BLITAR – Fenomena "Cowok Minimal Aerox" yang viral di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram ternyata berdampak signifikan pada bursa kendaraan roda dua seken. Yamaha Aerox, yang dikenal sebagai salah satu motor bekas bandel harga terjangkau, kini menduduki posisi puncak sebagai unit yang paling banyak dicari (best seller). Desainnya yang sporty dan mesin bertenaga 155 cc VVA menjadikannya standar baru gaya hidup anak muda di perkotaan.
Bagi calon pembeli yang jeli, mencari unit Aerox yang masih "sehat" memerlukan ketelitian ekstra. Di pasar motor bekas Solo dan sekitarnya, stok untuk generasi pertama (tahun 2017-2018) tercatat sangat langka karena peminatnya yang membludak. Harga untuk unit tahun tua ini pun tergolong stabil di angka Rp17 juta hingga Rp19 jutaan, tergantung pada kondisi fisik dan kesehatan mesinnya.
Panduan Harga Aerox: Dari Tipe Connected hingga Cyber City
Memasuki tahun 2026, variasi harga Yamaha Aerox bekas sangat bergantung pada tipe dan kondisi kilometer. Untuk Yamaha Aerox tipe S (ABS) tahun 2021-2022, harga pasaran saat ini berada di kisaran Rp24 juta hingga Rp26,5 juta. Menariknya, untuk unit dengan plat luar kota, konsumen bisa mendapatkan penawaran yang lebih miring, yakni sekitar Rp18,5 jutaan untuk tahun 2022, meski tetap harus memperhatikan biaya mutasi atau balik nama.
Salah satu varian yang paling ikonik dan memiliki nilai jual tinggi adalah Aerox Cyber City. Dengan perpaduan warna biru ungu yang mencolok, unit tahun 2023 ini dibanderol di angka Rp26,8 juta. "Cyber City memang harganya sedikit di atas tipe biasa karena desainnya yang spesial dan banyak dicari. Untuk pengambilan dari pedagang saja, unit tahun 2023 masih di angka 22 sampai 23,5 jutaan jika kondisinya istimewa," jelas pengelola Aneka Jasa Motor Solo.
Baca Juga: Nissan Grafit 2026 Resmi Hadir, MPV Murah 7 Penumpang dengan Fitur Lengkap dan Harga Ramah Kantong!
Tips Teliti Sebelum Meminang Motor "Ngabers"
Menjadi motor bekas bandel harga terjangkau bukan berarti tanpa celah. Redaksi menyarankan calon pembeli untuk memperhatikan beberapa detail krusial. Pertama adalah bagian ban. Banyak pemilik sebelumnya mengganti ban Aerox dengan ukuran kecil (ban cacing) demi mengejar tampilan atau mempermudah pijakan kaki. Padahal, mengganti kembali ke ukuran standar membutuhkan biaya sekitar Rp900 ribu untuk satu set ban depan-belakang.
Kedua, perhatikan kondisi comstir. Sebagai motor dengan body yang cukup bongsor, komponen ini sering menjadi titik lemah. Ketiga, pastikan mengecek sistem Keyless pada tipe tertinggi (S/ABS). "Keuntungan membeli di dealer resmi motor bekas adalah adanya transparansi biaya perbaikan dan garansi servis selama satu bulan. Ini penting agar konsumen tidak pusing memikirkan biaya tambahan setelah motor dibawa pulang," tambahnya.
Baca Juga: Kenapa Mobil Nissan Mahal dan Kurang Laku di Indonesia? Ini Jawaban Lengkap yang Jarang Dibahas!
Investasi Gaya Hidup yang Tetap Rasional
Meski harga bekasnya kadang dianggap mendekati harga barunya saat pertama kali rilis—terutama karena sempat terjadi fenomena inden panjang dan biaya administrasi tambahan pada unit baru beberapa tahun lalu—Aerox tetap menjadi investasi gaya hidup yang rasional. Nilai depresiasi yang rendah menjadikannya salah satu aset yang aman di kelas motor bekas bandel harga terjangkau.
Bagi Anda yang mencari unit dengan budget lebih terbatas, Yamaha Aerox generasi awal tetap menjadi pilihan paling masuk akal, meskipun barangnya sulit ditemukan di pasar. Pastikan Anda selalu melakukan test ride dan mengecek keaslian dokumen sebelum melakukan transaksi. Dengan perawatan yang tepat, motor "ngabers" ini siap menemani mobilitas harian Anda dengan performa maksimal dan gaya yang tetap kekinian. (*)