Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pelatih Eropa Kaget Lihat Postur Timnas Indonesia, Kembalinya Elkan Baggott Jadi Senjata Baru Garuda Jelang FIFA Series 2026

Izahra Nurrafidah • Senin, 16 Maret 2026 | 16:05 WIB
Pelatih Eropa Kaget Lihat Postur Timnas Indonesia, Kembalinya Elkan Baggott Jadi Senjata Baru Garuda Jelang FIFA Series 2026
Pelatih Eropa Kaget Lihat Postur Timnas Indonesia, Kembalinya Elkan Baggott Jadi Senjata Baru Garuda Jelang FIFA Series 2026

BLITAR – Postur pemain Timnas Indonesia kini mulai menjadi sorotan dunia sepak bola internasional. Jika sebelumnya skuad Garuda kerap dianggap kalah secara fisik dari pemain Eropa, kini pandangan tersebut mulai berubah.

Seorang pelatih asal Bulgaria, Alexander Dimitrov, bahkan mengaku terkejut melihat perkembangan fisik para pemain Timnas Indonesia saat ini. Menurutnya, beberapa pemain Garuda memiliki tinggi badan yang tidak kalah dengan pemain Eropa.

Komentar tersebut semakin menarik perhatian setelah kabar kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia mencuat. Bek jangkung dengan tinggi hampir dua meter itu dipastikan masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk menghadapi agenda FIFA Series 2026.

Perkembangan ini membuat banyak pengamat menilai bahwa kekuatan fisik Timnas Indonesia kini semakin kompetitif di level internasional.

Baca Juga: Persebaya Siap IPO? Azrul Ananda Buka Strategi Besar Amankan Masa Depan Klub, Target Profesional dan Mandiri Secara Bisnis

Postur Pemain Timnas Indonesia Mulai Jadi Sorotan

Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi Timnas Indonesia memang cukup signifikan. Perubahan tidak hanya terjadi pada gaya permainan, tetapi juga pada komposisi fisik para pemainnya.

Dulu, tim-tim Asia Tenggara sering dipandang memiliki pemain dengan postur relatif lebih pendek dibandingkan negara lain. Namun menurut Alexander Dimitrov, situasi tersebut mulai berubah ketika melihat komposisi pemain Timnas Indonesia saat ini.

Ia menyebut beberapa pemain Garuda memiliki tinggi badan yang sangat ideal untuk sepak bola modern.

“Jika dilihat sekilas, beberapa pemain Timnas Indonesia memiliki postur yang tidak kalah dari pemain Eropa,” ungkap Dimitrov.

Dalam sepak bola modern, keunggulan fisik menjadi faktor penting. Duel udara, perebutan bola, hingga situasi bola mati sering kali ditentukan oleh kekuatan fisik dan tinggi badan pemain.

Baca Juga: Azrul Ananda Ungkap Rahasia Sukses DBL hingga Akuisisi Persebaya: Berawal dari Konten Koran, Kini Bisnis Ratusan Miliar

Lini Belakang Garuda Dipenuhi Pemain Tinggi

Jika melihat komposisi lini belakang Timnas Indonesia saat ini, komentar Dimitrov bukan tanpa alasan. Skuad Garuda memang memiliki sejumlah pemain bertahan dengan postur menjulang.

Kapten lini belakang, Jay Idzes, misalnya, memiliki tinggi sekitar 190 sentimeter. Postur tersebut membuatnya sangat kuat dalam duel udara serta menjaga area pertahanan.

Di bawah mistar gawang, Timnas Indonesia juga memiliki penjaga gawang bertubuh tinggi, yaitu Maarten Paes. Kiper yang memiliki tinggi sekitar 191 sentimeter itu dikenal memiliki jangkauan luas dalam menghalau bola.

Selain itu, ada pula bek muda berbakat Justin Hubner yang memiliki tinggi sekitar 187 sentimeter dan dikenal tangguh dalam duel fisik.

Namun dari semua nama tersebut, sosok yang paling mencuri perhatian tetaplah Elkan Baggott.

Baca Juga: Pagar Nusa Kota Blitar Turun Jalan Bagi-bagi Takjil

Kembalinya Elkan Baggott Jadi Sorotan

Bek berusia 22 tahun tersebut memiliki tinggi sekitar 196 sentimeter. Postur itu membuatnya sering dijuluki sebagai “tembok raksasa” di lini pertahanan Timnas Indonesia.

Menariknya, Baggott sempat lama tidak terlihat dalam skuad Garuda setelah tampil pada AFC U-23 Asian Cup 2024. Absennya pemain yang berkarier di Eropa tersebut sempat menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan suporter.

Namun kini kabar baik akhirnya datang. Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji, memastikan bahwa Baggott akan kembali memperkuat Timnas Indonesia.

Kehadirannya disebut akan menambah kekuatan lini belakang Garuda, terutama dalam menghadapi pertandingan internasional yang membutuhkan ketangguhan fisik.

Baca Juga: AUTP Kota Blitar Terganjal Regulasi Daerah

Strategi Pelatih Bangun Tim Kuat Secara Fisik

Pemanggilan kembali Baggott juga tidak lepas dari keputusan pelatih kepala Timnas Indonesia saat ini, John Herdman.

Pelatih asal Kanada tersebut disebut ingin membangun tim yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga tangguh secara fisik.

Dalam kompetisi internasional, aspek fisik menjadi salah satu faktor krusial. Menghadapi tim dari berbagai benua menuntut pemain yang mampu bersaing dalam duel udara, perebutan bola, dan situasi bola mati.

Dengan tinggi badan hampir dua meter, Baggott dinilai dapat menjadi senjata penting bagi Timnas Indonesia, baik saat bertahan maupun saat menyerang melalui skema bola mati.

Baca Juga: Rejuvenasi Generasi Tani Muda: YBTS Hadirkan Urban Farming dan Biochar di SMKN 1 Kademangan Blitar

Era Baru Timnas Indonesia?

Komentar Alexander Dimitrov menunjukkan bahwa perubahan Timnas Indonesia mulai diperhatikan oleh dunia luar.

Kini skuad Garuda tidak hanya mengandalkan kecepatan dan teknik, tetapi juga memiliki pemain dengan postur tinggi dan kekuatan fisik yang baik.

Dengan kombinasi pemain diaspora, naturalisasi, serta talenta lokal yang berkembang pesat, kualitas Timnas Indonesia dinilai meningkat drastis.

Kembalinya Elkan Baggott semakin mempertegas bahwa lini pertahanan Garuda kini semakin solid.

Jika perkembangan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan baru di kawasan Asia.

Kini para suporter hanya menunggu satu hal: bagaimana performa Elkan Baggott saat kembali mengenakan seragam merah putih. Apakah ia akan langsung menjadi pilar utama pertahanan Garuda?

Satu hal yang pasti, dengan postur pemain yang semakin kompetitif, Timnas Indonesia kini mulai menunjukkan bahwa mereka siap bersaing dengan siapa pun di panggung internasional.

Editor : Izahra Nurrafidah
#Postur pemain Timnas Indonesia #Alexander Dimitrov #Timnas Indonesia #Elkan Baggott #FIFA series 2026