Cek Desil Bansos Online, Ini Arti Desil 1 hingga 10 dan Kaitannya dengan Bansos

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 16:00 WIB
Cek desil bansos online membantu mengetahui posisi kesejahteraan keluarga serta kaitannya dengan peluang pengusulan bantuan sosial. (ILUSTRASI AI)
Cek desil bansos online membantu mengetahui posisi kesejahteraan keluarga serta kaitannya dengan peluang pengusulan bantuan sosial. (ILUSTRASI AI)

JAKARTA - Cek desil bansos dapat dilakukan secara online untuk mengetahui posisi tingkat kesejahteraan sebuah keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Hasil desil tersebut juga berkaitan dengan pengusulan sejumlah program bantuan sosial pemerintah.

Masyarakat bisa melihat informasi desil melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial. Pengecekan dapat dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang tercantum pada KTP.

Prosesnya cukup sederhana. Pengguna terlebih dahulu membuka browser melalui ponsel, kemudian mengakses laman Cek Bansos Kementerian Sosial. Setelah halaman terbuka, pencarian data dilakukan dengan memasukkan NIK sebanyak 16 digit.

Pengguna juga perlu memasukkan kode captcha yang tampil pada halaman. Apabila kode tersebut kurang jelas, tersedia pilihan untuk melakukan refresh sehingga kode baru dapat muncul. Setelah semua informasi dimasukkan, pengguna dapat memilih tombol pencarian data.

Sistem kemudian akan mencocokkan NIK dengan data yang tersedia. Jika data ditemukan, informasi mengenai keluarga akan ditampilkan, termasuk posisi desil kesejahteraan.

Baca Juga: Waspada Jambret dan Curanmor, Polisi Imbau Warga Hindari Main Ponsel saat Berkendara

Desil Menunjukkan Posisi Kesejahteraan Keluarga

Desil membagi kondisi kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 kelompok. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sebaliknya, desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Pembagian tersebut tidak hanya mempertimbangkan besarnya penghasilan keluarga. Ada sejumlah indikator sosial ekonomi lain yang ikut diperhitungkan dalam menentukan posisi sebuah keluarga.

Beberapa di antaranya mencakup pekerjaan anggota keluarga, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, sanitasi, sumber air minum, kepemilikan aset, kepemilikan usaha, serta berbagai informasi sosial ekonomi lainnya.

Karena menggunakan sejumlah indikator, hasil desil seseorang belum tentu sama dengan perkiraan berdasarkan penghasilan. Keluarga dengan pendapatan yang dinilai tidak terlalu besar tetap dapat berada pada desil tertentu karena kondisi sosial ekonomi secara keseluruhan ikut menjadi pertimbangan.

Dengan memahami hal tersebut, masyarakat tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa hasil desil keliru hanya karena angkanya tidak sesuai dengan perkiraan berdasarkan pendapatan.

Desil Tidak Menjamin Seseorang Mendapat Bansos

Hasil cek desil juga memiliki kaitan dengan program bantuan sosial. Masyarakat yang masuk desil 1 hingga desil 4 atau kelompok 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan program sembako.

Sementara masyarakat yang berada pada desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI jaminan kesehatan.

Namun, terdapat hal penting yang perlu dipahami. Desil bukan penentu tunggal bahwa seseorang pasti menerima bantuan sosial. Masyarakat yang masuk desil 1 sampai 4 memang dapat diusulkan, tetapi setiap program tetap memiliki persyaratan dan mekanisme penetapan penerima.

Artinya, seseorang yang berada di desil 2 tetapi belum menerima PKH belum tentu menunjukkan adanya kesalahan dalam data. Desil hanya menggambarkan kelompok tingkat kesejahteraan berdasarkan data yang dihitung.

Baca Juga: Waspada Jambret dan Curanmor, Polisi Imbau Warga Hindari Main Ponsel saat Berkendara

Bagaimana jika hasil desil tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya? Kondisi tersebut dapat terjadi ketika keadaan sosial ekonomi keluarga sudah berubah, misalnya pekerjaan atau kondisi rumah tangga tidak lagi sama dengan informasi yang tercatat.

Desil dapat berubah karena data DTSEN bersifat dinamis. Masyarakat dapat mengajukan pembaruan informasi melalui desa atau kelurahan. Selain itu, pembaruan juga dapat dilakukan dengan menghubungi Dinas Sosial atau memanfaatkan layanan yang tersedia melalui aplikasi Cek Bansos.

Data yang diajukan harus menggambarkan kondisi sebenarnya. Setelah informasi diperbarui dan melalui proses verifikasi, posisi kesejahteraan keluarga dapat dihitung kembali secara berkala.

Dengan demikian, posisi desil bukan angka yang berlaku permanen. Perubahan kondisi sosial ekonomi dapat memengaruhi posisi keluarga setelah data diperbarui dan dilakukan penghitungan kembali. Pembaruan data juga menjadi bagian penting agar informasi sosial ekonomi yang digunakan pemerintah tetap menggambarkan kondisi masyarakat secara lebih aktual.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Raffasya Fahlevi
desil kesejahteraan Cek Desil Bansos DTSEN bansos cek bansos