BLITAR – Comeback bek jangkung Elkan Baggott menjadi sorotan utama dalam persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA Series 2026. Setelah dua tahun absen dari skuad Garuda, pemain yang kini berkarier di Inggris itu kembali mendapat panggilan dari pelatih baru John Herdman.
Kembalinya Baggott diyakini akan mengubah peta persaingan di lini pertahanan tim nasional. Apalagi, agenda internasional yang padat menuntut pelatih memiliki banyak opsi pemain dengan kualitas merata.
Selain itu, Timnas Indonesia juga tengah bersiap menjalani laga uji coba internasional dalam ajang FIFA Series 2026. Pertandingan tersebut akan menjadi panggung debut bagi John Herdman di hadapan publik sepak bola Tanah Air.
Baca Juga: Pagar Nusa Kota Blitar Turun Jalan Bagi-bagi Takjil
Comeback Elkan Baggott Setelah Dua Tahun
Setelah cukup lama tidak terlihat dalam skuad nasional, Elkan Baggott akhirnya kembali dipanggil untuk memperkuat Garuda. Terakhir kali ia tampil bersama tim nasional adalah pada babak 16 besar Piala Asia 2023 saat menghadapi Australia pada Januari 2024.
Selama periode tersebut, Baggott tetap melanjutkan karier profesionalnya di Inggris bersama Ipswich Town. Ia juga sempat dipinjamkan ke beberapa klub guna mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Kini, dengan usia yang semakin matang dan postur mencapai 194 cm, kehadirannya dinilai bisa menjadi tambahan kekuatan penting bagi lini belakang Garuda. Badan Tim Nasional (BTN) menyebut bahwa pemain berusia 23 tahun itu memang sudah lama dipantau oleh John Herdman sebelum akhirnya dipanggil kembali.
Baca Juga: AUTP Kota Blitar Terganjal Regulasi Daerah
Persaingan Ketat di Posisi Bek Tengah
Masuknya Baggott membuat persaingan di posisi bek tengah Timnas Indonesia semakin ketat. Saat ini terdapat sejumlah nama yang juga rutin menjadi pilihan di sektor pertahanan.
Beberapa di antaranya adalah Jay Idzes, Justin Hubner, Rizky Ridho, serta Muhammad Ferrari. Situasi ini semakin menarik karena bek naturalisasi Mees Hilgers sedang mengalami cedera sehingga membuka peluang bagi pemain lain.
Selain itu, bek serbabisa Kevin Diks juga dapat dimainkan sebagai bek tengah meski posisi aslinya berada di sisi sayap pertahanan.
Banyaknya pilihan pemain membuat John Herdman memiliki keleluasaan untuk meramu komposisi pertahanan terbaik. Namun di sisi lain, kondisi ini memaksa setiap pemain menunjukkan performa maksimal jika ingin mengamankan tempat di tim utama.
Baca Juga: Rejuvenasi Generasi Tani Muda: YBTS Hadirkan Urban Farming dan Biochar di SMKN 1 Kademangan Blitar
Jay Idzes Diprediksi Tetap Jadi Pilar
Di tengah ketatnya persaingan tersebut, satu nama diprediksi tetap menjadi pilar utama di lini belakang Garuda, yakni Jay Idzes.
Bek yang juga menjabat kapten Timnas Indonesia itu tampil konsisten bersama klubnya, Sassuolo, di kompetisi Serie A.
Pengalaman bermain di level Eropa membuat Idzes dianggap sebagai sosok pemimpin di jantung pertahanan. Tantangan bagi pelatih adalah menentukan tandem paling ideal untuk mendampinginya.
Beberapa opsi yang muncul adalah Rizky Ridho dan Justin Hubner yang selama ini sudah memiliki chemistry kuat. Namun tidak menutup kemungkinan Elkan Baggott juga mendapat kesempatan sebagai rotasi atau pelapis.
Debut John Herdman Dinanti
Selain kabar comeback pemain, publik juga menantikan debut resmi John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Pelatih asal Inggris tersebut dijadwalkan menjalani laga perdana saat Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 Maret 2026.
Pengamat sepak bola nasional Roni Pangemanan menilai Herdman menunjukkan komitmen besar terhadap proyek sepak bola Indonesia. Salah satu buktinya adalah keputusan sang pelatih untuk tinggal di Jakarta bersama keluarganya selama menangani tim nasional.
Menurutnya, langkah tersebut jarang dilakukan pelatih asing sebelumnya dan menjadi sinyal keseriusan dalam membangun tim secara jangka panjang.
“Dia membawa keluarganya tinggal di Jakarta. Itu bukan hal mudah bagi pelatih asing. Artinya ada komitmen besar untuk proyek timnas,” ujar Pangemanan.
Debut Herdman di ajang FIFA Series 2026 pun dinilai menjadi momentum penting. Selain menjadi uji coba strategi, pertandingan tersebut juga akan memperlihatkan bagaimana ia memaksimalkan potensi skuad Garuda.
Dengan komposisi pemain yang semakin kompetitif, termasuk kembalinya Elkan Baggott, publik berharap Timnas Indonesia mampu membangun lini pertahanan yang lebih kokoh untuk menghadapi berbagai turnamen internasional ke depan.
Editor : Izahra Nurrafidah