Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Chevrolet Spark LTZ 2017 Bekas Kini Rp120 Jutaan, City Car 1400 CC Ini Disebut Lebih Nyaman dari Brio RS

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 2 Mei 2026 | 18:42 WIB
Chevrolet Spark LTZ 2017 bekas kini Rp120 jutaan, punya mesin 1400 CC dan fitur modern. City car nyaman lawan Brio RS. (Pinterest)
Chevrolet Spark LTZ 2017 bekas kini Rp120 jutaan, punya mesin 1400 CC dan fitur modern. City car nyaman lawan Brio RS. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Chevrolet Spark LTZ 2017 kembali mencuri perhatian di pasar mobil bekas Indonesia.

City car asal Amerika Serikat ini mulai banyak diburu karena menawarkan harga yang jauh lebih murah dibanding rivalnya seperti Honda Brio RS, Suzuki Ignis, Kia Picanto, hingga Nissan March.

Di pasar mobil bekas saat ini, Chevrolet Spark LTZ 2017 sudah bisa dibawa pulang dengan harga sekitar Rp120 jutaan.

Padahal saat pertama kali meluncur pada 2017 lalu, mobil ini dibanderol hampir Rp200 juta.

Menariknya, Chevrolet Spark LTZ 2017 disebut punya sejumlah keunggulan yang membuatnya layak dipertimbangkan, terutama bagi pencari city car nyaman dengan fitur melimpah dan mesin terbesar di kelasnya.

Baca Juga: 5 Mobil Bekas Paling Irit Harga Rp90-112 Jutaan, Suzuki Ignis hingga Honda Brio Jadi Rebutan Tahun Muda

Harga Chevrolet Spark LTZ 2017 Bekas Turun Jauh

Mobil yang dulu dijual di kisaran Rp196 jutaan itu kini mengalami depresiasi cukup besar.

Unit yang direview dalam video bahkan ditawarkan di angka sekitar Rp123 jutaan.

Harga tersebut membuat Chevrolet Spark LTZ 2017 menjadi salah satu city car paling menarik di segmen mobil bekas. Sebab, Honda Brio RS tahun serupa masih berada di kisaran Rp150 jutaan.

Perbedaan harga yang cukup jauh menjadi alasan utama banyak orang mulai melirik Spark bekas. Selain lebih murah, mobil ini juga menawarkan karakter berkendara yang berbeda dibanding rival Jepang.

Mesin 1400 CC Jadi Nilai Jual Utama

Salah satu keunggulan terbesar Chevrolet Spark LTZ 2017 adalah penggunaan mesin 1.400 cc atau tepatnya 1.433 cc. Kapasitas itu menjadi yang terbesar di kelas city car.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 97 horsepower dan torsi 124 Nm.

Performanya dipadukan dengan transmisi CVT yang memiliki simulasi perpindahan gigi layaknya transmisi otomatis konvensional.

Karakter transmisinya dinilai lebih responsif dibanding CVT biasa, terutama saat melakukan kickdown atau menyalip kendaraan lain.

Saat diuji di area showroom, mobil ini disebut memiliki tarikan halus dengan setir yang terasa pas. Tidak terlalu ringan seperti Brio, namun juga tidak berat sehingga nyaman digunakan harian.

Suspensinya memang sedikit kaku, tetapi masih mampu meredam guncangan dengan baik untuk ukuran city car.

Desain Lebih Modern dan Fitur Cukup Lengkap

Dari sisi desain, Chevrolet Spark LTZ 2017 mengalami perubahan besar dibanding generasi sebelumnya.

Tampilan depannya disebut mirip Chevrolet Trax dengan grille modern serta lampu projector.

Mobil ini juga sudah dibekali DRL LED dan fog lamp, meski lampu utamanya masih halogen bawaan pabrik.

Di bagian samping, desain handle pintu belakang yang menyatu di pilar kaca menjadi ciri khas unik mobil ini. Sayangnya, penggunaan velg ring 14 inci dianggap terlalu kecil sehingga membuat tampilannya kurang sporty.

Masuk ke interior, seluruh material memang masih didominasi plastik keras. Namun kualitas finishing dinilai rapi dan lebih premium dibanding beberapa rival di kelasnya.

Spark LTZ juga memiliki head unit modern yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem audio bawaan disebut menjadi salah satu yang terbaik di segmen city car karena suara lebih jernih dan bertenaga.

Fitur lain yang tersedia antara lain traction control, ABS, EBD, dual airbags, steering control audio, hingga pengaturan kendaraan melalui head unit.

Kabin Belakang dan Bagasi Jadi Kekurangan

Meski unggul di fitur dan kenyamanan pengemudi, Chevrolet Spark LTZ 2017 ternyata punya beberapa kekurangan.

Ruang kabin belakang terasa sempit dengan posisi duduk yang kurang nyaman untuk perjalanan jauh.

Jok belakang disebut terlalu tegak dan kurang menopang paha penumpang.

Bagasinya juga tergolong kecil untuk ukuran city car. Proses pelipatan kursi belakang pun cukup merepotkan karena harus melepas beberapa bagian terlebih dahulu.

Selain itu, mobil ini belum memiliki sensor parkir bawaan yang sebenarnya cukup penting untuk penggunaan di kota besar.

Biaya Servis Chevrolet Spark Ternyata Tidak Mahal

Banyak orang masih menganggap mobil Chevrolet memiliki biaya perawatan mahal. Namun anggapan itu ditepis dalam review tersebut.

Biaya servis berkala Chevrolet Spark disebut berada di kisaran Rp650 ribu hingga Rp750 ribu, tidak jauh berbeda dengan city car Jepang.

Sementara penggantian oli berkisar Rp1 jutaan termasuk filter oli. Spare part seperti karet support shockbreaker yang menjadi penyakit umum mobil ini juga masih relatif terjangkau.

Pemilik hanya disarankan memastikan unit memiliki riwayat servis resmi dan mengecek kondisi kaki-kaki sebelum membeli.

Dengan harga bekas yang semakin murah, fitur modern, serta kenyamanan berkendara yang baik, Chevrolet Spark LTZ 2017 dinilai menjadi salah satu city car underrated yang patut dipertimbangkan di bawah Rp150 juta.

Baca Juga: 5 Mobil Bekas Paling Irit Harga Rp90-112 Jutaan, Suzuki Ignis hingga Honda Brio Jadi Rebutan Tahun Muda

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Chevrolet Spark bekas #mobil bekas city car #harga Chevrolet Spark #Chevrolet Spark LTZ 2017 #city car Rp120 jutaan