BLITAR – Persib Bandung harus rela berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Persik Kediri dalam laga pekan ke-16 Super League 2025-2026 di Stadion Brawijaya. Hasil ini membuat Maung Bandung gagal mengudeta posisi puncak klasemen, sekaligus menjadi modal yang kurang maksimal menjelang laga sarat gengsi melawan rival abadi, Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pertandingan berlangsung panas sejak menit awal. Persib sebenarnya sempat unggul lebih dulu pada menit ke-68 melalui sepakan kaki kiri Saddil Ramdani yang memanfaatkan umpan manis dari Berginho. Namun, petaka datang bagi Maung Bandung saat Saddil diusir keluar lapangan pada menit ke-81 akibat kartu kuning kedua. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Persik Kediri. Di masa injury time, Muhammad Virli berhasil menyamakan kedudukan lewat tandukan maut hasil skema sepak pojok Ezra Walian.
Tantangan Berat: Cedera Pemain dan Absennya Pilar Utama
Pelatih Bojan Hodak harus memutar otak lebih keras setelah beberapa pilar utamanya tumbang. Andrew Jang dan Beckham Putra terpaksa ditarik keluar lapangan lebih awal karena mengalami cedera. Kondisi ini diperparah dengan absennya duo bek andalan, Federico Barba dan Eliano Reijnders.
Hodak menjelaskan bahwa Barba masih menunggu hasil pemeriksaan medis di tengah rumor transfer ke Italia, sementara Eliano sengaja diparkir agar siap tempur di laga kontra Persija. "Mereka mengalami cedera, tapi saya harap tidak serius. Eliano akan mulai berlatih saat kami kembali ke Bandung," ujar Hodak pasca-laga di Kediri.
Psywar Jelang Duel Persib vs Persija
Di sisi lain, tensi jelang laga pekan ke-17 melawan Persija Jakarta mulai memanas. Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, memberikan pesan tegas agar skuad Macan Kemayoran memiliki mental baja saat bertandang ke Bandung. "Siapapun pemainnya, saat kalian main untuk Persija, kalian adalah macan. Harus punya mental kuat dan menang," tegas Diky.
Pemain muda Persija, Arliansyah, juga menegaskan kesiapannya menghadapi intimidasi suporter tuan rumah. Ia bertekad memberikan pembuktian jika dipercaya tampil perdana di laga el classico Indonesia tersebut demi ambisi Persija menutup putaran pertama sebagai juara paruh musim.
Malut United Jadi Pesaing Serius Juara
Sementara itu, kejutan besar datang dari Ternate. Malut United sukses merangsek ke posisi empat besar klasemen setelah membantai PSBS Biak dengan skor mencolok 6-2. Uniknya, kemenangan besar ini diwarnai oleh "aroma Persib". Hampir semua pencetak gol Malut United merupakan mantan penggawa Maung Bandung, mulai dari Gustavo Franca, Tyronne del Pino, David da Silva, Ciro Alves, hingga Frets Butuan.
Di bawah asuhan pelatih lokal bertangan dingin, Hendri Susilo, Malut United kini menjelma menjadi kandidat serius peraih gelar juara Super League 2025-2026. Persaingan di papan atas pun semakin sengit mengingat jarak poin antar-tim di empat besar sangatlah tipis.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama