Blitar – Laga Madura United vs Arema FC pada pekan ke-22 Super League 2025/2026 berlangsung panas dan penuh drama. Duel Madura United vs Arema FC yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam berakhir imbang dengan skor 2-2 setelah kedua tim saling membalas gol hingga menit akhir pertandingan.
Pertandingan Madura United vs Arema FC berjalan ketat sejak babak pertama. Tuan rumah Madura United tampil agresif di depan pendukungnya sendiri, sementara Arema FC mencoba mengimbangi lewat permainan disiplin dan serangan balik cepat.
Tempo pertandingan langsung tinggi sejak kickoff. Kedua tim saling menekan dan berusaha menciptakan peluang berbahaya. Madura United sempat memperoleh beberapa kesempatan melalui serangan dari sisi sayap, namun lini pertahanan Arema FC masih mampu meredam tekanan tersebut.
Brandao Bawa Madura United Unggul
Gol pembuka akhirnya tercipta menjelang akhir babak pertama. Striker asing Madura United, Jose Brandao Goncalves Junior, berhasil memanfaatkan peluang dengan baik dan mencetak gol penting bagi tuan rumah.
Gol tersebut tercipta pada masa injury time babak pertama dan membawa Madura United unggul 1-0 atas Arema FC. Gol Brandao menjadi pembeda setelah sepanjang babak pertama kedua tim tampil cukup seimbang.
Keunggulan itu membuat Madura United menutup babak pertama dengan percaya diri. Namun, pertandingan ternyata berubah drastis setelah jeda turun minum.
Arema FC Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Arema FC tampil lebih agresif dan langsung memberikan tekanan ke lini pertahanan Madura United. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Dalberto berhasil mencetak gol penyeimbang.
Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi tim tamu. Arema FC semakin percaya diri dalam membangun serangan dan terus menekan pertahanan Madura United.
Tak lama berselang, Arema FC kembali mencetak gol melalui Vinicius. Striker Arema FC itu dengan tenang memanfaatkan peluang di depan gawang yang tidak terkawal untuk membawa timnya berbalik unggul 2-1.
Gol kedua Arema FC membuat pertandingan semakin sengit. Madura United yang tertinggal mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.
Gol Penyeimbang dan Akhir Dramatis
Madura United akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui situasi bola mati. Pemain bertahan bertubuh tinggi dari Madura United berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Setelah gol penyeimbang tersebut, kedua tim terus berusaha mencari gol kemenangan. Arema FC sempat menguasai bola dan menciptakan beberapa peluang tambahan, namun tidak ada gol lagi yang tercipta.
Peluit panjang akhirnya dibunyikan wasit menandai berakhirnya pertandingan. Skor imbang 2-2 memastikan kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam laga derbi Jawa Timur tersebut.
Hasil ini membuat Madura United belum mampu memperbaiki tren performa mereka secara signifikan, sementara Arema FC juga gagal membawa pulang kemenangan meski sempat unggul di babak kedua.
Derbi Jawa Timur antara Madura United dan Arema FC kembali membuktikan reputasinya sebagai pertandingan penuh gengsi dan tensi tinggi, dengan kedua tim menunjukkan permainan menyerang hingga menit terakhir.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh