BLITAR - Persib Bandung semakin menunjukkan taringnya sebagai calon kuat juara musim ini. Tim berjuluk Maung Bandung tersebut sukses mengamankan posisi mereka di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 setelah menumbangkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-22 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Kemenangan ini terasa sangat krusial bagi anak asuh Bojan Hodak. Tambahan tiga poin membuat Persib Bandung kini mengoleksi 50 poin, unggul dari rival abadi mereka, Persija Jakarta, yang membuntuti di posisi kedua dengan 47 poin. Langkah Pangeran Biru untuk merengkuh gelar ketiga musim ini pun diprediksi akan semakin ringan, mengingat mereka masih menyisakan satu tabungan laga lebih banyak dibandingkan Macan Kemayoran.
Drama 105 Menit dan Kartu Merah Igor Rodriguez
Pertandingan melawan Persita Tangerang tadi malam berjalan dengan tensi yang sangat tinggi. Laga bahkan harus berlangsung hingga 105 menit akibat banyaknya insiden yang menguras emosi di lapangan. Puncak ketegangan terjadi pada masa perpanjangan waktu babak kedua ketika kiper Persita, Igor Rodriguez, melakukan pelanggaran keras terhadap Beckham Putra dalam situasi serangan balik cepat.
Wasit Chandra yang memimpin laga sempat meninjau Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya mantap mengeluarkan kartu merah untuk Rodriguez. Karena kuota pergantian pemain telah habis, Persita terpaksa memasang penyerang mereka, Hokky Caraka, untuk berdiri di bawah mistar gawang sebagai kiper dadakan di menit-menit akhir laga.
Gol tunggal kemenangan Persib sendiri dicetak oleh penyerang asal Prancis, Andre Jung, pada menit ke-50. Memanfaatkan assist terukur dari Luciano Guikoa, tandukan Jung meluncur deras ke gawang Pendekar Cisadane dan menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang penuh drama tersebut.
Sanksi Internal dan Sorotan Internasional
Di balik euforia kemenangan di kompetisi domestik, manajemen Persib Bandung saat ini tengah menghadapi situasi pelik di level Asia. Insiden kericuhan yang terjadi pasca laga melawan Ratchaburi FC di ajang AFC Champions League 2 pada 18 Februari 2026 lalu menyisakan luka mendalam bagi citra sepak bola Indonesia.
Dalam laga internasional tersebut, oknum suporter dilaporkan melakukan pelanggaran berat mulai dari penyalaan petasan, pelemparan objek, hingga aksi pitch invasion. Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan langkah antisipasi, manajemen Persib memutuskan untuk menutup sementara Tribun Selatan dan VIP Barat Selatan sektor D dan E sejak laga melawan Persita tadi malam.
"Kami memahami emosi pendukung sangat besar di level Asia, namun tindakan yang membahayakan keselamatan tidak bisa ditoleransi. Kami sedang melakukan investigasi internal menyeluruh," ujar Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Aditya Putra Herawan.
Reaksi Keras Marc Klok dan Menpora Erik Tohir
Gelandang andalan Persib, Marc Klok, turut menyuarakan kekecewaannya atas insiden internasional tersebut. Menurutnya, aksi kekerasan hanya akan merugikan klub, baik secara finansial melalui denda maupun sanksi bertanding tanpa penonton. Klok mengingatkan rekan-rekan setim dan suporter untuk belajar dari masa pandemi COVID-19, di mana sepak bola terasa hambar tanpa kehadiran penonton.
Senada dengan Klok, Menpora RI Erik Tohir menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak AFC. Ia menyayangkan adanya kerusakan fasilitas di GBLA dan intimidasi terhadap awak media yang bertugas. "Kita tunggu penilaian dari AFC. Wilayah sanksi ada di sana, tapi yang pasti kejadian seperti ini harus diantisipasi agar tidak terulang," tegas Erik.
Meskipun harus tersingkir di babak 16 besar AFC Champions League 2, pencapaian Persib musim ini sebenarnya lebih baik dibanding musim lalu yang gugur di fase grup. Namun, sorotan negatif dari media asing seperti media Vietnam, Soha, yang menyebut insiden di Bandung sebagai pengalaman menakutkan bagi tim tamu, menjadi tamparan keras bagi manajemen untuk segera berbenah demi menjaga marwah klub di kancah internasional. Kini, fokus utama Persib adalah menjaga konsistensi di puncak klasemen demi mengunci gelar juara liga musim ini. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.