JAKARTA – IMS 2026 dipastikan hadir dengan konsep lebih besar, lebih meriah, dan lebih lengkap dibanding tahun-tahun sebelumnya. Indonesia International Motor Show (IMS) 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran pada 5–15 Februari mendatang akan menghadirkan lebih dari 180 brand otomotif, mulai dari mobil, motor, hingga industri pendukung. Ajang ini tidak hanya menjadi pameran kendaraan, tetapi juga menggabungkan hiburan, gaya hidup sehat, dan aktivitas komunitas dalam satu ekosistem.
Project Manager IMS 2026, Rudi MF, mengungkapkan bahwa IMS 2026 akan terasa berbeda dari segi jumlah partisipan dan luas area pameran. Meningkatnya jumlah merek otomotif, khususnya brand asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia, membuat penyelenggara memperluas area display kendaraan roda empat. Hall B3 dan C3 akan sepenuhnya diisi oleh mobil, sementara area motor dipindahkan ke hall lain.
IMS 2026 juga menargetkan nilai transaksi hingga Rp8 triliun selama 11 hari penyelenggaraan. Target tersebut dinilai realistis mengingat tren penjualan otomotif yang mulai menunjukkan peningkatan menjelang akhir 2025. Selain itu, momentum menjelang Ramadan dan Lebaran diyakini menjadi pendorong utama minat beli masyarakat.
Lebih dari 180 Brand Siap Ramaikan IMS 2026
Menurut Rudi, hingga saat ini sudah lebih dari 180 exhibitor dipastikan berpartisipasi di IMS 2026. Mereka terdiri atas merek mobil, sepeda motor, serta industri aftermarket dan aksesoris kendaraan. Sejumlah brand baru yang pertama kali tampil di IMS juga akan memanfaatkan ajang ini sebagai panggung perkenalan ke publik Indonesia.
Beberapa merek otomotif yang dipastikan hadir antara lain Geely, Xpeng, Chery, Jaecoo, Omoda, Subaru, Mazda, Ford, BMW, Mercedes-Benz, hingga Mini. Kehadiran brand-brand tersebut mencerminkan semakin ketatnya persaingan pasar otomotif nasional sekaligus memperluas pilihan konsumen.
Area pameran juga diperluas hingga ke Gambir Expo dan Grand Hall untuk mengakomodasi peningkatan jumlah peserta. Grand Hall akan difokuskan untuk industri aftermarket, termasuk aksesoris, modifikasi, dan produk pendukung otomotif lainnya.
Konsep Sportainment Jadi Daya Tarik Baru
Salah satu pembaruan terbesar di IMS 2026 adalah penggabungan konsep olahraga dan hiburan yang disebut “sportainment”. Penyelenggara menghadirkan berbagai aktivitas gaya hidup sehat yang sedang tren, seperti padel, gym, hingga golf.
Lapangan padel bahkan akan dibangun langsung di area pameran dan menjadi lokasi kompetisi selama acara berlangsung. Langkah ini diambil untuk menarik minat generasi muda yang kini semakin peduli pada gaya hidup aktif dan ramah lingkungan.
Selain itu, berbagai komunitas otomotif dan asosiasi industri juga akan meramaikan acara dengan program interaktif, termasuk Indonesia Drift Series (IDS), Jakarta Custom Culture, hingga atraksi otomotif seperti burnout dan parade kendaraan modifikasi.
Deretan Musisi Top Siap Menghibur Pengunjung
IMS 2026 tak hanya menawarkan pameran kendaraan, tetapi juga konser musik bertajuk Infinite Live yang menghadirkan sejumlah musisi papan atas Tanah Air. Nama-nama besar seperti Jamrud, Hindia, Ari Lasso, Dewa 19 featuring Ello, Raisa, Bernadya, Superman Is Dead, hingga The Adams dipastikan tampil selama pameran berlangsung.
Harga tiket masuk IMS 2026 tetap terjangkau, yakni Rp50 ribu untuk hari kerja dan Rp90 ribu saat akhir pekan. Pengunjung yang ingin menikmati konser cukup menambah Rp100 ribu untuk tiket terusan
Fasilitas Trade-In dan Promo Kendaraan
Untuk mempermudah konsumen, IMS 2026 juga menyediakan fasilitas trade-in kendaraan lama dengan dukungan perusahaan pembiayaan. Pengunjung dapat membawa mobil bekas untuk diinspeksi langsung di lokasi dan menukarkannya dengan kendaraan baru.
Berbagai promo menarik dari produsen otomotif juga dipastikan hadir, termasuk diskon khusus, paket kredit ringan, dan penawaran spesial untuk model keluaran 2025. Penyelenggara optimistis program ini akan mendorong peningkatan transaksi selama pameran.
Tren Kendaraan Listrik Semakin Dominan
Rudi menambahkan bahwa tren kendaraan listrik terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada 2025, penjualan mobil listrik di Indonesia telah menembus lebih dari 12 persen dari total pasar nasional. IMS 2026 akan menjadi panggung penting bagi edukasi publik mengenai kendaraan listrik, termasuk infrastruktur pendukung dan layanan purna jual.
Dengan semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik dan hybrid, konsumen kini memiliki alternatif yang lebih luas sesuai kebutuhan dan gaya hidup modern.
IMS 2026 diharapkan menjadi stimulus positif bagi industri otomotif nasional di awal tahun, sekaligus memperkuat optimisme pelaku industri di tengah tantangan global. Penyelenggara mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai promo dan pengalaman menarik yang hanya tersedia selama pameran berlangsung.
Editor : Dyah Wulandari