JEMBER - Harga sewa sound horeg ternyata bisa mencapai puluhan juta rupiah untuk satu kali acara. Besaran tarifnya tidak hanya dipengaruhi ukuran sound system, tetapi juga nama sound, jumlah perangkat, hingga lokasi acara. Hal tersebut terungkap dalam wawancara bersama pengelola sound Nanda dan Ngosek.
Dalam video YouTube yang membahas aktivitas sound horeg tersebut, harga sewa sound horeg untuk wilayah berbeda menunjukkan selisih cukup besar. Untuk wilayah Malang, paket 12 sap Nanda disebut berada di kisaran Rp35 juta, sedangkan Ngosek mencapai Rp40 juta.
Sementara itu, tarif untuk wilayah Jawa Tengah lebih tinggi. Paket 12 sap Nanda dipatok sekitar Rp50 juta, sedangkan Ngosek berada di angka Rp55 juta. Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa biaya sewa sound horeg dapat menyesuaikan jarak dan kebutuhan operasional selama acara.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, ATR/BPN Luncurkan 3 Transformasi Layanan Pertanahan: Ada Target 10 Hari
Tarif Sound Nanda dan Ngosek Berdasarkan Lokasi
Pengelola menjelaskan, harga sewa sound horeg untuk wilayah Malang berada di kisaran Rp35 juta untuk Nanda dengan konfigurasi 12 sap. Sementara sound Ngosek untuk ukuran yang sama mencapai Rp40 juta.
Untuk konfigurasi 15 sap, harga yang disebutkan juga mengalami kenaikan. Nanda dipatok sekitar Rp45 juta, sedangkan Ngosek mencapai Rp50 juta. Nominal tersebut belum tentu berlaku untuk seluruh lokasi karena biaya transportasi dan kebutuhan teknis dapat memengaruhi tarif.
Adapun untuk wilayah Jawa Tengah, tarif 12 sap Nanda disebut mencapai Rp50 juta. Ngosek berada satu tingkat lebih tinggi dengan harga sekitar Rp55 juta. Angka tersebut menjadi salah satu nominal tertinggi yang dibahas dalam video.
Untuk wilayah Jember, tarif yang disebutkan lebih bervariasi. Paket tertentu dengan ukuran sekitar 6 sap berada di kisaran Rp25 juta, sedangkan konfigurasi sekitar 8 sap mencapai Rp30 juta. Pengelola menyebut permintaan dari pemerintah desa juga cukup banyak.
Permintaan Sound Meningkat Saat Musim Karnaval
Tingginya harga sewa tidak terlepas dari padatnya jadwal pertunjukan. Pengelola mengungkapkan, sejumlah jadwal sound Nanda dan Ngosek sudah masuk hingga akhir September.
Bahkan, pada tanggal-tanggal tertentu, seluruh aset sound dapat keluar secara bersamaan. Dari total aset yang tersedia, maksimal sekitar 15 set dapat digunakan dalam waktu yang sama.
Kondisi tersebut membuat pengaturan logistik menjadi bagian penting. Tim berusaha mendatangkan perangkat sebelum acara agar penyewa tidak perlu menunggu proses bongkar dan pemasangan. Persiapan dilakukan lebih awal, terutama ketika jadwal pertunjukan berdekatan.
Untuk wilayah Jawa Tengah, pengelola menyebut sudah terdapat sekitar 15 titik yang masuk dalam jadwal. Beberapa lokasi di antaranya berada di Rembang dan Jepara. Dalam kondisi tertentu, satu set sound bahkan dapat ditempatkan di lokasi selama beberapa hari.
Ada Biaya Tambahan untuk Jarak Jauh
Jarak menjadi salah satu faktor yang menentukan harga sewa sound horeg. Semakin jauh lokasi acara, biaya operasional juga semakin besar. Pengelola menyebut tarif Jawa Tengah lebih tinggi dibandingkan Malang karena mempertimbangkan perjalanan dan kebutuhan tim.
Untuk wilayah Sumbersewu, misalnya, tarif yang disebut dalam video mencapai sekitar Rp75 juta. Namun, harga tersebut masih berkaitan dengan pembahasan sewa pada periode sebelumnya dan belum menjadi patokan tarif terbaru.
Pengelola juga menjelaskan bahwa penyewaan kendaraan seperti Fuso sebenarnya memungkinkan. Namun, permintaan tersebut relatif jarang karena penggunaan truk dianggap sudah cukup untuk membawa perangkat sound yang dibutuhkan.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, ATR/BPN Luncurkan 3 Transformasi Layanan Pertanahan: Ada Target 10 Hari
Garansi dan Pelayanan Jadi Perhatian
Selain membahas tarif, pengelola menekankan pentingnya kualitas pelayanan. Tim berupaya datang lebih awal ke lokasi untuk memastikan perangkat siap digunakan dan penyewa tidak terlalu lama menunggu.
Pengelola juga menganggap hubungan dengan penyewa tidak sebatas transaksi. Kehadiran pemilik atau pengelola saat acara dinilai dapat membuat komunikasi lebih dekat sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Di tengah popularitas sound horeg, pengelola berharap pertunjukan tetap dapat memberikan hiburan kepada masyarakat. Mereka juga menyinggung persoalan perizinan yang menurutnya perlu menjadi perhatian semua pihak.
Menurutnya, kegiatan hiburan sebaiknya tetap mengikuti aturan dan melibatkan masyarakat sekitar. Dengan komunikasi yang baik antara penyelenggara, warga, pemilik sound, serta pihak terkait, acara diharapkan dapat berlangsung aman dan tertib.
Dengan tarif mulai puluhan juta hingga menembus Rp55 juta, harga sewa sound horeg sangat bergantung pada ukuran paket dan lokasi acara. Calon penyewa perlu memastikan konfigurasi, jarak pengiriman, durasi penggunaan, serta biaya tambahan sebelum membuat kesepakatan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : SOUND SYSTEM BATTLE