untuk membantu meningkatkan minat baca dan kemampuan siswa, termasuk kemampuan yang berkaitan dengan hasil tes akademik.
Baca Juga: Duta Genre Kota Blitar Gaungkan Literasi Remaja Lawan Cyber Bullying
Bagi siswa kelas 4, 5, dan 6, penguatan ini menjadi perhatian lebih besar karena mereka termasuk kelompok kelas atas. Kendati demikian, penggunaan buku nantinya tetap dapat diterapkan pada seluruh jenjang sesuai kebutuhan.
Dengan demikian, sekolah sasaran saat ini masih berada pada tahap menunggu. Setelah distribusi dari kementerian dilakukan, Dispendik Kota Blitar dapat melanjutkan proses pembagian kepada satuan pendidikan yang telah dituju.
Langkah tersebut diharapkan mendukung upaya sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, terutama dalam memahami bacaan dan menunjang kemampuan akademik.
Editor : Regina Gavin Agata