DPUPR Blitar Mulai Bangun Gorong-Gorong di Sejumlah Titik, Antisipasi Genangan Saat Hujan

Noormalady Usman • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 11:47 WIB
PERBAIKAN SALURAN : Sejumlah pekerja yang menggarap pengeruan dan pemasangan
PERBAIKAN SALURAN : Sejumlah pekerja yang menggarap pengeruan dan pemasangan

 

BLITAR KAWENTAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar mulai merealisasikan pembangunan gorong-gorong di sejumlah titik yang dinilai rawan genangan.

Pekerjaan tersebut dilakukan untuk memperlancar sistem drainase sekaligus mengantisipasi genangan saat hujan deras.

DPUPR Blitar menyebut pembangunan gorong-gorong menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Blitar tahun ini. Pengerjaan dilakukan di beberapa lokasi dengan kondisi dan kebutuhan penanganan yang berbeda.

Baca Juga: Kakek 73 Tahun di Ponggok Diduga Cabuli Remaja Disabilitas, Terancam 12 Tahun Penjara

Pembangunan gorong-gorong di Blitar juga menindaklanjuti hasil peninjauan Wali Kota Blitar di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi genangan.

Kepala DPUPR Kota Blitar Erna Santi mengatakan pembangunan gorong-gorong merupakan salah satu program prioritas untuk mengantisipasi genangan ketika hujan.

“Pembangunan gorong-gorong merupakan program prioritas Kota Blitar untuk mengantisipasi genangan saat hujan,” kata Erna.

Baca Juga: Sopir Pribadi Diduga Kuras Uang Majikan Rp23 Juta, Polisi Amankan Pelaku

Sejumlah titik yang masuk dalam pengerjaan antara lain Jalan WR Supratman, Jalan Ir Soekarno, Jalan Veteran, dan Jalan Anggrek.

Setiap lokasi memiliki bentuk pekerjaan yang berbeda. Penanganan disesuaikan dengan kondisi saluran serta kebutuhan aliran air di kawasan tersebut.

Di Jalan Ir Soekarno, misalnya, DPUPR membuat sudetan aliran gorong-gorong yang diarahkan menuju Sungai Cari atau Kali Cari.

Pembuatan sudetan tersebut diharapkan dapat membantu mengarahkan aliran air sehingga genangan bisa dikurangi.

Sementara di Jalan Anggrek, sudetan dibuat menuju arah selatan. Pekerjaan tersebut juga ditujukan untuk mengurangi genangan yang berpotensi muncul ketika hujan.

Salah satu lokasi yang saat ini sudah mulai dikerjakan adalah Jalan WR Supratman. Pekerjaan di lokasi tersebut difokuskan pada pelebaran serta pengerukan endapan tanah.

Baca Juga: Workshop Jurnalistik MTsN 8 Blitar Angkat Jurnalisme Pelajar di Era Digital, Ekskul Baru Jadi Wadah

Pengerukan dilakukan hingga menuju area sungai yang berada di sisi selatan jalan.

 Langkah tersebut dilakukan agar kapasitas dan aliran air menjadi lebih lancar, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Pekerjaan pada saluran menjadi bagian dari upaya DPUPR memperbaiki sistem drainase di kawasan yang selama ini rawan mengalami genangan.

Baca Juga: WNA di Wilayah Kerja Imigrasi Blitar Turun Drastis, Mayoritas Pegang ITAP

Dengan pelebaran dan pengerukan endapan, aliran air diharapkan tidak terhambat oleh sedimentasi yang menumpuk di saluran.

Selain kondisi lokasi, kebutuhan anggaran pembangunan gorong-gorong juga berbeda-beda. DPUPR Kota Blitar belum merinci total anggaran untuk seluruh titik yang masuk dalam program.

Erna menjelaskan, besaran anggaran disesuaikan dengan kondisi masing-masing lokasi serta bentuk pekerjaan yang harus dilakukan.

Baca Juga: iPhone Duo Tawarkan Layar Lipat Nano-Texture, Baterai Ganda, dan Kamera Selfie 48 MP

“Kalau untuk anggaran, tiap titik berbeda-beda. Untuk yang di Jalan WR Supratman sekitar Rp800 juta,” jelas Erna.

Dengan pengerjaan di sejumlah titik tersebut, DPUPR Kota Blitar berupaya meningkatkan sistem drainase dan mengurangi potensi genangan di kawasan yang rawan terdampak hujan deras.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing lokasi. Sementara itu, rincian total anggaran seluruh pembangunan gorong-gorong belum disampaikan karena setiap titik membutuhkan penanganan dan biaya yang berbeda. (bud/ady)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
DPUPR Blitar gorong-gorong genangan drainase Kota Blitar