BLITAR – Persib Bandung terus mempersiapkan diri menjelang putaran kedua Liga 1 2025–2026, termasuk menyongsong laga krusial menghadapi Malut United pada 6 Februari mendatang. Persiapan ini mencakup evaluasi lini depan, penanganan cedera pemain, hingga integrasi pemain anyar seperti Dionmark dan Kurzawa yang mulai ikut latihan resmi.
Masalah cedera menjadi perhatian utama jelang laga padat bulan Februari ini. Beberapa pemain absen karena cedera, urusan pribadi, atau acara pernikahan, termasuk Kakang Rudianto. Meski demikian, Persib masih mengandalkan skema pragmatis pelatih Boyan Hodak, di mana fokus utama adalah memenangkan pertandingan meski produktivitas gol menurun dibanding musim sebelumnya.
Persib pun menghadapi tekanan untuk memperkuat lini depan. Selama ini, strategi tim menekankan efektivitas satu gol per pertandingan demi meraih poin. Namun, kekhawatiran muncul karena produktivitas gol belum optimal. Hal ini mendorong manajemen mempertimbangkan penambahan striker baru atau winger asing untuk menambah daya gedor, tanpa mengganggu struktur tim yang sudah ada.
Dionmark dan Kurzawa Siap Perkuat Persib
Salah satu sorotan utama adalah integrasi Dionmark, pemain muda berbakat yang sebelumnya bermain di Liga Belanda bersama NEC Nijmegen U-21. Dionmark resmi bergabung dan memulai latihan per hari ini. Menariknya, Dionmark mengungkapkan bahwa orang pertama yang menghubunginya untuk bergabung adalah Boyan Hodak sendiri. Pelatih asal Eropa ini menilai Dionmark memiliki kelebihan yang cocok untuk strategi Persib, meski juga menyebut beberapa kekurangan yang harus diperbaiki.
Di sisi lain, Kurzawa, bek kiri asal Prancis, sudah lebih dulu mengikuti latihan. Pemain berpengalaman ini sebelumnya memperkuat Paris Saint-Germain dan menjadi salah satu andalan Persib di lini belakang. Kedua pemain diperkenalkan bersamaan di laga kandang menghadapi PSBS Biak di GBLA, meskipun Hodak saat itu menyatakan tidak mengenal Dionmark secara langsung, menimbulkan sedikit kehebohan di kalangan Bobotoh.
Bursa Transfer Putaran Kedua dan Kode Terselubung
Manajemen Persib sedang aktif memantau bursa transfer putaran kedua 2025–2026. Ada indikasi penambahan pemain baru, baik lokal maupun asing, terutama jika ada pemain yang dilepas. Rumor yang beredar menyebutkan pengenalan pemain baru bisa dilakukan di stadion Sidolik menggunakan Bandros sebagai bagian dari promosi sekaligus kode terselubung terkait transfer yang sedang berlangsung.
Meski begitu, manajemen menekankan bahwa segala keputusan teknis terkait skema permainan sepenuhnya di tangan Boyan Hodak, sedangkan pengawasan pemain muda Persib Junior dilakukan oleh staf akademi. Hal ini memastikan setiap langkah perekrutan dan pengembangan pemain mengikuti standar profesional, tanpa tumpang tindih antara senior dan junior.
Sponsor Baru dan Potensi Investor
Persib Bandung juga menyiapkan kabar gembira di luar lapangan. Logo sponsor internasional Unilever akan segera hadir di jersey Persib, membuka peluang sponsorship lebih luas. Kehadiran sponsor besar ini diharapkan menarik calon investor baru, mendukung ambisi Persib membangun sepak bola modern dan profesional di Indonesia.
Dengan Dionmark dan Kurzawa yang sudah mulai latihan, ditambah rencana tambahan pemain baru di putaran kedua, Persib Bandung menunjukkan keseriusan mereka untuk tetap kompetitif. Bobotoh pun semakin antusias menantikan bagaimana kombinasi pemain lokal, muda, dan asing ini akan meningkatkan performa Maung Bandung di Liga 1 dan kompetisi Asia mendatang. (*)
Editor : Vicky Hernanda