BLITAR - Indomobil EMotor resmi menghadirkan produk terbarunya, Sprinto EV, yang menjadi motor listrik ketiga setelah Adora dan Tirano. Motor ini menawarkan performa lebih agresif dengan akselerasi yang responsif berkat motor listrik 3,5 KW, lebih besar dibanding Adora dan Tirano yang masing-masing 3 KW.
Sprinto EV dibanderol di kisaran Rp25,5 juta dan diluncurkan di GJAW 2025, namun untuk ulasan lebih detil, tim Motomotif TV menyambangi dealer Indomobil EMotor di MT Hariono.
Desain Sporty dan Fitur Modern
Secara desain, Sprinto EV memiliki tampilan lebih sporty dan maskulin dibanding Adora yang lebih manis. Garis bodinya tajam dan agresif, mirip Honda Vario, namun tetap mempertahankan identitas Indomobil.
Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Dirilis! Seri Pembuka Thailand hingga Final Musim, Catat Tanggalnya
Panel indikator kini menggunakan layar TFT touch screen dengan berbagai fitur modern, termasuk speedometer digital, trip meter, odometer, dan riding mode (Comfort, Sport, Boost). Mode Boost memungkinkan akselerasi maksimal, membuat Sprinto EV lari lebih kencang di kelasnya.
Di bagian depan, motor ini sudah menggunakan rem cakram ganda dengan kaliper dua piston, sedangkan lampu depan mengusung LED multi-titik dengan DRL terpisah. Pelek 14 inci berpadu dengan ban Yuan dari China memberikan tampilan tangguh sekaligus stabil.
Suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang ganda menambah kenyamanan berkendara, sementara jok lebar dan empuk menjamin posisi berkendara nyaman, baik untuk pengendara maupun penumpang.
Fitur Teknologi Canggih
Sprinto EV dilengkapi fitur-fitur canggih yang sebelumnya ada di Tirano dan Adora, ditambah beberapa inovasi baru. Salah satunya adalah indikator GeVC yang menampilkan besaran gravitasi saat motor berbelok atau melakukan akselerasi. Terdapat juga TPMS (Tire Pressure Management System), sistem speaker bawaan untuk memutar musik, dan konektivitas mirroring dari smartphone Android atau iOS.
Selain itu, motor ini menawarkan fitur regeneratif brake dengan tiga tingkat kekuatan untuk menambah efisiensi baterai saat deselerasi. Fitur walking mode memungkinkan motor bergerak pelan tanpa harus didorong saat menghadapi kondisi sulit.
Ada juga tombol shift untuk mengganti mode berkendara, tombol R untuk mundur, dan berbagai tombol kontrol lain seperti hazard, lampu, klakson, serta parking mode.
Bagasi, Keamanan, dan Kapasitas Baterai
Sprinto EV menyediakan bagasi yang cukup besar di bawah jok, mampu menampung helm open face dan perlengkapan kecil lainnya. Motor ini menggunakan baterai 2,45 kWh, sama seperti Adora dan Tirano, dengan waktu pengisian standar sekitar 6 jam.
Fast charging tersedia sebagai aksesoris opsional untuk pengisian lebih cepat. Sistem keamanan juga diperhatikan, termasuk alarm yang aktif otomatis dan penguncian roda belakang, memastikan motor tidak bisa digeser sembarangan.
Performa Berkendara dan Pilihan Warna
Dengan bobot cukup berat, Sprinto EV tetap lincah karena motor listrik 3,5 KW dan mode Boost-nya yang responsif. Top speed motor ini dipatok di 95 km/jam, setara dengan Adora dan Tirano, namun akselerasinya lebih cepat dan nyaman untuk penggunaan harian. Klaim jarak tempuhnya mencapai 110 km untuk pemakaian normal, cukup untuk komuter jarak menengah.
Baca Juga: MotoGP 2027: Bocoran Line Up Ducati dan Aprila, Marquez Masih Jadi Andalan Meski Peko Hengkang
Indomobil menawarkan berbagai pilihan warna menarik, termasuk Flash Gray, Velocity Red, Lightning White, Turbo Green, dan Bleit Yellow. Desain sporty, kombinasi warna cerah, serta fitur-fitur modern membuat Sprinto EV cocok bagi pengendara muda yang menginginkan motor listrik stylish dan performa tinggi.
Dengan peluncuran Sprinto EV, Indomobil EMotor semakin menegaskan posisinya di pasar motor listrik Indonesia, menghadirkan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kecepatan, kenyamanan, dan gaya. Bagi penggemar motor listrik, Sprinto EV menjanjikan pengalaman berkendara yang lebih seru dibandingkan model sebelumnya.
Editor : Axsha Zazhika