Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Surabaya Resmi Pecat Eduardo Perez Usai Ditahan Arema, Pengganti Pelatih Sudah Disiapkan?

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Selasa, 25 November 2025 | 05:00 WIB
Persebaya Surabaya Resmi Pecat Eduardo Perez Usai Ditahan Arema, Pengganti Pelatih Sudah Disiapkan?
Persebaya Surabaya Resmi Pecat Eduardo Perez Usai Ditahan Arema, Pengganti Pelatih Sudah Disiapkan?

BLITAR – Keputusan mengejutkan datang dari Persebaya Surabaya hanya beberapa jam setelah tim Green Force ditahan Arema FC dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu sore. Rumor pemecatan pelatih Eduardo Perez yang lebih dahulu merebak di lini masa Bonek ternyata bukan isapan jempol. Manajemen klub akhirnya mengumumkan pemutusan kerja sama dengan pelatih asal Spanyol itu pada Jumat, 22 November.

Persebaya Surabaya Umumkan Pemecatan Pelatih

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui akun media sosial, manajemen Persebaya Surabaya menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi Eduardo Perez selama enam bulan menangani tim. Keputusan tersebut langsung memantik gelombang reaksi dari para suporter.

Dalam keterangannya, klub juga menegaskan telah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan calon pelatih baru. Namun Persebaya Surabaya memilih menunggu seluruh proses legalitas sebelum memperkenalkan sosok tersebut secara resmi kepada publik. Pengumuman ini menjadi salah satu isu paling panas di kalangan Bonek dalam 24 jam terakhir.

Respons Suporter Memanas

Sejak pemberitahuan resmi itu dipublikasikan, kolom komentar media sosial Persebaya dipenuhi beragam reaksi. Beberapa pendukung mempertanyakan keputusan manajemen yang sejak awal menunjuk Perez sebagai pelatih kepala.

“Siapa sih yang ngide ngontrak pelatih kiper jadi pelatih utama?” tulis salah satu akun yang menyoroti rekam jejak Perez sebelum datang ke Surabaya.

Komentar pedas lainnya juga menyinggung soal kualitas pemain yang direkrut. “Yang penting bertanggung jawab manajemen seng ngedatangin pelatih enggak berkualitas dan pemain banyak yang zonk,” ujar seorang suporter. Selain kritik, ada pula Bonek yang memberi dukungan positif dan berharap pelatih baru memiliki jam terbang tinggi di Asia.

Hasil Derbi Panas yang Jadi Pemicu

Pemecatan ini tak lepas dari hasil derbi Jawa Timur yang berakhir panas dan dramatis. Persebaya Surabaya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Arema FC. Gol bunuh diri Dimitri Dimedimov pada menit ke-62 membuat Arema sempat unggul dan membungkam ribuan Bonek di GBT.

Beruntung, Green Force terselamatkan oleh aksi Bruno Moreira yang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-72. Gol itu seolah menjadi napas baru bagi Persebaya yang tampil menekan hingga menit akhir, meski tetap gagal mengamankan tiga poin penuh.

Sepanjang pertandingan, Persebaya menciptakan sejumlah peluang lewat Milos Rikovic, Bruno Moreira, hingga Gali Freitas. Namun penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat sejumlah peluang terbuang. Arema FC yang tampil dengan 10 pemain selama hampir setengah babak tetap mampu bertahan dan membawa pulang satu poin berharga. 

Peluang Pemain Muda Terbuka Lebar

Situasi pelik Persebaya Surabaya semakin menarik karena absennya dua pemain muda kunci, Tony Firmansyah dan Mikael Tata, yang sedang memperkuat timnas U-22. Absennya keduanya memberi peluang bagi talenta pelapis untuk unjuk gigi.

Latihan intensif di lapangan ABC kompleks GBT pada Selasa sore menunjukkan bagaimana para pemain muda bekerja ekstra keras memperebutkan menit bermain. Skema permainan juga terus diperdalam untuk mengantisipasi gaya bermain Arema.

Eduardo Perez sebelum pemecatannya sempat menyatakan bahwa derbi Jatim selalu menghadirkan tekanan besar bagi tim. Ia mengakui absennya dua pemain kunci cukup berpengaruh, namun tetap membuka kesempatan bagi pemain lain untuk tampil.

Menantikan Pelatih Baru

Situasi Persebaya Surabaya kini memasuki fase penting. Bursa pelatih menjadi perhatian utama Bonek dan pengamat sepak bola nasional. Klub memastikan langkah pemecatan ini adalah bagian dari upaya memperbaiki performa tim di sisa kompetisi.

Dengan tren tidak pernah kalah dari Arema dalam beberapa pertemuan terakhir, Persebaya dituntut menjaga momentum sekaligus memperbaiki aspek-aspek teknis yang selama ini menjadi sorotan.

Kehadiran pelatih baru diharapkan membawa perubahan signifikan. Suporter berharap sosok pengganti Perez dapat menghadirkan pola permainan lebih segar, disiplin, dan mampu memaksimalkan potensi pemain muda Green Force.

Hingga kini, manajemen belum memberikan detail waktu pengumuman pelatih anyar. Namun gelombang spekulasi sudah mulai bermunculan, mulai dari pelatih asing berpengalaman hingga nama pelatih lokal yang punya rekam jejak bagus di kompetisi nasional.

Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi
#bonek #derbi jatim #Arema FC #persebaya surabaya #eduardo perez