BLITAR – Bursa transfer Liga 1 kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada rumor bergabungnya Ravinha ke Arema FC jelang putaran kedua kompetisi. Nama pemain asal Brasil tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan disebut-sebut masuk dalam radar manajemen Singo Edan untuk memperkuat lini serang.
Kabar ini mencuat setelah sejumlah akun sepak bola nasional membahas potensi kedatangan Ravinha, yang saat ini memperkuat PSIM Jogja. Pemain berusia 33 tahun itu dinilai masih memiliki kualitas mumpuni, terutama dari sisi kreativitas dan insting mencetak gol. Tak heran jika rumor tersebut langsung mendapat respons besar dari Aremania.
Ravinha dikenal sebagai pemain berposisi left wing forward (LWF) yang memiliki kecepatan dan kemampuan individu di atas rata-rata. Meski sempat minim menit bermain saat berkiprah di Liga 1, performanya di Liga 2 bersama PSIM Jogja menunjukkan bahwa kualitasnya belum habis. Banyak pihak menilai gaya bermainnya sangat cocok dengan karakter permainan Arema FC.
Duet Ravinha dan Dalberto Bikin Lini Depan Mengerikan
Jika benar Ravinha bergabung, publik membayangkan duet maut antara dirinya dan Dalberto di lini depan. Kombinasi pergerakan agresif, kecepatan, serta naluri gol yang kuat diyakini bisa membuat pertahanan lawan kewalahan.
Kehadiran Ravinha disebut mampu memberi variasi serangan yang selama ini dibutuhkan Arema FC. Selama putaran pertama, lini depan Singo Edan kerap dinilai kurang tajam dan mudah dibaca lawan. Dengan tambahan pemain kreatif, daya dobrak tim berpeluang meningkat signifikan.
Tak sedikit suporter yang menilai bahwa Ravinha adalah tipe pemain yang cocok dengan skema permainan Arema. Pergerakan tanpa bola, keberanian duel satu lawan satu, hingga kemampuannya membuka ruang menjadi nilai lebih yang dibutuhkan tim.
Arema FC Masih Hitung Opsi, Betinho Jadi Sorotan
Tak hanya soal Ravinha, isu lain yang juga ramai diperbincangkan adalah masa depan Betinho, gelandang bertahan Arema FC. Pemain asal Brasil berusia 33 tahun itu kini berada di persimpangan, antara dipertahankan atau dipinjamkan ke klub lain.
Berdasarkan hasil polling yang beredar di media sosial, mayoritas Aremania masih ingin Betinho bertahan. Sekitar 78 persen suara memilih agar ia tetap menjadi bagian dari skuad Singo Edan. Alasan utamanya, Betinho dinilai masih dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan lini tengah, terlebih sambil menunggu kepastian kondisi pemain lain seperti Pablo.
Sementara itu, sekitar 22 persen memilih opsi peminjaman agar tim bisa melakukan penyegaran komposisi pemain. Dengan nilai pasar yang masih berada di kisaran Rp1,74 miliar, keputusan manajemen tentu tidak akan diambil secara gegabah.
Manajemen Arema FC Masih Simpan Kartu
Hingga kini, manajemen Arema FC belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor Ravinha maupun masa depan Betinho. Namun, kebutuhan akan tambahan tenaga kreatif menjadi sinyal kuat bahwa pergerakan transfer masih akan terjadi.
Putaran kedua Liga 1 diprediksi berlangsung lebih ketat. Setiap tim berlomba memperkuat skuad demi menjaga konsistensi performa. Arema FC pun tak ingin tertinggal dalam persaingan tersebut.
Kisah Hangat dari Keluarga Singo Edan
Di tengah panasnya isu transfer, muncul kabar hangat dari penjaga gawang Arema FC, Lucas Frigeri. Kiper asal Brasil itu tengah menyiapkan putranya, Luca, untuk mengikuti jejaknya di dunia sepak bola.
Meski sempat mengalami cedera patah tulang tangan pada September 2025, Frigeri tetap aktif mendampingi anaknya mengenal dunia sepak bola sejak dini. Luca bahkan beberapa kali ikut ke stadion dan pernah menjadi player escort saat Arema menghadapi Dewa United.
Frigeri mengaku bangga melihat antusiasme sang anak. Ia menyatakan akan memberikan dukungan penuh agar Luca bisa berkembang dan menikmati sepak bola dengan bahagia.
Kini, publik tinggal menunggu kepastian langkah Arema FC. Apakah Ravinha benar-benar akan mendarat di Malang? Ataukah manajemen punya kejutan lain untuk memperkuat Singo Edan di putaran kedua?
Editor : Findika Pratama