Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung Makin Disorot: Berginho Beri Kode Naturalisasi, Pelatih Persija Ogah Akui El Clasico, hingga Rumor Transfer Gaston Avila

Ichaa Melinda Putri • Rabu, 14 Januari 2026 | 14:30 WIB
Persib Bandung Makin Disorot: Berginho Beri Kode Naturalisasi, Pelatih Persija Ogah Akui El Clasico, hingga Rumor Transfer Gaston Avila
Persib Bandung Makin Disorot: Berginho Beri Kode Naturalisasi, Pelatih Persija Ogah Akui El Clasico, hingga Rumor Transfer Gaston Avila

BLITAR KAWENTAR-Persib Bandung kembali menjadi pusat perhatian publik sepak bola nasional usai kemenangan prestisius atas Persija Jakarta. Tidak hanya soal hasil di lapangan, berbagai isu menarik mengiringi euforia Maung Bandung, mulai dari sinyal naturalisasi pemain asing, komentar pedas pelatih Persija, hingga rumor transfer pemain kelas Eropa yang menghangatkan bursa paruh musim.

Sorotan hangat tertuju pada gelandang asing Persib Bandung, Berginho, yang disebut-sebut semakin nyaman tinggal di Kota Kembang. Kedekatan emosional sang pemain dengan Indonesia menjadi perbincangan hangat di kalangan Bobotoh setelah beredar video putra kecil Berginho yang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan fasih.

Momen tersebut viral di media sosial dan langsung memicu spekulasi terkait kemungkinan naturalisasi. Banyak Bobotoh menilai kejadian ini bukan sekadar kebetulan, melainkan sinyal kuat bahwa keluarga Berginho mulai menyatu dengan budaya Indonesia. Fenomena serupa sebelumnya juga terjadi pada keluarga pemain asing lain yang akhirnya memilih jalur naturalisasi.

Harapan publik pun menguat agar Berginho suatu hari dapat membela Timnas Indonesia, khususnya untuk memperkokoh lini tengah Garuda di level internasional. Meski belum ada pernyataan resmi, kedekatan emosional semacam ini dianggap sebagai modal penting menuju proses tersebut.

Pelatih Persija Tak Akui Kualitas El Clasico

Di tengah suasana kemenangan Persib Bandung, pernyataan pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, justru memancing polemik. Meski timnya kalah dan gagal membawa pulang poin dari Bandung, Souza enggan mengakui kualitas laga El Clasico Indonesia yang berlangsung dengan tensi tinggi.

Ia menilai pertandingan tersebut minim peluang dan jauh dari esensi sepak bola atraktif. Pernyataan ini dinilai banyak pihak sebagai bentuk kekecewaan atas kekalahan, mengingat Persib tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Situasi semakin memanas setelah salah satu pemain Persija tertangkap kamera melakukan gestur tidak pantas ke arah tribun penonton usai laga. Aksi tersebut menuai kecaman luas dan dinilai mencederai sportivitas, terlebih mengingat pihak panitia dan Bobotoh telah menjamin keamanan tim tamu sepanjang pertandingan.

Publik pun berharap Komisi Disiplin PSSI dapat bertindak tegas agar rivalitas klasik Persib Bandung dan Persija Jakarta tetap terjaga dalam bingkai fair play dan saling menghormati.

Bursa Transfer: Gaston Avila Masuk Radar Persib

Tak berhenti di lapangan, ambisi Persib Bandung juga terlihat jelas di bursa transfer paruh musim. Manajemen Maung Bandung dikabarkan tengah mengincar bek tangguh asal Argentina, Gaston Avila, yang saat ini berstatus pemain Ajax Amsterdam.

Rumor ini mencuat seiring kemungkinan hengkangnya Federico Barba dari lini pertahanan Persib. Gaston Avila dinilai sebagai sosok ideal untuk mengisi kekosongan tersebut, mengingat pengalamannya di kompetisi Eropa yang sarat tekanan dan kualitas tinggi.

Jika transfer ini terealisasi, kehadiran Avila diyakini mampu meningkatkan kualitas lini belakang Persib Bandung sekaligus memperkuat ambisi klub untuk bersaing tidak hanya di level domestik, tetapi juga di kancah Asia. Antusiasme Bobotoh pun langsung memuncak menyambut kabar tersebut.

Salam Unik dari Mantan Klub Eliano

Euforia kemenangan Persib Bandung juga menjalar hingga ranah internasional. Sebuah akun media sosial klub luar negeri yang pernah dibela Eliano Reijnders mendadak mengunggah video bertuliskan “tiga punten”. Unggahan tersebut sempat disalahartikan Bobotoh sebagai salam khas Sunda untuk Persib.

Namun setelah ditelusuri, frasa tersebut ternyata merujuk pada “tiga poin” dalam bahasa Belanda, yang saat itu diraih klub tersebut di kompetisi domestik mereka. Meski demikian, momen unik ini tetap disambut meriah oleh Bobotoh dan menambah warna tersendiri dalam euforia kemenangan.

Menariknya, jelang laga El Clasico, perhatian media nasional juga tampak lebih tertuju pada Persib Bandung dibanding Persija Jakarta. Hal ini terlihat jelas dalam sesi peliputan dan foto resmi, mempertegas status Persib sebagai klub dengan magnet pemberitaan paling kuat di Indonesia saat ini.

Fenomena tersebut menjadi bukti bahwa Persib Bandung bukan sekadar klub besar di level nasional, tetapi juga mulai mendapatkan pengakuan lebih luas di mata dunia sepak bola internasional.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#el clasico indonesia #persija jakarta #bursa transfer liga 1 #naturalisasi pemain #persib bandung