BLITAR – Persaingan papan atas BRI Super League 2025-2026 mencapai titik didih menjelang laga penutup putaran pertama. Kekalahan mengejutkan Borneo FC dari Persita Tangerang dengan skor 0-2 sore tadi menjadi berkah bagi Persib Bandung dan Persija Jakarta. Hasil ini membuka peluang emas bagi pemenang duel El Clasico Indonesia untuk mengudeta puncak klasemen sekaligus menyegel gelar juara paruh musim.
Laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari ini, diprediksi akan berjalan dengan tensi tinggi. Saat ini, Borneo FC masih memimpin dengan 37 poin, namun Persija dan Persib menempel ketat di posisi kedua dan ketiga dengan koleksi 35 poin. Siapapun yang meraih kemenangan dalam laga esok dipastikan akan menggeser Pesut Etam dari takhta tertinggi.
Pengamanan Level Polda dan Body Checking 3 Lapis
Polda Jawa Barat tidak mau kecolongan dalam mengamankan laga sarat gengsi ini. Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, menegaskan bahwa pengamanan kali ini dinaikkan ke level Polda dengan melibatkan ribuan personel gabungan. Penjagaan ketat diberlakukan di pintu masuk wilayah Jawa Barat untuk menghalau suporter tim tamu sesuai regulasi PSSI.
Bagi Bobotoh yang memiliki tiket, pemeriksaan badan atau body checking akan dilakukan secara berlapis hingga tiga kali sebelum memasuki area tribun. Sterilisasi stadion juga telah dilakukan sejak pagi hari guna memastikan keamanan dan kenyamanan penonton di dalam stadion.
Kejutan Koreografi Termahal dari Viking
Dukungan total akan diberikan oleh suporter setia Maung Bandung. Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, mengumumkan bahwa pihaknya telah menyiapkan kejutan berupa koreografi spesial. Menariknya, koreografi ini disebut sebagai yang termahal sepanjang sejarah berdirinya Viking.
Koreo tersebut bertujuan untuk memberikan tekanan mental bagi tim lawan namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas tanpa ujaran kebencian atau rasialisme. Atmosfer luar biasa ini diharapkan menjadi suntikan semangat bagi pemain baru Persib seperti Tom Haye dan Ramon Tanke yang baru pertama kali merasakan panasnya atmosfer laga kontra Persija.
Sorotan Aksi Vandalisme di Jembatan Pasupati
Di tengah persiapan menyambut laga akbar, publik Bandung sempat diresahkan dengan aksi vandalisme yang diduga dilakukan oknum suporter lawan di area Jembatan Layang Pasupati pada Jumat (9/1) dini hari. Coretan bertuliskan "PJFC" menggunakan pilok merah ditemukan di dinding jembatan tersebut.
Meski memicu perdebatan, Bobotoh diimbau untuk tidak terpancing emosi dan tetap fokus memberikan dukungan positif bagi Persib Bandung. Pihak kepolisian juga terus memonitor ruang siber untuk mengantisipasi potensi provokasi yang dapat merusak kondusivitas menjelang pertandingan.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama