BLITAR– Dinamika sepak bola tanah air kembali memanas menjelang dibukanya jendela perpindahan pemain paruh musim Super League 2025-2026. Fokus utama kini tertuju pada manuver bursa transfer Persebaya yang dikabarkan siap melakukan perombakan besar-besaran di bawah komando pelatih anyar, Bernardo Tavares. Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut dilaporkan tengah membidik sejumlah nama besar untuk mendongkrak performa tim yang masih tertahan di papan tengah klasemen.
Salah satu kabar yang paling menggemparkan dalam bursa transfer Persebaya kali ini adalah ketertarikan manajemen terhadap winger berpengalaman Timnas Australia, Craig Goodwin. Pemain yang saat ini membela Adelaide United FC tersebut diharapkan bisa menjadi pembeda di lini serang Green Force. Meski sudah menginjak usia 34 tahun, kualitas Goodwin dianggap masih sangat mumpuni untuk memberikan dampak instan bagi permainan kompetitif yang diinginkan oleh pendukung setia mereka, Bonek.
Namun, langkah ambisius dalam bursa transfer Persebaya untuk mendaratkan Goodwin diprediksi tidak akan berjalan mudah. Kendala utama terletak pada nilai klausul pelepasan sang pemain yang mencapai angka fantastis, yakni Rp 17,38 miliar, mengingat kontraknya bersama klub Australia tersebut masih tersisa hingga tahun 2028. Manajemen Persebaya kini tengah menimbang opsi peminjaman sebagai langkah paling realistis untuk memboyong pemain berkualitas internasional tersebut ke Stadion Gelora Bung Tomo.
Mihailo Perovic dan Sinyal Perpisahan Pahit
Di tengah keriuhan rumor pemain baru, Persebaya baru saja menutup laga akhir tahun 2025 dengan kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara. Menariknya, penyerang asing Mihailo Perovic turut menyumbangkan gol dalam pesta tersebut. Namun, selebrasi emosional Perovic yang menutup telinga seolah mengirimkan pesan kuat kepada publik. Gestur tersebut dimaknai sebagai jawaban atas kritik tajam yang selama ini dialamatkan kepadanya karena minimnya produktivitas gol sepanjang putaran pertama.
Meskipun sukses mencetak gol ketiga bagi klub, nasib Perovic di Persebaya masih berada di ujung tanduk. Berdasarkan kriteria pemain asing yang diinginkan Bernardo Tavares, manajemen diprediksi tetap akan melepas sejumlah pemain asing yang kontribusinya dianggap minim. Selain Perovic, nama-nama seperti Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, dan Milos Raikovic disebut-sebu bakal memainkan laga terakhir mereka dalam waktu dekat. Perubahan ini dilakukan demi memberikan ruang bagi pemain baru yang lebih sesuai dengan skema taktik pelatih asal Portugal tersebut.
Berburu 'Anak Emas' Bernardo Tavares
Hadirnya Bernardo Tavares di kursi kepelatihan membawa dampak signifikan pada arah kebijakan transfer klub. Pelatih yang sukses membawa gelar juara liga bagi PSM Makassar ini kabarnya telah memberikan daftar pemain incarannya kepada manajemen. Kriteria utama yang diminta Tavares adalah sosok centerback tangguh yang memiliki keunggulan kaki kiri (left-footed). Fokus utama kini mengarah pada Yuran Fernandes, bek asal Tanjung Verde yang merupakan 'anak emas' Tavares selama di Juku Eja.
Yuran Fernandes dikenal sebagai tembok kokoh di Liga Indonesia dan memiliki kedekatan emosional serta profesional yang sangat baik dengan Tavares. Jika berhasil mendaratkan Yuran, lini pertahanan Persebaya diprediksi akan jauh lebih stabil dibandingkan paruh musim pertama. Namun, manajemen harus bergerak cepat dan cerdik dalam bernegosiasi mengingat status Yuran sebagai pilar penting di klub asalnya saat ini.
Rivalitas Panas: Saling Sikut dengan Arema FC
Tidak hanya mengincar Yuran, Persebaya juga dikabarkan terlibat persaingan sengit dengan rival klasiknya, Arema FC, dalam perburuan Victor Luiz. Bek kiri asal Brazil milik PSM Makassar tersebut menjadi komoditi panas di bursa transfer kali ini. Baik Persebaya maupun Arema FC sama-sama mengarahkan radar mereka ke Makassar untuk mengamankan tanda tangan pemain yang memiliki nilai pasar sekitar Rp 6,68 miliar tersebut.
Situasi ini membuat tensi bursa transfer paruh musim terasa jauh lebih panas dari biasanya. Persaingan dua klub besar Jawa Timur ini dalam memperebutkan pemain yang sama selalu menjadi bumbu menarik yang dinanti oleh para pecinta bola. Siapakah yang akan berhasil memenangkan perburuan Victor Luiz? Apakah Persebaya akan sukses melakukan revolusi skuad di bawah Bernardo Tavares, atau justru Arema FC yang berhasil mencuri momentum? Kepastian mengenai wajah-wajah baru ini patut dinantikan seiring dengan dibukanya jendela transfer secara resmi. (*)
Editor : Vicky Hernanda