PSN Kota Blitar Dikebut, Capaian Kinerja Tembus 82,3 Persen

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 11:00 WIB
Pemkot Blitar terus mengawal realisasi PSN, termasuk program MBG dan Sekolah Rakyat.
Pemkot Blitar terus mengawal realisasi PSN, termasuk program MBG dan Sekolah Rakyat.

 

BLITAR KAWENTAR – Pemerintah Kota Blitar terus mengejar realisasi Program Strategis Nasional (PSN) di daerah. Sejumlah program prioritas pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih kini terus dikawal agar pelaksanaannya berdampak langsung kepada masyarakat.

Pemkot Blitar tidak ingin realisasi program strategis tersebut berjalan sekadarnya.

Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala karena pelaksanaan PSN di daerah juga menjadi bagian dari penilaian pemerintah pusat.

Baca Juga: Angin Kencang Kota Blitar Mengintai, Kecepatan Tembus 48 Km/Jam, Warga Diminta Waspada

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Blitar, Widodo Sapto Johannes, mengatakan pelaksanaan PSN terus mendapatkan monitoring dan evaluasi dari pemerintah pusat.

Hasil evaluasi hingga paruh tahun menunjukkan progres pelaksanaan PSN di Kota Blitar berada pada tren positif. Nilai kinerja program strategis tersebut mencapai 82,3 persen.

Penilaian itu mencakup sejumlah sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan, perluasan akses pendidikan, hingga dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Migran Care : Pengawasan Lemah Pekerja Migran Kabupaten Blitar, Rentan Terjebak Informasi Palsu

Widodo menilai capaian tersebut cukup bagus. Meski demikian, Pemkot Blitar masih akan terus meningkatkan realisasi program agar hasil evaluasi berikutnya semakin optimal.

“Dengan nilai yang telah dicapai tersebut, termasuk bagus progresnya dan akan terus ditingkatkan,” tegas Widodo.

Dalam pengentasan kemiskinan, Pemkot Blitar merealisasikan program penggabungan Sekolah Rakyat (SR) sekaligus mendukung kebijakan pembangunan tiga juta rumah.

Sementara untuk memperkuat ketahanan pangan, pemkot berfokus pada penyaluran cadangan beras pemerintah. Pelaksanaannya dilakukan melalui sinergi dengan Perum Bulog untuk memantau kecukupan kebutuhan pangan masyarakat.

Pemkot juga mengoptimalkan bantuan yang sebelumnya diberikan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Sektor kesehatan menjadi salah satu catatan positif dalam capaian PSN Kota Blitar. Pemkot mencatatkan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100,31 persen.

Baca Juga: Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Wartawan Blitar Gelar Doa Bersama

Capaian tersebut menjadi bagian dari indikator kinerja dalam pelaksanaan program strategis di daerah.

Di bidang pendidikan, Pemkot Blitar secara konsisten melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan setiap tahun. Perbaikan menyasar jenjang SD dan SMP.

Untuk jenjang SMA yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, pemkot tetap melakukan koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah setempat.

Baca Juga: Dispora Kota Blitar Inventarisasi Atlet Potensial untuk Terjun di POPDA Jatim, Ini Sejumlah Cabornya

Sementara dari sisi penguatan ekonomi, Pemkot Blitar terus melakukan pengendalian inflasi. Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah.

Di saat yang sama, pembentukan Koperasi Merah Putih juga terus dipercepat di tengah masyarakat.

 Program ini menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat program strategis nasional di daerah.

Baca Juga: Honda CUV e: Dimodifikasi Bergaya Clean, Roda Mundur 5 Cm Jadi Perubahan Utama

Dengan capaian 82,3 persen tersebut, Pemkot Blitar masih memiliki pekerjaan untuk memastikan berbagai program PSN tidak berhenti pada capaian administratif.

 Pelaksanaan di lapangan terus dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. (sub)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
PSN Kota Blitar Koperasi Merah Putih Mbg Sekolah Rakyat Pemkot Blitar