Cuka Apel Disebut Bisa Redam Lonjakan Gula Darah, Dokter Beberkan Cara Minum yang Tepat

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 13:05 WIB
Cuka apel disebut dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah jika diminum sebelum makan. Simak juga manfaat kunyit, kurma, dan rempah yang dibahas dokter.(pinterest)
Cuka apel disebut dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah jika diminum sebelum makan. Simak juga manfaat kunyit, kurma, dan rempah yang dibahas dokter.(pinterest)

BLITAR Cuka apel kembali menjadi perhatian setelah seorang dokter membagikan sejumlah tips menjaga kadar gula darah tetap stabil melalui pola makan sederhana. Selain membahas manfaat cuka apel, ia juga menyoroti rempah-rempah Indonesia seperti kunyit, ketumbar, dan kapulaga yang dinilai baik untuk dikonsumsi secara bergantian.

Dalam pemaparannya, ia mengatakan Indonesia memiliki kekayaan rempah yang selama ini sudah dikenal luas sebagai bagian dari pola hidup sehat. Menurutnya, masyarakat yang tidak memiliki penyakit tertentu dapat memanfaatkan rempah-rempah sebagai minuman herbal harian.

Ia menyarankan agar rempah seperti ketumbar atau kapulaga cukup diseduh dengan air panas dalam jumlah secukupnya. Setelah aroma alaminya keluar, air seduhan tersebut dapat langsung diminum tanpa tambahan pemanis agar manfaat alaminya tetap terjaga.

Kunyit Dinilai Memiliki Banyak Khasiat

Salah satu rempah yang paling disoroti adalah kunyit. Menurutnya, tanaman rimpang ini kini semakin banyak diteliti oleh para ilmuwan di berbagai negara karena kandungan senyawa aktif yang dimilikinya.

Baca Juga: Warga Karangrejo Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak, Kesal Janji Perbaikan Tak Kunjung Direalisasi

Ia menyebut kunyit dikenal memiliki sifat antiradang serta sering dikaitkan dengan manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Bahkan, rempah tersebut juga disebut memiliki potensi sebagai antiaging sehingga semakin banyak dimanfaatkan dalam berbagai produk kesehatan.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat membiasakan mengonsumsi makanan alami setiap hari, termasuk rempah-rempah yang mudah dijumpai di dapur.

Kurma Tetap Sehat, Tetapi Jangan Berlebihan

Selain rempah-rempah, dokter tersebut juga membahas manfaat kurma. Meski dikenal sebagai makanan bernutrisi, ia mengingatkan bahwa kurma mengandung gula alami yang cukup tinggi sehingga konsumsinya tetap perlu dibatasi.

Baca Juga: Ratusan Calon Siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar Jalani Cek Kesehatan, Cegah Penyakit Menular di Asrama

Agar kadar gula darah tidak meningkat terlalu cepat, ia memiliki kebiasaan mengombinasikan kurma dengan berbagai jenis kacang.

Beberapa pilihan yang disebutkan antara lain almond, edamame, kacang mete, maupun kacang tanah. Menurutnya, tambahan kacang dapat membantu memperlambat penyerapan gula sehingga lonjakan gula darah tidak terjadi secara drastis.

Ia pun mengingatkan bahwa kunci utama tetap terletak pada porsi makan yang seimbang, bukan hanya mengandalkan satu jenis makanan sehat.

Cuka Apel Sebelum Makan Jadi Salah Satu Saran

Pembahasan kemudian beralih ke cuka apel yang disebut dapat membantu mengendalikan lonjakan gula darah setelah makan.

Ia menyarankan orang yang masih sering mengonsumsi makanan tinggi gula atau tinggi kalori untuk membiasakan minum satu gelas air putih yang dicampur sekitar satu sendok teh cuka apel sebelum makan.

Namun, ia mengingatkan agar masyarakat memilih produk cuka apel yang dipastikan halal karena tidak semua produk diproses dengan cara yang sama.

Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu tubuh merespons asupan gula dengan lebih baik dibanding langsung mengonsumsi makanan tinggi kalori.

Sebagai contoh, seseorang yang hendak makan gorengan atau minum teh manis disarankan lebih dulu mengonsumsi air campuran cuka apel agar kenaikan gula darah tidak terlalu tajam.

Dahulukan Sayur dan Buah Sebelum Menu Utama

Selain mengonsumsi cuka apel, ia juga mengingatkan pentingnya urutan makan. Menurutnya, membiasakan mengonsumsi sayur atau buah sebelum makanan utama dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

Langkah tersebut dinilai mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang masih sulit mengurangi konsumsi nasi atau makanan tinggi karbohidrat.

Ia menekankan bahwa menjaga kesehatan tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari memanfaatkan rempah, mengatur urutan makan, hingga mengurangi konsumsi gula berlebih, dinilai dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.

Di akhir pemaparannya, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak memilih makanan sehari-hari dan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar sebagai pendukung pola hidup sehat.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Cuka apel kunyit rempah sehat gula darah kurma