JAKARTA – Kehadiran Dewi Soekarno dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Istana Kepresidenan menjadi perhatian publik. Selain tampil anggun dengan busana bernuansa merah putih, istri Presiden pertama RI Soekarno itu juga membagikan kesan mendalam setelah kembali menginjakkan kaki di kompleks Istana yang menurutnya telah mengalami banyak perubahan.
Dalam wawancara singkat bersama awak media sebelum memasuki area acara, Dewi Soekarno mengaku baru tiba di Indonesia dari Jepang. Ia hadir untuk mengikuti rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan sekaligus mengenang kembali suasana Istana yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Kehadiran Dewi Soekarno di Istana Kepresidenan pun menjadi salah satu momen yang menarik perhatian tamu undangan maupun masyarakat yang mengikuti jalannya peringatan HUT ke-81 RI.
Baru Tiba dari Jepang untuk Hadiri Upacara Kemerdekaan
Saat disapa wartawan, Dewi Soekarno menjelaskan bahwa dirinya baru saja tiba di Indonesia menggunakan penerbangan Garuda Indonesia dari Jepang.
Meski baru mendarat, ia langsung menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan di Istana. Dewi tampil sederhana namun elegan dengan balutan busana batik bernuansa merah putih yang sesuai dengan tema nasionalisme dalam peringatan HUT RI.
Ia tampak menyapa sejumlah tamu undangan sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara utama.
Sampaikan Harapan untuk Indonesia
Ketika diminta menyampaikan pesan untuk Hari Kemerdekaan Indonesia tahun ini, Dewi Soekarno memberikan harapan singkat namun penuh makna.
Menurutnya, Indonesia harus terus melangkah maju dan menjaga semangat persatuan yang telah dibangun sejak kemerdekaan.
"Semoga Indonesia selalu maju," ujarnya kepada awak media.
Pesan tersebut mencerminkan harapannya agar Indonesia mampu terus berkembang di berbagai bidang serta menjaga semangat perjuangan para pendiri bangsa.
Terkejut Melihat Wajah Baru Kompleks Istana
Salah satu hal yang paling menarik perhatian Dewi Soekarno adalah perubahan besar yang terjadi di kawasan Istana Kepresidenan.
Ia mengaku cukup terkejut karena banyak bagian yang kini terlihat berbeda dibandingkan masa lalu.
Menurutnya, dahulu terdapat halaman luas yang menghubungkan Istana Negara dan Istana Merdeka. Kini kawasan tersebut telah mengalami penataan sehingga muncul sejumlah bangunan baru yang mengubah tampilan keseluruhan kompleks Istana.
Perubahan tersebut membuat Dewi Soekarno beberapa kali mengamati lingkungan sekitar sambil mengenang kondisi yang pernah ia lihat puluhan tahun silam.
Baca Juga: Hayden Panettiere Tutup Usia di 36 Tahun, Polisi Ungkap Fakta Awal Kematian Sang Aktris Hollywood
Kenangan Lama Kembali Terbayang
Dalam kesempatan itu, Dewi Soekarno juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah memiliki sejumlah foto lama kawasan Istana.
Namun, ia mengaku tidak mengetahui lagi keberadaan sebagian dokumentasi tersebut.
Baginya, melihat kembali kompleks Istana membawa banyak kenangan tentang masa lalu, terutama ketika mendampingi Presiden Soekarno dalam berbagai kegiatan kenegaraan.
Meski kini wajah kawasan Istana berubah, Dewi menilai perkembangan tersebut merupakan bagian dari perjalanan Indonesia sebagai negara yang terus membangun fasilitas dan infrastruktur nasional.
Momen Bersejarah yang Sarat Makna
Perayaan HUT ke-81 RI menjadi momen istimewa bagi Dewi Soekarno karena memberinya kesempatan melihat langsung perkembangan Indonesia setelah sekian lama menetap di luar negeri.
Kehadirannya sekaligus mengingatkan publik pada perjalanan sejarah bangsa dan sosok Presiden Soekarno yang menjadi Proklamator Kemerdekaan Indonesia.
Banyak tamu undangan maupun awak media memberikan perhatian khusus kepada Dewi Soekarno yang tetap terlihat ramah saat melayani pertanyaan sebelum memasuki area acara.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang untuk mengenang perjalanan panjang bangsa Indonesia beserta para tokoh yang pernah menjadi bagian dari sejarahnya.
Dengan berbagai perubahan yang kini terlihat di kawasan Istana Kepresidenan, Dewi Soekarno berharap Indonesia terus berkembang tanpa melupakan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : KOMPASTV