BLITAR - Motor listrik Alesa EX 3000 mulai mencuri perhatian pecinta kendaraan listrik di Indonesia. Meski namanya belum sepopuler merek lain, motor listrik Alesa EX 3000 justru menawarkan performa yang membuat banyak orang penasaran, terutama soal tenaga dan kemampuannya melibas tanjakan curam.
Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube otomotif, motor listrik Alesa EX 3000 diuji langsung di jalur menanjak dengan kondisi boncengan hingga total bobot sekitar 120 kilogram. Hasilnya cukup mengejutkan. Motor listrik dengan dinamo 3.000 watt ini mampu menanjak tanpa kesulitan berarti.
Alesa EX 3000 hadir dengan konsep skuter listrik bergaya retro modern. Ukurannya cukup compact dengan panjang sekitar 1,8 meter, lebar 72 cm, dan tinggi sekitar 1 meter. Dimensinya disebut mirip motor harian seperti Honda Beat sehingga tetap nyaman digunakan di jalan perkotaan.
Spesifikasi Motor Listrik Alesa EX 3000
Dari sisi desain, motor listrik Alesa EX 3000 sudah menggunakan sistem pencahayaan full LED, mulai dari lampu utama, lampu senja, hingga lampu sein. Tampilan depannya dibuat minimalis dengan aksen modern yang memberi kesan futuristik.
Bagian kaki-kaki menggunakan ban tubeless ukuran 90/90 ring 12 di depan dan belakang. Suspensi belakang memakai model double shock dengan rem cakram di kedua roda.
Yang paling menarik ada pada sistem penggeraknya. Berbeda dari kebanyakan motor listrik yang memakai hub motor di roda belakang, Alesa EX 3000 menggunakan sistem side drive atau penggerak samping.
Dinamo 3.000 watt ditempatkan di sisi roda belakang sehingga memberikan karakter tenaga yang berbeda. Sistem ini disebut mampu menghasilkan torsi lebih besar, terutama saat melewati tanjakan atau membawa beban berat.
Reviewer dalam video menyebut akselerasi motor terasa halus dan tidak menyentak saat digas. Bahkan pada mode berkendara tertinggi, tenaga tetap responsif namun nyaman dikendalikan.
“Alesa EX 3000 ini enak banget buat nanjak,” ujar reviewer saat mencoba motor tersebut di jalur menanjak.
Baterai Besar dan Jarak Tempuh
Motor listrik Alesa EX 3000 dibekali baterai LiFePO4 berkapasitas 76,8 volt 24 Ah atau sekitar 1,84 kWh. Berat baterainya mencapai 17 kilogram sehingga cukup besar dibanding motor listrik pada umumnya.
Menurut klaim yang disampaikan dalam ulasan, motor ini mampu menempuh jarak sekitar 70 kilometer dalam sekali pengisian daya dengan kecepatan maksimum hingga 75 km/jam.
Selain itu, charger bawaan memiliki output 80 volt 5 ampere yang membuat proses pengisian daya cukup stabil.
Menariknya lagi, motor listrik ini juga dilengkapi sistem pendingin pada area dinamo berupa air cooler. Fitur tersebut berfungsi menjaga suhu dinamo agar tidak cepat panas saat digunakan dalam perjalanan jauh maupun melewati tanjakan panjang.
Uji Tanjakan Jadi Sorotan
Salah satu momen paling menarik dalam video review adalah saat Alesa EX 3000 diuji di tanjakan panjang dengan dua orang penumpang.
Motor tetap mampu melaju tanpa kehilangan tenaga berarti. Bahkan saat dilakukan stop and go di tanjakan, motor masih bisa bergerak dengan mudah.
Penguji menyebut motor ini tidak memberikan tantangan berarti saat melewati jalur menanjak karena torsinya sangat kuat.
“Enggak ada tantangan, motor ini terlalu enteng buat nanjak,” kata reviewer sambil tertawa dalam video tersebut.
Meski begitu, ada satu catatan yang menjadi perhatian, yakni karakter suspensi belakang yang dianggap cukup keras saat melewati jalan bergelombang.
Harga Motor Listrik Alesa EX 3000
Saat pertama diluncurkan, harga motor listrik Alesa EX 3000 berada di kisaran Rp26 juta hingga Rp28 juta. Namun dalam kondisi bekas, unit yang direview disebut ditawarkan dengan harga sekitar Rp14 jutaan lengkap dengan surat kendaraan dan charger bawaan.
Harga tersebut dinilai cukup menarik mengingat motor ini memiliki tenaga besar 3.000 watt dan menggunakan sistem side drive yang masih jarang ditemui di pasar motor listrik Indonesia.
Dengan performa tanjakan yang impresif, desain unik, serta baterai berkapasitas besar, Alesa EX 3000 menjadi salah satu pilihan motor listrik yang mulai dilirik pecinta otomotif tanah air.
Editor : Axsha Zazhika