JAKARTA - Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 kembali jadi perbincangan setelah diuji langsung dalam penggunaan harian. SUV kompak ini disebut-sebut sebagai salah satu mobil hybrid paling irit di Indonesia, dengan konsumsi bahan bakar yang tembus hingga 1:24.
Dalam pengujian, Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 menunjukkan performa efisiensi yang cukup impresif. Bahkan, konsumsi bahan bakar paling borosnya diklaim masih di angka 1:19, sementara rata-rata penggunaan berada di kisaran 1:20 hingga 1:21. Angka ini membuatnya unggul sebagai kendaraan harian, terutama di kondisi lalu lintas perkotaan yang padat.
Tak heran, Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 disebut sebagai salah satu mobil paling hemat yang pernah digunakan dalam segmennya. Apalagi, sistem hybrid-nya bekerja optimal saat kondisi stop and go, sehingga cocok untuk penggunaan dalam kota.
Konsumsi BBM Irit, Cocok untuk Dalam Kota
Keunggulan utama Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 memang terletak pada efisiensi bahan bakarnya. Sistem hybrid memanfaatkan energi dari pengereman untuk mengisi ulang baterai, sehingga penggunaan bensin bisa ditekan seminimal mungkin.
Menariknya, mobil ini juga memiliki mode EV (Electric Vehicle) yang memungkinkan kendaraan berjalan hanya dengan tenaga listrik. Namun, mode ini baru aktif jika baterai memiliki kapasitas tertentu, yang biasanya diisi melalui proses deselerasi atau pengereman.
Meski kapasitas tangki tergolong kecil, sekitar 30–35 liter, efisiensi tinggi membuat daya jelajah mobil ini tetap optimal untuk perjalanan harian.
Performa Cukup, Bukan untuk Ngebut
Dari sisi performa, Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 menawarkan tenaga yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Mobil ini tidak dirancang untuk kecepatan tinggi, melainkan fokus pada efisiensi dan kenyamanan berkendara.
Meski begitu, tersedia mode berkendara seperti Eco dan Power yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Mode Eco membantu menghemat bahan bakar, sedangkan mode Power memberikan respons akselerasi yang lebih sigap saat dibutuhkan.
Pengalaman berkendara juga didukung radius putar yang baik, membuat mobil ini lebih mudah bermanuver, terutama di jalan sempit atau saat putar balik.
Fitur Modern dan Kenyamanan Kabin
Masuk ke dalam kabin, Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 menghadirkan desain modern dengan head unit besar dan tampilan menyerupai kokpit pesawat. Nuansa interior diperkuat dengan ambient light berwarna biru yang menjadi ciri khas mobil hybrid.
Selain itu, mobil ini juga sudah dilengkapi berbagai fitur seperti dashcam bawaan, sensor keselamatan, serta sistem peringatan jika ada kendaraan di sekitar.
Dari sisi kenyamanan, kabin tergolong cukup kedap dan tidak menimbulkan suara berisik yang mengganggu. Material interior juga dinilai mengalami peningkatan dibanding model Toyota sebelumnya yang sering dikeluhkan soal bunyi interior.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meski memiliki banyak keunggulan, Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 tetap memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah desain panoramic roof yang tidak bisa dibuka, sehingga terasa kurang maksimal bagi pengguna yang mengharapkan sunroof fungsional.
Selain itu, pilar A yang cukup tebal juga menjadi catatan. Hal ini berpotensi menimbulkan blind spot yang mengganggu visibilitas pengemudi saat berkendara.
Kelemahan lain yang dirasakan adalah panas pada bagian atap kabin. Meski sudah menggunakan kaca film, area kepala tetap terasa panas saat siang hari, terutama dalam kondisi cuaca terik.
Kesimpulan: Mobil Harian yang Efisien
Secara keseluruhan, Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 tetap menjadi pilihan menarik di segmen SUV hybrid. Dengan konsumsi bahan bakar yang sangat irit, fitur yang cukup lengkap, serta kenyamanan yang baik, mobil ini cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.
Meski memiliki beberapa kekurangan, hal tersebut masih bisa ditoleransi jika dibandingkan dengan keunggulan yang ditawarkan. Bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan kenyamanan, mobil ini layak dipertimbangkan.
Di pasar Indonesia, Toyota Yaris Cross Hybrid 2024 diperkirakan dibanderol di kisaran Rp360 juta hingga Rp370 juta, menjadikannya kompetitif di kelas SUV hybrid kompak.
Editor : Novica Satya Nadianti