Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Review Acer Nitro V 15 Intel Core Ultra 7: Laptop Gaming Tangguh Layar 180 Hz, Ini Hasil Uji Performanya

Maylanni Diana Fitri • Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB
Cek review Acer Nitro V 15 bertenaga Intel Core Ultra 7 240H. Laptop gaming tangguh dengan layar IPS 180 Hz, kartu grafis RTX 4050, dan fitur lengkap NFC.(pinterest)
Cek review Acer Nitro V 15 bertenaga Intel Core Ultra 7 240H. Laptop gaming tangguh dengan layar IPS 180 Hz, kartu grafis RTX 4050, dan fitur lengkap NFC.(pinterest)

JAKARTA - Kehadiran varian laptop gaming teranyar dari ekosistem Acer kembali menggebrak pasar komputer jinjing performa tinggi lewat peluncuran Acer Nitro V 15 yang kini dipersenjatai oleh arsitektur prosesor Intel Core Ultra. Varian laptop gaming teranyar ini membawa diferensiasi spesifikasi teknis yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan lini produk pendahulunya di pasaran global.

Langkah strategis Acer dalam memadukan komponen pemrosesan tangguh mutakhir ini ditujukan untuk memberikan opsi komputasi tingkat tinggi yang stabil bagi para kreator konten dan pencinta aktivitas game seluler. Pengguna kini disuguhkan efisiensi pemrosesan data bertenaga serta estetika visual bodi yang eksklusif pada portofolio gawai kelas menengah ke atas tersebut.

"Jadi si Acer Nitro V 15 yang bakalan kita bahas ini dia pakai prosesor Intel Core 7 processor dengan SKU 240H," demikian dipaparkan oleh pengulas teknologi dalam kanal digital Andika Guys per Juli 2026. Melalui ulasan mendalam tersebut, terungkap jajaran data pengujian performa sintetis, ketangguhan kartu grafis, hingga detail aspek ergonomis bodi yang diusung oleh gawai ini.

Hasil Uji Benchmark Sintetis Intel Core Ultra 7 240H dan Kartu Grafis Nvidia RTX 4050

Menempati fokus utama pada sektor dapur pacu, Acer Nitro V 15 varian Intel ini mengandalkan prosesor Intel Core Ultra 7 240H yang membawa arsitektur 10 core dan 16 threads. Emelmen kode huruf H pada komponen SKU prosesor tersebut menegaskan fokus fungsionalitas perangkat untuk menyajikan performa tinggi (high performance).

Baca Juga: Koi Show Indonesia 2026: Persaingan Sengit 1.044 Ekor Ikan Berebut Gelar Grand Champion Kelas Over 80

Berdasarkan pengujian teknis memakai aplikasi Cinebench R23 dengan kondisi pengisian daya aktif (dicas), laptop gaming tangguh ini sukses menembus raihan skor rata-rata di angka 14.000-an poin untuk multi-core. Angka performa puncak tersebut berhasil dicatatkan secara konstan hingga pengujian berjalan pada putaran (running) ketujuh.

Sementara pada pengujian pemrosesan core tunggal (single core), prosesor laptop gaming ini mencetak skor sebesar 1.814 poin dengan lonjakan suhu standar Cinebench sempat menyentuh angka 100 derajat celcius. Namun, saat kabel pengisi daya dilepas (menggunakan daya baterai saja), performa komputasinya mengalami penurunan ke kisaran skor 8.000-an poin dengan suhu operasional yang lebih adem di angka 65 hingga 70 derajat celcius.

Keandalan sektor komputasi data tersebut dikombinasikan secara apik bersama kartu grafis Nvidia GeForce RTX 4050 yang memiliki kapasitas VRAM sebesar 6 GB. Komponen kartu grafis diskrit ini dikonfigurasikan dengan pasokan daya listrik Total Graphics Power (TGP) maksimal menyentuh angka 75 watt.

Melalui pengujian ketahanan grafis menggunakan aplikasi 3DMark Stress Test, Acer Nitro V 15 berhasil lolos dengan tingkat konsistensi stabilitas sistem yang luar biasa mencapai 99 persen. Suhu operasional kartu grafis RTX 4050 di dalam perangkat ini terpantau sangat dingin dan stabil berada di angka 65 derajat celcius saat digeber secara intensif.

Performa Gaming Harian dan Kecepatan Rendering Video Desain Kreatif

Masuk ke dalam pengujian aktivitas gaming harian sesuai dengan kodratnya, laptop gaming Acer Nitro V 15 diuji coba menjalankan beberapa judul game populer dengan lancar. Saat dipakai bermain game Dota 2 dan Valorant, sistem perangkat keras mampu mengeksekusi seluruh visualisasi grafis dengan aman tanpa kendala.

Baca Juga: Berawal dari Pengembangan Kasus Peredaran Narkoba, Seorang Oknum Polisi di Blitar Ditangkap, Begini Kronologinya

Pengujian berat berlanjut pada game Cyberpunk menggunakan setelan kualitas grafis Ray Tracing Low serta bantuan fitur DLSS Performance dengan kondisi fitur Multiframe dinonaktifkan. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menghasilkan tingkat kelancaran gambar rata-rata di kisaran 35 FPS (Frame Per Second), dan merangkak naik ke 42 FPS saat fitur Multiframe diaktifkan.

Suhu internal bodi saat menjalankan deretan game tersebut terpantau berada di atas kisaran 80 derajat celcius, alias tidak setinggi saat pengujian Cinebench R23. Konfigurasi memori bawaan perangkat ini langsung dibekali RAM sebesar 16 GB dual channel serta media penyimpanan SSD NVMe berkapasitas 512 GB (1/2 TB).

Kecepatan transfer data memori penyimpanan internalnya mencatatkan kecepatan baca (read) di angka 4.700 Mbps dan kecepatan tulis (write) di kisaran 3.400 Mbps. Saat dilakukan pengujian performa menggunakan Performance Mode, putaran kipas pendingin internal laptop tergolong lumayan berisik dengan suara menyerupai drone kecil yang hendak lepas landas.

Selain handal untuk performa gaming harian, laptop gaming ini diuji untuk kebutuhan penyuntingan video pada aplikasi Adobe Premiere Pro menggunakan template bawaan. Proses ekspor video beresolusi tinggi 4K berhasil dituntaskan dalam kurun waktu singkat 1 menit 52 detik, sedangkan untuk resolusi Full HD selesai dalam 56 detik.

Suhu laptop saat merender video di Adobe Premiere Pro terpantau aman berada di bawah tingkat 80 derajat celcius secara konsisten. Uji rendering objek tiga dimensi (3D) menggunakan aplikasi Blender dengan template BMW mencatatkan waktu 2 menit 48 detik via CPU render, dan melesat cepat menjadi 27 detik menggunakan GPU render dengan peak suhu menyentuh 100 derajat celcius.

Kemewahan Efek Pelangi Iris Descent dan Akurasi Warna Layar IPS 180 Hz

Beralih ke sektor estetika fisik, Acer Nitro V 15 menyuguhkan keunikan visual pada bagian penampang bodi belakang yang diberi julukan Victory Cover Design. Desain penampang luar ini tergolong spesial karena hanya tersedia secara eksklusif pada varian berprosesor Intel saja.

Logonya dirancang tanpa menggunakan lampu RGB, namun dapat memancarkan efek pelangi yang disebut Iris Descent berupa kilauan gradasi warna menyerupai piringan CD saat terpapar pantulan cahaya. Material bodi utama gawai memanfaatkan bahan polikarbonat dengan sentuhan akhir (finishing) semi glossy yang rapi, meski memiliki karakteristik gampang menempel bekas sidik jari (fingerprint).

Pada sektor papan ketik, gawai ini menyematkan ukuran tombol penuh (full size) yang telah dilengkapi dengan lampu latar khusus bernama Amber Backlit. Lampu latar ini memancarkan cahaya berwarna oranye menyala yang memberikan kesan garang layaknya seragam organisasi kepemudaan.

Di area keyboard juga tersedia satu tombol khusus (dedicated button) untuk memanggil software bawaan sistem bernama Nitro Sense secara cepat (satset). Melalui aplikasi Nitro Sense ini, pengguna dapat memantau performa perangkat, mengatur kecepatan kipas, hardware checkup, mengubah skenario profil, hingga mengganti logo booting.

Beralih ke kualitas layar, Acer Nitro V 15 membawa bentang layar seluas 15,6 inci yang mengadopsi panel Real IPS, bukan panel IPS level. Resolusinya sudah mendukung kualitas Full HD dengan tingkat kecepatan penyegaran gambar refresh rate super tinggi mencapai angka 180 Hz serta tingkat latensi rendah di 3 milidetik.

Pengujian akurasi warna menggunakan alat kalibrasi menghasilkan cakupan warna (color gamut) sRGB yang tinggi hampir menyentuh 100 persen (tepatnya di 95 persen sRGB). Sementara untuk cakupan Adobe RGB berada di angka 70 persen dan NTSC di kisaran 65 persen, dengan tingkat kecerahan maksimal (brightness) berada di angka 296 nits.

Untuk kelengkapan konektivitas nirkabel dan modul transaksi digital harian, laptop gaming ini sudah dipersenjatai oleh ketersediaan fitur NFC, WiFi 5, dan Bluetooth 5.4. Sektor audio dipercayakan pada konfigurasi speaker stereo berteknologi DTS yang posisinya ditembak mengarah ke bawah dekat area sandaran tangan (palm rest).

Ketersediaan Port Komplit, Kualitas Audio Webcam, dan Daya Tahan Baterai Harian

Sisi utilitas perangkat disokong oleh ketersediaan interkoneksi port yang tergolong lengkap di kedua sisi samping bodi laptop gaming. Pada rusuk bagian kiri, tersemat dua port USB Type-A, satu port USB Type-C, port HDMI 2.1, colokan kabel LAN (RJ45), serta lubang masuk daya listrik utama (input power).

Sementara pada rusuk bodi bagian kanan, Acer menyediakan tambahan satu buah port USB Type-A serta satu lubang audio combo jack 3,5 mm. Kebutuhan konferensi video ditunjang oleh modul kamera depan webcam bawaan yang memiliki tingkat resolusi standar di 720p pada kecepatan 30 FPS.

Kamera webcam tersebut disandingkan dengan fitur mikrofon pintar bernama Purified Voice yang diklaim mampu mereduksi suara bising di sekitar pengguna dengan baik. Pengujian daya tahan baterai menggunakan aplikasi PCMark mencatatkan waktu operasional baterai laptop gaming ini bertahan selama 4 jam 10 menit tanpa charger.

Saat dipakai untuk skenario penggunaan harian secara mandiri, aktivitas menonton YouTube selama 10 menit memotong kapasitas baterai sebanyak 4 persen. Aktivitas mengetik dokumen (writing) selama 10 menit mengurangi daya 2 persen, sedangkan bermain game berat Cyberpunk selama 10 menit menghabiskan daya baterai hingga 15 persen.

Mengenai aspek harga jual, perangkat komputer jinjing tangguh dengan bobot total menyentuh angka 2 kilogram lebih ini terpantau belum muncul di e-commerce Indonesia maupun situs resmi Acer Indonesia. Berdasarkan informasi dari situs negara tetangga, laptop gaming ini dipasarkan seharga 4.599 Ringgit, atau setara dengan kisaran harga Rp16,4 jutaan jika dikonversikan ke mata uang Rupiah.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Sumber : yt: DKID Media
performa gaming harian spesifikasi teknis gawai laptop gaming Acer Nitro V 15 Intel Core Ultra