Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Incar Victor Lewis: Bocor Proposal Paling Konkret, Misteri Pelatih Baru Ikut Terungkap Jelang Lawan PSM

Anggi Septiani • Senin, 8 Desember 2025 | 22:15 WIB
Persebaya Incar Victor Lewis: Bocor Proposal Paling Konkret, Misteri Pelatih Baru Ikut Terungkap Jelang Lawan PSM
Persebaya Incar Victor Lewis: Bocor Proposal Paling Konkret, Misteri Pelatih Baru Ikut Terungkap Jelang Lawan PSM

BLITAR – Kabar Persebaya incar Victor Lewis memasuki babak baru menjelang dibukanya bursa transfer Super League 2025–2026. Bek kiri PSM Makassar dengan nilai pasar mencapai Rp5,21 miliar itu kembali menjadi sorotan karena munculnya rumor bahwa Persebaya menjadi klub dengan proposal paling konkret sejauh ini. Situasi ini membuat isu transfer semakin memanas, terlebih kebutuhan Persebaya di posisi bek sayap kiri musim ini dinilai mendesak akibat performa yang tidak stabil.

Dalam rumor yang beredar, Persebaya incar Victor Lewis bukan sekadar spekulasi rotasi pemain. Nama bek asal Malta itu menjadi prioritas utama karena karakter bermainnya dinilai cocok dengan kebutuhan tim yang tengah berbenah. Selain Persebaya, Arema FC dan Persik Kediri juga dikabarkan memantau, namun Bajul Ijo disebut unggul dalam faktor kesiapan slot pemain asing serta kedekatan geografis.

Victor Lewis tampil konsisten sejak didatangkan PSM dari Valeta pada 2024–2025 lewat status bebas transfer. Ia langsung menjadi bagian penting dalam skema serangan Juku Eja berkat transisi cepat dan akurasi umpan silang yang stabil. Dalam dua musim terakhir, Lewis mencatat 53 pertandingan dengan total menit bermain lebih dari 4.500. Musim ini saja, ia sudah menyumbang satu gol dan empat assist dari 12 laga.

Angka itu menguatkan alasan mengapa Persebaya incar Victor Lewis secara serius. Bagi manajemen, kehadirannya bukan sekadar menutup lubang di sektor kiri, melainkan meningkatkan kualitas build-up yang selama ini dinilai mudah terbaca lawan. Victor diproyeksikan menjadi sosok penting dalam progresi bola hingga final third jika transfer benar-benar terealisasi pada jendela Januari 2026.

Di tengah panasnya rumor transfer, teka-teki pelatih baru Persebaya Surabaya juga ikut mengemuka. Uston Nawawi, yang kini berstatus pelatih sementara, menegaskan bahwa penunjukan pelatih kepala sepenuhnya berada di tangan manajemen. Ia tidak memiliki informasi mengenai siapa kandidat utama ataupun waktu keputusan akan diambil.

“Menurut saya sendiri tidak ada masalah. Untuk kandidat juga belum ada pemberitahuan,” ujar Uston. Mantan legenda Persebaya itu menegaskan dirinya hanya fokus menjaga ritme latihan dan mempersiapkan skuad jelang laga besar melawan PSM Makassar.

Dua pekan tanpa pelatih kepala tidak membuat sesi latihan Persebaya kehilangan arah. Ritme tetap stabil, program fisik berjalan, dan taktik disusun mengikuti kebutuhan pertandingan. Spekulasi yang sempat memanas mengenai sosok Bernardo Tavares pun kembali mereda setelah dibantah pihak agensi.

Manajemen Persebaya sampai saat ini belum merilis informasi resmi. Situasi ini membuat ruang ganti berada pada fase psikologis yang harus dikelola ekstra hati-hati agar pemain tidak terpengaruh ketidakpastian.

Uston yang sudah beberapa kali menjadi caretaker sejak era Aji Santoso, Josep Gombau, Paul Munster hingga Eduardo Perez tidak ingin larut dalam bursa rumor. Ia menegaskan prioritasnya tetap pada kesiapan tim menghadapi PSM Makassar.

“Sekarang ini masih fokus ke tim saja,” ucapnya singkat. Menurutnya, laga melawan PSM harus dijalani dengan konsentrasi penuh tanpa terdistraksi isu pelatih ataupun rumor transfer yang terus bergulir, termasuk kabar Persebaya incar Victor Lewis.

Pengalaman panjang Uston di ruang ganti membuatnya cukup matang menenangkan situasi internal. Ia menjaga disiplin taktik tetap tinggi dan memastikan semua pemain berada pada kondisi kompetitif jelang pertandingan penting.

Di luar urusan transfer dan pelatih, laga PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya juga menghadirkan duel menarik antara Alex Tanke dan Rahmat Irianto. Tanke dikenal agresif, kuat dalam duel, dan memiliki insting mencetak gol yang tajam. Pergerakannya di kotak penalti menjadi ancaman utama pertahanan Persebaya.

Di sisi lain, Rian Irianto yang kini dipasang sebagai bek tengah menunjukkan kedisiplinan taktis yang menjadikan struktur pertahanan Bajul Ijo lebih solid. Pertarungan keduanya diperkirakan akan menjadi penentu ritme pertandingan sejak menit awal.

Jika Tanke berhasil memecah marking, serangan PSM akan lebih hidup. Sebaliknya, jika Rian mampu memotong suplai bola sejak fase build-up, alur serangan Juku Eja bisa teredam.

Menarik dinantikan apakah duel panas itu, ditambah isu Persebaya incar Victor Lewis, akan memengaruhi keputusan manajemen dalam membaca momentum jelang paruh musim.

Editor : Anggi Septiani
#Persebaya incar Victor Lewis Persebaya Surabaya #bursa transfer super league #PSM Makassar #uston nawawi