550 Atlet Ramaikan Kejurprov IBCA MMA di Blitar, Jadi Ajang Jaring Bibit Menuju Kejurnas

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 10:51 WIB
FAJAR RAHMAD AW/RADAR BLITAR
KERAS: Dua petarung dari dua daerah berlaga dalam ajang Kejurprov IBCA MMA Jatim Sirkuit 3 di GOR Soekarno-Hatta, kemarin (18/9).
FAJAR RAHMAD AW/RADAR BLITAR
KERAS: Dua petarung dari dua daerah berlaga dalam ajang Kejurprov IBCA MMA Jatim Sirkuit 3 di GOR Soekarno-Hatta, kemarin (18/9).

BLITAR KAWENTAR – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ikatan Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Mixed Martial Art (MMA) Jawa Timur di Kota Blitar menjadi salah satu tahapan penting dalam pembinaan atlet bela diri campuran.

 Ajang yang digelar di GOR Soekarno-Hatta tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menjaring atlet potensial yang dapat diproyeksikan menuju kompetisi tingkat nasional.

Kejurprov IBCA MMA Jatim berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 September. Sedikitnya 550 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Jumlah peserta itu jauh melampaui target awal panitia yang hanya memproyeksikan sekitar 350 atlet.

Baca Juga: WNA di Wilayah Kerja Imigrasi Blitar Turun Drastis, Mayoritas Pegang ITAP

Ketua IBCA MMA Jawa Timur Arif Budi Prasetyo mengatakan, membeludaknya jumlah peserta menjadi gambaran tingginya antusiasme atlet dari berbagai daerah untuk mengikuti kompetisi. Selain menjadi arena pertandingan, kejurprov juga menjadi kesempatan bagi jajaran IBCA MMA Jatim untuk melihat langsung kemampuan para atlet.

Peserta Datang dari Berbagai Daerah

Ratusan atlet yang ambil bagian tidak hanya berasal dari wilayah Blitar Raya. Kontingen peserta datang dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur, seperti Gresik, Bojonegoro, Pamekasan, Tuban, Trenggalek, Sidoarjo, Probolinggo, Nganjuk, Ponorogo, Banyuwangi, Ngawi, Pasuruan, Jember, Lamongan, Kediri, Pacitan, Mojokerto, hingga Magetan.

Sementara dari wilayah kota, peserta antara lain berasal dari Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Batu, Kota Malang, dan Kota Surabaya. Banyaknya kontingen membuat persaingan di arena pertandingan semakin kompetitif.

Baca Juga: Proyek Sumber Udel Rp 1,5 Miliar Disorot DPRD, Papan Informasi Belum Terpasang

Kondisi tersebut sekaligus memberikan ruang bagi IBCA MMA Jatim untuk melakukan pemantauan terhadap performa atlet dari berbagai daerah. Penilaian tidak hanya didasarkan pada hasil akhir pertandingan atau siapa yang keluar sebagai juara.

Performa Atlet Jadi Bahan Penilaian

Arif menjelaskan, Kejurprov MMA merupakan bagian dari program pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial. Karena itu, kemampuan atlet selama menjalani pertandingan menjadi salah satu bahan penting dalam proses pemantauan.

Atlet yang menunjukkan performa dan potensi untuk dikembangkan akan mendapat perhatian lebih lanjut. Mereka selanjutnya dapat diproyeksikan mengikuti tahapan pembinaan menuju pemusatan latihan daerah atau Puslatda.

“Lewat kejurprov ini kami akan mengukur performa atlet-atlet yang potensial menuju puslatda,” jelas Arif.

Tahapan penjaringan tersebut menjadi bagian dari persiapan Jawa Timur menghadapi berbagai agenda kompetisi di level nasional. Atlet yang berhasil memenuhi kriteria pembinaan nantinya dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Jawa Timur.

Baca Juga: Workshop Jurnalistik MTsN 8 Blitar Angkat Jurnalisme Pelajar di Era Digital, Ekskul Baru Jadi Wadah

Diproyeksikan Menuju Kejurnas Piala Presiden

Salah satu agenda yang menjadi sasaran pembinaan adalah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Presiden yang direncanakan berlangsung pada Desember mendatang.

Melalui proses penjaringan di Kejurprov IBCA MMA Jatim, atlet yang dinilai memiliki potensi diharapkan dapat masuk dalam tahapan persiapan menuju kompetisi tersebut. Dengan demikian, kejurprov tidak berhenti pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang pembinaan atlet.

Bagi IBCA MMA Jatim, keberadaan ratusan peserta di Kota Blitar menjadi kesempatan untuk memetakan kekuatan atlet dari berbagai daerah. Performa yang ditunjukkan di arena menjadi bahan evaluasi untuk menentukan atlet-atlet yang berpeluang melanjutkan pembinaan ke jenjang lebih tinggi.

Baca Juga: Siswa Diduga Keracunan MBG di Kota Blitar, SPPG Terancam Suspend dan Sampel Makanan Diperiksa

Atlet potensial hasil penjaringan tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi bagian dari persiapan Jawa Timur menghadapi Kejurnas Piala Presiden pada Desember mendatang. (sub/c1)

Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan
Kejurprov IBCA MMA MMA Jawa Timur Atlet MMA Puslatda Jatim Kejurnas Piala Presiden