Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Cara Dapat Uang dari AI Tanpa YouTube dan Sosial Media, Cukup Nulis 30 Kata Bisa Dapat Rp150 Ribu

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Rabu, 8 Oktober 2025 | 00:20 WIB
Cara Dapat Uang dari AI Tanpa YouTube dan Sosial Media, Cukup Nulis 30 Kata Bisa Dapat Rp150 Ribu
Cara Dapat Uang dari AI Tanpa YouTube dan Sosial Media, Cukup Nulis 30 Kata Bisa Dapat Rp150 Ribu

BLITAR - Di era kecerdasan buatan (AI) seperti sekarang, peluang cari duit di internet semakin terbuka lebar. Tak perlu punya channel YouTube, ribuan subscriber, atau followers di media sosial, seseorang bisa mendapatkan penghasilan hanya dengan menulis 30 hingga 100 kata. Klaim ini datang dari seorang kreator digital yang menjelaskan lima metode cari uang online lewat AI tanpa media sosial.

Menurut kreator tersebut, setiap kata yang dihasilkan lewat bantuan AI bisa dihargai antara Rp30.000 hingga Rp150.000.

“Metodenya cocok buat siapa pun yang butuh pemasukan tambahan, termasuk konten kreator yang belum tembus syarat monetisasi,” ujarnya dalam video berdurasi 15 menit itu.

1. Jual Prompt AI di Marketplace Internasional

Metode pertama yang tengah naik daun adalah menjual prompt AI — yaitu kalimat perintah yang digunakan untuk menghasilkan teks, gambar, atau video lewat platform seperti ChatGPT, Midjourney, DALL-E, dan Stable Diffusion.

Situs populer seperti PromBest.com menjadi tempat jual-beli prompt AI dengan harga antara 2 hingga 5 dolar per prompt. Artinya, hanya dengan menulis sekitar 30 kata, seseorang bisa menghasilkan Rp75.000 lebih. Bahkan, jika satu prompt dibeli 100 orang, penghasilan bisa mencapai $300 atau sekitar Rp4,2 juta.

“Yang penting, prompt-nya berkualitas dan bisa digunakan ulang oleh pembeli,” kata kreator itu. Selain PromBest, prompt juga bisa dijual di Etsy dalam bentuk bundle atau paket berisi ratusan prompt tematik, misalnya untuk desain kaos, naskah video, atau ide e-book. Ada juga platform Fiverr, di mana penjual bisa menawarkan jasa pembuatan custom prompt sesuai permintaan klien dengan harga lebih tinggi.

2. Jual Produk Digital (Printables) Pakai AI

Metode kedua yang tak kalah menarik adalah membuat produk digital seperti printable — desain yang bisa dicetak sendiri oleh pembeli, misalnya gambar mewarnai anak, kutipan motivasi, atau desain kalender.

Dengan bantuan AI Text-to-Image seperti Midjourney, DALL-E, atau Stable Diffusion, proses pembuatan desain menjadi cepat dan mudah. Produk digital ini bisa dijual berkali-kali di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Etsy.

“Cukup sekali bikin, hasilnya bisa dijual berulang. Dan semua bisa dilakukan tanpa modal besar,” jelas sang kreator.

Baca Juga: Jumlah KPM Program Rastrada di Kota Blitar Kembali Susut, Wali Kota Mas Ibin Ungkap Penyebabnya

3. Jual Gambar AI di Situs Stok Foto

AI juga membuka peluang baru di industri stok foto. Beberapa situs besar seperti Adobe Stock, Dreamstime, dan Freepik kini menerima AI-generated image asal memenuhi standar kualitas dan etika.

Syaratnya, gambar harus unik, resolusi tinggi, dan tidak menyerupai karya seniman terkenal. Pembayaran bisa diterima lewat PayPal atau Payoneer.

“Pastikan gambar yang dijual benar-benar orisinal. Gunakan tools seperti Upscale.media untuk memperbesar resolusi sebelum diunggah,” katanya.

4. Jadi Freelancer dengan Bantuan AI

Metode keempat ini cocok untuk mereka yang ingin menawarkan jasa secara online. Lewat situs seperti Fiverr, Upwork, dan Freelancer.co.id, pengguna bisa menjual layanan pembuatan artikel, desain, atau naskah video — semuanya bisa dikerjakan lebih cepat dengan bantuan AI seperti ChatGPT.

Di Fiverr sendiri sudah ada kategori AI Services, mulai dari jasa penulisan, desain gambar, hingga pembuatan script konten TikTok. Namun, hasil akhir tetap harus diolah secara manual agar tulisan tidak terdeteksi sebagai buatan AI.

“AI itu hanya alat bantu, bukan pengganti kreativitas manusia,” tegas sang kreator.

5. Jual Produk Fisik Tanpa Modal Lewat Print on Demand

Metode kelima adalah menjual produk fisik seperti kaos, tote bag, atau mug tanpa perlu produksi sendiri. Layanan print on demand seperti Printful, Printify, Redbubble, dan Merch by Amazon memungkinkan pengguna mengunggah desain digital, lalu pihak ketiga yang menangani produksi dan pengiriman.

Untuk pasar Indonesia, ada alternatif seperti Tis.co.id dan Ciptaloka.com. Desain bisa dibuat dengan AI lalu diedit menggunakan Canva atau Photoshop agar hasil cetak lebih tajam.

“Jadi tanpa punya pabrik, kita bisa punya toko merchandise sendiri,” katanya.

Baca Juga: Gen Y dan Z Jadi Motor Transformasi Digital Layanan Pertanahan Kementerian ATR/BPN

AI Bukan Jalan Pintas, tapi Alat Bantu Usaha

Kreator ini juga menegaskan bahwa semua metode tersebut bukan skema cepat kaya. Hasilnya tergantung pada usaha, kreativitas, dan kemampuan belajar pengguna.

AI hanya mempermudah proses pembuatan produk, sedangkan faktor seperti pemasaran dan branding tetap berperan besar.

“Yang penting punya kemauan. Sekarang informasi dan tools-nya jauh lebih mudah diakses daripada dulu,” tutupnya.

Dengan lima strategi ini, AI terbukti tak hanya menjadi tren teknologi, tapi juga peluang nyata untuk menghasilkan uang secara online tanpa bergantung pada media sosial.

Editor : Anggi Septian A.P.
#jual prompt ChatGPT #printables AI #Print on Demand #Fiverr freelancer #cara dapat uang dari AI