Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Skandal di GBT! Direktur PT LIB Buka Suara Soal Wasit Eko Saputra, Bojan Hodak dan Federico Barba Ungkap Kekecewaan Mendalam!

Satria Wira Yudha Pratama • Jumat, 6 Maret 2026 | 12:39 WIB

Drama Surabaya: Ferry Paulus hingga Bojan Hodak soroti kinerja wasit Eko Saputra di laga Persebaya vs Persib. Simak ulasan lengkap mengenai tuntutan keadilan bagi Maung Bandung!
Drama Surabaya: Ferry Paulus hingga Bojan Hodak soroti kinerja wasit Eko Saputra di laga Persebaya vs Persib. Simak ulasan lengkap mengenai tuntutan keadilan bagi Maung Bandung!

BLITAR  – Gelombang protes pasca-laga pekan ke-24 antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) terus memuncak. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, dikabarkan memberikan atensi serius terhadap laporan yang masuk mengenai kepemimpinan wasit Eko Saputra yang dinilai banyak pihak merugikan sportivitas pertandingan.

Kekecewaan ini bukan tanpa alasan. Gol Kakang Rudianto yang dianulir serta pemberian penalti untuk tuan rumah menjadi sumbu utama kemarahan publik. Pelatih Persib, Bojan Hodak, tertangkap kamera beberapa kali menggelengkan kepala melihat keputusan-keputusan yang dianggap tidak masuk akal. Meski berusaha tetap tenang dalam konferensi pers, Hodak mengisyaratkan bahwa evaluasi besar-besaran harus segera dilakukan demi integritas liga.

Bek asing Persib, Federico Barba, yang terlibat langsung dalam insiden penalti dan benturan keras di lapangan, juga dikabarkan sempat mengungkapkan rasa frustrasinya. Bagi para pemain, keputusan yang meragukan di lapangan terasa seperti mengabaikan kerja keras dan keringat yang telah mereka tumpahkan selama 90 menit.

Namun, di tengah tekanan dan situasi yang tidak berpihak, skuad Maung Bandung justru menunjukkan karakter aslinya. Alih-alih runtuh karena emosi, Marc Klok dkk tetap menunjukkan mentalitas pantang menyerah hingga peluit panjang dibunyikan. Semangat juang inilah yang kini menuai simpati luas dari para suporter dan pengamat sepak bola nasional.

Media sosial pun tak luput dari gemuruh tuntutan keadilan. Tagar terkait evaluasi wasit melonjak tajam, menuntut transparansi dalam penggunaan teknologi VAR yang dianggap tidak maksimal karena keterbatasan sudut kamera. Publik berharap federasi tidak hanya mengeluarkan pernyataan umum, tetapi melakukan analisis objektif terhadap setiap momen krusial yang terjadi di GBT.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#liga 1 indonesia #bojan hodak #persebaya surabaya #persib bandung #Wasit Eko Saputra