Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jelang Persib Bandung vs Malut United, Umuh Mukhtar Ultimatum Tiga Poin, Kembalinya Ciro Alves hingga Peluang Debut Dion Marx Jadi Sorotan

Rendra Febrian Permana • Kamis, 5 Februari 2026 | 12:40 WIB
Jelang Persib Bandung vs Malut United, Umuh Mukhtar Ultimatum Tiga Poin, Kembalinya Ciro Alves hingga Peluang Debut Dion Marx Jadi Sorotan
Jelang Persib Bandung vs Malut United, Umuh Mukhtar Ultimatum Tiga Poin, Kembalinya Ciro Alves hingga Peluang Debut Dion Marx Jadi Sorotan

BLITAR - Laga Persib Bandung vs Malut United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Jumat (7/2/2026), bukan sekadar pertandingan biasa. Atmosfer emosional, tekanan target kemenangan, hingga potensi debut pemain muda membuat duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ini sarat cerita besar.

Sorotan utama menjelang Persib Bandung vs Malut United tertuju pada sikap tegas manajemen. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Mukhtar, memberikan ultimatum jelas: tidak ada kata imbang, apalagi kalah, saat Maung Bandung bermain di kandang sendiri. Target tiga poin mutlak dicanangkan demi menjaga posisi puncak klasemen sekaligus membuka jalan menuju ambisi hattrick juara.

Doa Bersama Jadi Ikhtiar Awal Persib Bandung
Sebagai bentuk ikhtiar batin, manajemen dan tim Persib menggelar doa bersama di Stadion GBLA, Selasa (3/2/2026). Doa tersebut dipimpin Ustaz Hilman Fauzi dan diikuti seluruh elemen tim serta anak yatim piatu. Umuh Mukhtar menilai momentum ini sangat tepat karena bertepatan dengan Nisfu Syaban dan menjelang Ramadan.

Menurut Umuh, doa bukan sekadar ritual, melainkan fondasi mental tim menghadapi fase krusial kompetisi. Ia berharap perjuangan Persib Bandung di lapangan mendapat rida Tuhan dan membawa kebaikan bagi masyarakat Jawa Barat secara luas.

Selain aspek spiritual, Umuh juga memberikan motivasi langsung kepada pemain. Ia menekankan pentingnya fokus, disiplin, serta kesiapan fisik dan mental, terutama di lini pertahanan. Kekalahan 0-2 dari Malut United pada pertemuan pertama musim ini menjadi pengingat agar kesalahan serupa tidak terulang.

Jadwal Padat Tak Goyahkan Keyakinan Dedi Kusnandar

Di tengah padatnya jadwal Februari 2026, Dedi Kusnandar menegaskan kedalaman skuad Persib Bandung menjadi kekuatan utama. Maung Bandung dijadwalkan melakoni lima pertandingan penting, mulai dari Super League hingga kompetisi Asia AC2.

“Semua pemain berkualitas dan siap. Siapapun yang dimainkan harus bisa menjawab kepercayaan pelatih,” ujar Dedi. Menurutnya, posisi Persib di puncak klasemen bukan kebetulan, melainkan hasil kerja kolektif seluruh tim.

Laga kontra Malut United juga memiliki makna personal bagi Dedi. Ia akan bertemu sejumlah mantan rekan setimnya seperti David da Silva, Ciro Alves, Gustavo Franca, dan Tyron Delpino. Meski begitu, profesionalisme tetap menjadi prioritas utama selama 90 menit pertandingan.

Bojan Hodak: Tak Ada Balas Dendam
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan timnya tidak mengusung misi balas dendam pada laga Persib Bandung vs Malut United. Kekalahan di putaran pertama disebut lebih disebabkan kondisi fisik pemain yang kelelahan akibat jadwal padat.

Kini, situasi tim dinilai jauh lebih baik. Hampir seluruh pemain sudah kembali berlatih, meski Ramon Tanque dipastikan absen dan baru diproyeksikan kembali usai laga ini. Keuntungan bermain di kandang dengan dukungan penuh bobotoh menjadi nilai tambah besar bagi Persib.

Bojan juga menyoroti potensi pemain muda Dion Marx. Bek muda tersebut dinilai memiliki kualitas, namun masih membutuhkan waktu adaptasi di kompetisi Indonesia.

Persaingan Ketat dan Peluang Dion Marx
Peluang debut Dion Marx memang tidak sederhana. Lini belakang Persib Bandung saat ini sangat solid dengan duet Julio Cesar dan Patricio Matricardi, ditambah pengalaman Federico Barba. Namun, fleksibilitas Dion yang mampu bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan membuka opsi taktis bagi Bojan Hodak.

Regulasi pemain U-23 menjadi celah strategis yang bisa dimanfaatkan. Dion Marx berpeluang menjadi alternatif tanpa mengorbankan struktur utama tim, terutama di tengah jadwal padat yang menuntut rotasi.

Kembalinya Mantan Idola dan Atmosfer GBLA
Laga ini juga menandai kembalinya David da Silva, Ciro Alves, dan Tyron Delpino ke Stadion GBLA. Ketiganya pernah menjadi bagian penting Persib dan kini datang sebagai lawan bersama Malut United. Sambutan emosional bobotoh diprediksi akan mewarnai jalannya pertandingan.

Dengan kombinasi tekanan target, atmosfer emosional, dan persaingan ketat papan atas, duel Persib Bandung vs Malut United dipastikan menjadi salah satu laga paling panas di BRI Super League musim ini.(*)

Editor : Rendra Febrian Permana
#umuh muchtar #Malut United #Dion Mark #BRI Super League #persib bandung