BEN Carnival 2026 Dievaluasi, Disbudpar Kota Blitar Buka Opsi Acara Dimulai Sore

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:21 WIB
FAJAR RAHMAD AW/RADAR BLITAR
INDAH: Salah satu peserta BEN Carnival yang menampilkan pakaian dan tarian khas salah satu daerah di Indonesia, Sabtu (22/8).
FAJAR RAHMAD AW/RADAR
BLITAR INDAH: Salah satu peserta BEN Carnival yang menampilkan pakaian dan tarian khas salah satu daerah di Indonesia, Sabtu (22/8).

BLITAR KAWENTAR – BEN Carnival 2026 menjadi perhatian setelah pelaksanaan perdananya pada malam hari menuai sejumlah keluhan dari masyarakat.

 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar memastikan evaluasi bakal dilakukan secara menyeluruh, termasuk mempertimbangkan kembali waktu penyelenggaraan pada tahun depan.

Perubahan jadwal menjadi malam hari memang sengaja dilakukan untuk memberikan suasana berbeda dibanding empat pelaksanaan sebelumnya yang digelar pada siang hingga sore.

Baca Juga: BEN Carnival 2026 Molor hingga Dua Jam, DPRD Kota Blitar Desak Disbudpar Evaluasi Total

Namun, BEN Carnival 2026 juga mendapat sorotan karena rangkaian acara dinilai molor hingga membuat parade peserta berlangsung lebih larut dari perkiraan sebagian penonton.

Disbudpar Kota Blitar pun tidak menutup kemungkinan mengubah kembali waktu pelaksanaan. Jika tahun depan tetap digelar, BEN Carnival bisa saja dimulai pada sore hari agar seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai lebih awal dan tidak terlalu malam.

Evaluasi Setelah Digelar Malam Hari

Kepala Disbudpar Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan evaluasi diperlukan karena pelaksanaan malam hari baru pertama kali diterapkan pada tahun kelima penyelenggaraan BEN Carnival.

Baca Juga: BEN Carnival 2026 Tak Sekadar Karnaval, Jadi Ajang Promosi Wisata dan Gerakkan Industri Kreatif

Menurutnya, berbagai masukan dari masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan konsep pelaksanaan berikutnya. Evaluasi tidak hanya menyangkut waktu, tetapi juga bagaimana informasi mengenai susunan acara disampaikan kepada masyarakat.

“Karena ini tahun kelima dan baru pertama kali kami gelar malam hari, tentu akan kami evaluasi secara total,” ujarnya.

Secara teknis, panitia sebenarnya telah menyiapkan rundown acara. Rangkaian kegiatan dimulai pukul 18.00 WIB dengan hiburan musik sebagai pra-acara. Sekitar pukul 19.00 WIB, agenda dilanjutkan dengan opening ceremony, penampilan pembuka, serta guest star.

Sesuai jadwal, rangkaian tersebut seharusnya selesai sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah itu, barulah penampilan peserta BEN Carnival dimulai.

Pembukaan Sempat Molor

Rike mengakui terdapat keterlambatan sekitar 30 menit dari jadwal pembukaan. Salah satu penyebabnya adalah panitia masih menunggu tamu undangan sekaligus berupaya menghormati kehadiran para tamu.

Baca Juga: Antusiasme Warga Saksikan BEN Carnival 2026, tapi Ada Catatan soal Acara yang Terlalu Larut

Kondisi tersebut kemudian membuat sebagian masyarakat memiliki persepsi berbeda mengenai jadwal dimulainya parade. Informasi yang beredar menyebut acara dimulai pukul 18.00 WIB, tetapi sebagian penonton mengira pada waktu tersebut penampilan peserta karnaval sudah berlangsung.

Disbudpar menjelaskan bahwa pukul 18.00 WIB memang merupakan awal rangkaian acara, tetapi masih berupa pra-acara, hiburan musik, dan kemudian opening ceremony. Penampilan peserta baru dijadwalkan setelah rangkaian pembukaan selesai.

Ke depan, persoalan komunikasi tersebut juga akan menjadi bahan evaluasi. Jika BEN Carnival kembali digelar pada malam hari, susunan acara akan disampaikan secara lebih rinci agar masyarakat mengetahui waktu dimulainya setiap rangkaian kegiatan.

Baca Juga: BEN Carnival 2026 Digelar Malam Hari, 40 Peserta Bawa Ragam Budaya Nusantara

Bisa Kembali Digelar Sore Hari

Selain memperbaiki komunikasi, Disbudpar Kota Blitar juga mempertimbangkan perubahan waktu pelaksanaan. Opsi untuk memulai BEN Carnival pada sore hari terbuka agar acara tidak selesai terlalu larut.

Pertimbangan tersebut salah satunya berkaitan dengan kenyamanan masyarakat. Banyak penonton datang bersama anak-anak sehingga pelaksanaan yang terlalu malam dikhawatirkan mengurangi kenyamanan keluarga.

Rike mengatakan pihaknya bisa saja memulai acara pada sore hari pada penyelenggaraan berikutnya. Bahkan, opsi kembali menggelar BEN Carnival pada pagi hingga sore seperti tahun-tahun sebelumnya juga masih terbuka.

Baca Juga: Tim Medis Kawal Penuh BEN Carnival, 30 Nakes dan 6 Ambulans Disiagakan untuk Antisipasi Penonton Pin

Meski demikian, belum ada keputusan final mengenai waktu pelaksanaan BEN Carnival berikutnya. Seluruh opsi akan dibahas setelah Disbudpar melihat masukan masyarakat dan mengevaluasi efektivitas penyelenggaraan.

Menurut Rike, konsep malam hari sebenarnya memberikan pengalaman berbeda bagi penonton. Namun, kemeriahan acara tetap harus diimbangi dengan pengaturan waktu yang matang agar tidak mengorbankan kenyamanan masyarakat.

Disbudpar Kota Blitar berharap BEN Carnival tetap menjadi salah satu event unggulan daerah. Selain sebagai hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang promosi seni, budaya, pariwisata, sekaligus penggerak ekonomi kreatif. (sub)

Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan
BEN Carnival 2026 Karnaval Blitar BEN carnival Kota Blitar disbudpar kota blitar