Makanan Tinggi Kolesterol yang Perlu Dibatasi, Nomor 1 Sering Dikonsumsi Sehari-hari

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 20:05 WIB
Makanan tinggi kolesterol seperti kuning telur, lobster, ayam goreng, es krim, dan kerang sebaiknya dibatasi. Simak daftar lengkap serta cara menjaga kolesterol tetap normal.(pinterest)
Makanan tinggi kolesterol seperti kuning telur, lobster, ayam goreng, es krim, dan kerang sebaiknya dibatasi. Simak daftar lengkap serta cara menjaga kolesterol tetap normal.(pinterest)

BLITAR – Makanan tinggi kolesterol perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah apabila dikonsumsi secara berlebihan. Meski kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke jika dibiarkan.

Peningkatan makanan tinggi kolesterol yang dikonsumsi setiap hari juga dipengaruhi oleh pola hidup dan kebiasaan makan yang kurang sehat. Karena gejalanya sulit dikenali sejak dini, masyarakat disarankan lebih selektif dalam memilih menu harian untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal.

Mengetahui daftar makanan tinggi kolesterol menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko berbagai penyakit kardiovaskular. Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Kuning Telur

Kuning telur dikenal sebagai sumber protein, vitamin, dan berbagai nutrisi penting bagi tubuh. Namun, bagian ini juga mengandung kolesterol dalam jumlah cukup tinggi.

Baca Juga: Makanan Sehat Itu Mahal? Ini Alasan Banyak Orang Justru Terjebak Pilih Junk Food

Disebutkan bahwa enam butir kuning telur dapat mengandung sekitar 1.085 miligram kolesterol. Karena itu, konsumsi kuning telur sebaiknya dibatasi, terutama bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi atau berisiko mengalami penyakit jantung.

Meski demikian, bukan berarti telur harus dihindari sepenuhnya. Konsumsi dalam jumlah wajar tetap dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang.

Lobster

Lobster merupakan makanan laut yang kaya akan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Baca Juga: Keutamaan Sholat Dhuha Pembuka Pintu Rezeki dan Ketenangan Jiwa

Namun, di balik manfaat tersebut, lobster juga mengandung kolesterol cukup tinggi. Dalam sekitar 85 gram daging lobster terkandung kurang lebih 125 miligram kolesterol.

Bagi yang ingin menikmati lobster dengan kandungan kolesterol lebih rendah, lobster air tawar disebut menjadi pilihan yang lebih baik dibanding lobster laut.

Ayam Goreng

Daging ayam sebenarnya termasuk sumber protein yang lebih baik dibandingkan sebagian jenis daging merah.

Namun, cara pengolahan sangat memengaruhi kandungan gizinya. Saat ayam digoreng, kadar air dalam daging berkurang dan digantikan oleh lemak dari minyak goreng.

Selain itu, penggunaan minyak berulang dan kandungan lemak trans dapat meningkatkan kadar lemak pada ayam goreng sehingga kandungan kolesterolnya menjadi lebih tinggi dibanding ayam yang direbus atau dipanggang.

Es Krim

Es krim menjadi salah satu makanan penutup yang banyak digemari berbagai kalangan.

Meski terasa menyegarkan, makanan ini mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram es krim terdapat sekitar 47 miligram kolesterol.

Bahkan, satu sendok es krim disebut dapat mengandung kolesterol lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis makanan cepat saji tertentu.

Sebagai alternatif, frozen yogurt atau jus buah segar dapat menjadi pilihan yang lebih ramah bagi kadar kolesterol.

Kerang

Kerang merupakan bahan makanan laut yang mudah diolah menjadi berbagai hidangan.

Sayangnya, kerang juga termasuk makanan yang mengandung kolesterol cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram kerang terdapat sekitar 105 miligram kolesterol atau sekitar 35 persen dari kebutuhan harian.

Karena itu, konsumsi kerang sebaiknya tidak berlebihan, terutama bagi orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi.

Pola Hidup Sehat Tetap Menjadi Kunci

Selain membatasi makanan tinggi kolesterol, menjaga pola hidup sehat juga berperan penting dalam mengontrol kadar kolesterol darah.

Rutin berolahraga, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, menghindari kebiasaan merokok, serta menjaga berat badan ideal dapat membantu menurunkan risiko kolesterol tinggi.

Karena kolesterol tinggi sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala juga disarankan agar kondisi kesehatan dapat dipantau sejak dini.

Editor : Maylanni Diana Fitri
kolesterol tinggi makanan tinggi kolesterol kuning telur ayam goreng kerang