Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Honda Brio Irit BBM dan Tetap Jadi Mobil Terlaris, Ternyata Ini Alasan Banyak Orang Memilihnya Meski Fiturnya Kalah dari Rival

Muhammad Rusdian Nuzula • Senin, 25 Mei 2026 | 12:40 WIB
Honda Brio irit BBM hingga 22,6 km/liter di tol. Simak kelebihan, kekurangan, dan alasan mobil ini jadi yang terlaris. (PINTEREST)
Honda Brio irit BBM hingga 22,6 km/liter di tol. Simak kelebihan, kekurangan, dan alasan mobil ini jadi yang terlaris. (PINTEREST)

BLITAR KAWENTAR - Honda Brio irit BBM menjadi salah satu alasan utama mengapa mobil ini terus mendominasi pasar otomotif Indonesia. Meski memiliki beberapa kekurangan dari sisi fitur dibanding rival sekelasnya, Honda Brio tetap menjadi mobil dengan penjualan tertinggi dan paling diminati, khususnya varian Brio E Satya CVT.

Popularitas Honda Brio irit BBM tidak hanya ditopang efisiensi bahan bakar, tetapi juga desain menarik, kualitas rakitan yang solid, serta citra merek yang kuat di Indonesia. Kombinasi tersebut membuat mobil ini menjadi pilihan favorit pembeli pertama maupun kalangan muda.

Data penjualan menunjukkan Honda Brio menjadi mobil terlaris di Indonesia sepanjang periode Januari hingga November, mengungguli berbagai model populer lain di segmen kendaraan kompak.

Baca Juga: Tujuh Hatchback Bekas Murah yang Masih Layak Dibeli 2026, Toyota Yaris dan Ford Fiesta Punya Kelebihan Tersembunyi

Desain Honda Brio Jadi Daya Tarik Utama bagi Konsumen

Salah satu alasan Honda Brio begitu diminati adalah desainnya yang dianggap lebih menarik dibanding pesaing di kelas yang sama. Meski masuk kategori mobil terjangkau, tampilannya dinilai lebih premium dan tidak terkesan seperti mobil murah.

Desain velg dual tone memberikan kesan modern dan sporty. Selain itu, proporsi bodi hatchback kompak membuat mobil ini terlihat lebih dinamis dibanding beberapa rival di segmennya.

Honda Brio juga memiliki karakter desain yang sejak awal dikembangkan sebagai hatchback kompak, bukan murni kendaraan murah. Hal tersebut membuat proporsi dan tampilannya tetap menarik meski telah disesuaikan untuk pasar LCGC.

Bagian belakang kendaraan pun masih mempertahankan kesan modern sehingga banyak konsumen yang menjadikan faktor desain sebagai alasan utama memilih Honda Brio dibanding kompetitornya.

Build Quality dan Kenyamanan Berkendara Jadi Nilai Tambah

Selain desain, kualitas rakitan menjadi salah satu keunggulan Honda Brio. Material dashboard, door trim, hingga jok dinilai lebih solid dibanding beberapa rival di kelas yang sama.

Ketebalan jok memberikan kenyamanan lebih baik untuk penggunaan harian. Posisi duduk pengemudi juga menjadi salah satu aspek yang mendapat banyak apresiasi karena ergonomis dan memberikan visibilitas yang baik ke segala arah.

Saat digunakan berkendara, Honda Brio menawarkan karakter suspensi yang cukup nyaman tanpa mengorbankan kemampuan manuver. Mobil tetap stabil saat digunakan bermanuver maupun melaju pada kecepatan lebih tinggi.

Transmisi CVT yang digunakan juga dikenal responsif. Saat pengemudi membutuhkan akselerasi tambahan untuk menyalip kendaraan lain, respons mesin dan transmisi terasa cepat sehingga meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara.

Mesin 1.200 cc empat silinder yang digunakan turut memberikan karakter halus dan minim getaran dibanding beberapa mesin tiga silinder yang digunakan kompetitor.

Honda Brio Irit BBM, Tetapi Ada Kekurangan yang Perlu Diketahui

Baca Juga: Tujuh Hatchback Bekas Murah yang Masih Layak Dibeli 2026, Toyota Yaris dan Ford Fiesta Punya Kelebihan Tersembunyi

Keunggulan terbesar berikutnya adalah efisiensi bahan bakar. Dalam pengujian, Honda Brio mencatat konsumsi BBM mencapai 16,9 km per liter untuk penggunaan dalam kota.

Sementara pada perjalanan tol, konsumsi bahan bakarnya mampu mencapai 22,6 km per liter. Angka tersebut menempatkan Honda Brio sebagai salah satu mobil paling irit di kelas hatchback kompak.

Meski demikian, terdapat beberapa kekurangan yang cukup sering menjadi sorotan. Salah satunya adalah fitur yang dianggap tertinggal dibanding rival.

Pada varian yang diuji, Honda Brio masih menggunakan sistem kunci konvensional dan belum dilengkapi tombol start-stop engine. Head unit juga masih menggunakan model lama dan belum mendukung Apple CarPlay maupun Android Auto.

Fitur keselamatan seperti stability control dan mode berkendara juga belum tersedia. Padahal beberapa kompetitor telah menawarkan fitur-fitur tersebut sebagai perlengkapan standar.

Kekurangan lain adalah tingkat kebisingan kabin yang cukup terasa. Suara dari ban dan jalan atau road noise masih cukup terdengar ketika mobil melaju di kecepatan menengah hingga tinggi. Saat hujan deras, suara tetesan air pada atap juga dinilai cukup mengganggu bagi sebagian pengguna.

Meski akselerasi 0-100 km/jam mampu dicapai dalam 11,6 detik, performa tersebut masih sedikit tertinggal dibanding salah satu rival yang mampu mencatat waktu 10,9 detik.

Namun secara keseluruhan, Honda Brio tetap menawarkan paket yang menarik. Desain yang disukai pasar, kualitas rakitan yang baik, efisiensi bahan bakar tinggi, serta dukungan jaringan purnajual yang luas menjadi alasan kuat mengapa mobil ini terus menjadi primadona di Indonesia.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#kelebihan Honda Brio #Honda Brio irit BBM #konsumsi BBM Honda Brio #Honda Brio E Satya CVT #mobil terlaris di Indonesia