Bansos Terbaru 2026 Bisa Diajukan Online, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 17:05 WIB
Bansos terbaru 2026 bisa diajukan online dengan akun IKD. Simak syarat, pilihan bantuan, dan tahapan pengajuan hingga verifikasi. (PINTEREST)
Bansos terbaru 2026 bisa diajukan online dengan akun IKD. Simak syarat, pilihan bantuan, dan tahapan pengajuan hingga verifikasi. (PINTEREST)

JAKARTA - Bansos terbaru 2026 dapat diajukan secara online melalui layanan yang disebut dalam sebuah panduan video. Pendaftaran dilakukan dengan akun Identitas Kependudukan Digital (IKD), kemudian pemohon memilih program bantuan yang ingin diajukan.

Dalam panduan tersebut, masyarakat tidak menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk proses pengajuan. Pendaftaran dilakukan melalui situs layanan sosial yang disebutkan dalam video. Sebelum memulai proses, calon penerima perlu menyiapkan sejumlah persyaratan agar pengajuan dapat dilakukan.

Syarat pertama adalah memiliki akun IKD. Pemohon perlu lebih dulu mengunduh aplikasi IKD dan melakukan proses pendaftaran melalui kantor desa atau kelurahan. Pendaftaran IKD tidak dilakukan sepenuhnya secara mandiri melalui aplikasi karena proses registrasinya perlu dilakukan di lokasi pelayanan kependudukan tersebut.

Setelah akun IKD tersedia, pemohon juga perlu menyiapkan kartu keluarga (KK) dan nomor rekening listrik atau ID pelanggan listrik yang digunakan di tempat tinggal.

Baca Juga: Cara Cek Desil DTSEN Pakai NIK, Ketahui Posisi Kesejahteraan Keluarga

Pilihan Program Bansos yang Tersedia

Tahapan pendaftaran dimulai dengan membuka browser seperti Google Chrome. Setelah masuk ke layanan yang digunakan, pemohon memilih menu Login dengan IKD.

Selanjutnya, pengguna memasukkan NIK dan PIN IKD. PIN tersebut merupakan PIN yang diperoleh ketika melakukan pendaftaran IKD. Setelah data dimasukkan, pengguna perlu mencentang persetujuan yang tersedia sebelum melanjutkan proses login.

Sistem kemudian meminta verifikasi wajah. Pemohon perlu memastikan wajah terlihat jelas di depan kamera. Pencahayaan juga harus cukup. Dalam panduan tersebut, pengguna dianjurkan melepas kacamata atau topi serta menyesuaikan posisi wajah dengan bingkai yang tersedia pada layar.

Setelah verifikasi wajah selesai, pemohon dapat masuk ke menu pengajuan bantuan. Identitas seperti NIK dan nama disebut akan terisi secara otomatis berdasarkan data IKD.

Pemohon kemudian mengisi nomor telepon yang masih aktif. Setelah itu, tersedia sejumlah pilihan program bantuan yang dapat diajukan.

Program yang ditampilkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), Penerima Bantuan Iuran (PBI), bantuan listrik, bantuan LPG, dan bantuan bahan bakar.

Namun, dalam panduan tersebut, beberapa pilihan seperti PIP, PBI, bantuan listrik, LPG, dan bahan bakar disebut masih berstatus coming soon. Artinya, pilihan tersebut belum tersedia untuk diajukan dalam proses yang sedang diperagakan.

Pemohon kemudian dapat memilih program yang tersedia. Dalam contoh pada video, PKH dan BPNT dipilih sebagai bantuan yang diajukan.

Verifikasi Data Sebelum Pengajuan

Setelah memilih program bantuan, pemohon diminta memasukkan nomor meteran PLN atau ID pelanggan listrik yang digunakan di tempat tinggal.

Data tersebut kemudian diverifikasi oleh sistem. Dalam contoh yang ditampilkan, sistem berhasil mendeteksi nama pelanggan beserta kapasitas listrik sebesar 900 volt-ampere.

Setelah proses verifikasi berhasil, pemohon melanjutkan ke tahap pemeriksaan data. Informasi yang perlu diperiksa meliputi NIK, nama, dan nomor telepon.

Tahapan ini penting karena pengajuan dilakukan berdasarkan data yang dimasukkan dan data yang terhubung dengan layanan. Jika seluruh informasi sudah dianggap benar, pemohon dapat memilih tombol untuk mengirim pengajuan bantuan.

Sebelum pengajuan dikirim, terdapat persetujuan verifikasi data pribadi. Pemohon perlu membaca ketentuan yang tersedia, mencentang persetujuan, lalu memilih opsi untuk melanjutkan.

Baca Juga: Cara Cek Desil DTSEN Pakai NIK, Ketahui Posisi Kesejahteraan Keluarga

Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan pemberitahuan bahwa pengajuan bantuan berhasil dikirim. Status pengajuan kemudian masih dalam proses karena sistem perlu melakukan verifikasi data dengan instansi terkait.

Dalam panduan tersebut dijelaskan bahwa hasil pengajuan dapat diperiksa kembali setelah proses verifikasi selesai. Status yang muncul nantinya dapat menunjukkan apakah pengajuan berhasil atau ditolak.

Dengan mekanisme tersebut, bansos terbaru 2026 dapat diajukan melalui layanan digital yang terhubung dengan IKD. Masyarakat perlu memastikan akun IKD sudah tersedia, menyiapkan dokumen dan informasi yang diperlukan, serta memeriksa kembali seluruh data sebelum mengirim pengajuan.

Perlu diperhatikan, pendaftaran atau pengajuan bantuan tidak berarti bantuan langsung diterima. Pengajuan tetap harus melalui proses verifikasi data oleh sistem dan instansi terkait.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Fazia Tv
Bansos Terbaru 2026 bpnt bansos ikd pkh