700 Buku Penguatan Literasi Dibagikan ke Tiga Lembaga Pendidikan di Kota Blitar, Sasar Siswa SD hing

Noormalady Usman • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi penyaluran 700 buku penguatan literasi kepada dua SD dan satu PKBM di Kota Blitar. Bantuan diharapkan dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan akademik siswa.
Ilustrasi penyaluran 700 buku penguatan literasi kepada dua SD dan satu PKBM di Kota Blitar. Bantuan diharapkan dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan akademik siswa.

BLITAR KAWENTAR - Sebanyak 700 buku penguatan literasi dibagikan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar kepada tiga lembaga pendidikan. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan minat baca sekaligus memperkuat kemampuan akademik peserta didik.

Bantuan 700 buku penguatan literasi itu berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen). Namun, buku tidak dibagikan kepada seluruh sekolah dasar negeri maupun pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di Kota Blitar. Penyaluran dilakukan kepada lembaga yang menjadi sasaran penerima bantuan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Dindin Alinurdin menjelaskan, 700 buku penguatan literasi tersebut dialokasikan kepada dua sekolah dasar negeri dan satu PKBM. Masing-masing lembaga memperoleh jumlah buku yang berbeda sesuai dengan sasaran penerima.

Baca Juga: Perkuat Literasi Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Media Se-Jawa Timur

Rinciannya, SDN 2 Sukorejo menerima 200 buku. Kemudian SDN 3 Karangtengah mendapatkan 200 buku. Sementara itu, PKBM Tunas Pratama memperoleh alokasi paling banyak, yakni 300 buku.

“Ini totalnya ada 700 buku. Pembagiannya, SDN 2 Sukorejo mendapat 200 buku, SDN 3 Karangtengah 200 buku, dan PKBM Tunas Pratama 300 buku,” ujar Dindin.

Materi dari Kementerian untuk Perkuat Literasi

Baca Juga: Buku Penguatan Literasi Siswa SD di Kota Blitar Masih Ditunggu, Kelas 4-6 Jadi Sasaran Penguatan

Dindin mengatakan, buku yang disalurkan merupakan bahan penguatan literasi dengan substansi materi yang berasal dari kementerian. Karena itu, pemanfaatannya tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan ketertarikan peserta didik terhadap aktivitas membaca.

Lebih dari itu, keberadaan buku tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat kemampuan akademik siswa. Penguatan literasi dinilai berkaitan dengan kemampuan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran.

“Ini buku penguatan literasi. Substansinya dari kementerian sehingga arahnya untuk menguatkan minat baca sekaligus kemampuan akademik anak,” jelasnya.

Penggunaan buku tersebut terutama diarahkan kepada siswa sekolah dasar kelas atas. Yakni, peserta didik kelas 4, 5, dan 6. Meski demikian, Dindin menyebut pemanfaatan buku tetap dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga penerima.

“Semua bisa menggunakan, tetapi penguatan lebih banyak untuk kelas atas yaitu kelas 4, 5, dan 6,” katanya.

Diharapkan Tak Sekadar Disimpan

Dinas Pendidikan Kota Blitar berharap bantuan buku tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh lembaga penerima. Buku penguatan literasi tidak diharapkan hanya menjadi koleksi yang tersimpan di sekolah atau lembaga pendidikan.

Pemanfaatannya dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran maupun membantu meningkatkan kemampuan membaca peserta didik. Dengan begitu, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sesuai dengan tujuan awal penyalurannya.

Baca Juga: Bersiap Bangun Usaha Produktif, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan

Dindin menegaskan pentingnya penggunaan buku secara optimal. Menurutnya, keberadaan bahan bacaan tersebut harus dimanfaatkan untuk mendukung penguatan literasi anak dan kemampuan mereka dalam mengikuti pembelajaran.

“Harapannya tentu buku ini tidak hanya disimpan, tetapi benar-benar digunakan untuk penguatan literasi anak dan membantu kemampuan mereka dalam pembelajaran,” pungkasnya.

Pembagian bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan sasaran serta kebutuhan lembaga penerima. Dengan alokasi tersebut, dua sekolah dasar dan satu PKBM di Kota Blitar menjadi penerima 700 buku penguatan literasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Editor : Regina Gavin Agata
PKBM Tunas Pratama Literasi Siswa 700 buku penguatan literasi SDN 2 Sukorejo dispendik kota blitar