BLITAR KAWENTAR – Truk sound karnaval mengalami kecelakaan tunggal di Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Senin (31/8) dini hari. Kendaraan yang mengangkut perangkat sound system dan mesin genset tersebut tiba-tiba oleng hingga menghantam tembok pagar sebuah sekolah.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar. Beruntung, kecelakaan truk sound karnaval itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Pengemudi truk juga berhasil selamat meski kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan pada bagian depan.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Riena Kusmarlandi Putri menjelaskan, kendaraan tersebut sebelumnya melaju dengan kecepatan normal. Namun, kecelakaan terjadi karena pengemudi diduga kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan.
Baca Juga: MAN 3 Blitar Siap Hadapi Persaingan di Tulungagung, Bahlil Mini Soccer Jadi Debut Perdana
Truk Mendadak Oleng
Kronologi kecelakaan bermula ketika truk melintasi jalan di Dusun Banaran, Desa Maliran. Saat perjalanan berlangsung, pengemudi tiba-tiba kehilangan fokus.
Kondisi tersebut membuat laju kendaraan menjadi tidak stabil. Truk kemudian bergerak ke sisi jalan hingga akhirnya oleng dan menghantam tembok pagar bangunan sekolah.
Benturan cukup keras membuat bagian depan kendaraan mengalami kerusakan. Tembok pagar sekolah yang ditabrak juga mengalami kerusakan akibat benturan kendaraan bermuatan berat tersebut.
Baca Juga: Polres Blitar Kota Ungkap 12 Kasus Narkoba, 13 Pengedar Diciduk dan 84,8 Gram Sabu Disita
Menurut AKP Riena, faktor utama kecelakaan adalah kurangnya konsentrasi pengemudi ketika berkendara. Muatan berupa perangkat sound dan genset membuat kendaraan memiliki beban cukup berat sehingga pengemudi perlu menjaga konsentrasi dan kendali selama perjalanan.
Meski terjadi benturan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi juga tidak mengalami luka. Warga sekitar kemudian membantu proses evakuasi kendaraan dan penanganan lokasi kejadian.
Tak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan ini menjadi perhatian karena truk membawa perangkat sound karnaval dan genset dalam jumlah muatan yang cukup berat. Namun, kondisi di lokasi akhirnya dapat ditangani tanpa adanya korban manusia.
Polisi memastikan pengemudi berada dalam kondisi selamat. Kerusakan akibat kecelakaan hanya menyangkut kendaraan dan bangunan pagar sekolah yang tertabrak.
Pihak Satlantas Polres Blitar Kota kemudian melakukan penanganan terhadap peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Setelah dilakukan pembicaraan antara pihak-pihak yang terlibat, permasalahan akhirnya disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca Juga: Sekolah Gratis di Kota Blitar Bakal Dievaluasi, Dewan Soroti Anak Pejabat hingga Buruh Sama-Sama Dap
Pengemudi Tanggung Biaya Kerusakan
Dalam penyelesaian tersebut, pengemudi truk menyatakan bertanggung jawab atas kelalaiannya. Dia juga bersedia menanggung seluruh biaya perbaikan tembok bangunan sekolah yang rusak akibat kecelakaan.
Nilai kerusakan pagar sekolah ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta. Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut di luar jalur hukum.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota mengatakan, pengemudi menunjukkan iktikad baik dengan bersedia mengganti biaya kerusakan. Dengan kesepakatan tersebut, perkara kecelakaan kemudian diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca Juga: PAK Prioritaskan Perbaikan Jalan Kabupaten Blitar, Jalur Utara-Selatan Jadi Sasaran Utama
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan bermuatan berat untuk selalu menjaga konsentrasi selama berkendara. Terlebih ketika kendaraan membawa perlengkapan dengan bobot besar seperti perangkat sound system dan mesin genset.
Konsentrasi pengemudi menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kendaraan tetap terkendali dan mencegah kecelakaan di jalan. (jar/c1/sub)
Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan