Cara Membuat Layangan Sukoi dari Bambu, Ini Trik Agar Rangka Seimbang

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 19:00 WIB
Cara membuat layangan Sukoi dari bambu membutuhkan rangka seimbang, serutan rata, teknik ikat, dan pemasangan kertas yang tepat. (PINTEREST)
Cara membuat layangan Sukoi dari bambu membutuhkan rangka seimbang, serutan rata, teknik ikat, dan pemasangan kertas yang tepat. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara membuat layangan Sukoi membutuhkan ketelitian sejak tahap pembuatan rangka hingga pemasangan kertas. Dalam tutorial yang dibahas, ukuran rangka, kualitas bambu, ketebalan serutan, keseimbangan sayap, serta cara mengelem menjadi bagian penting agar layangan dapat dibuat sesuai bentuk yang diinginkan.

Layangan yang dibuat menggunakan bambu sebagai bahan utama rangka. Bambu yang dipilih disebut harus sudah tua. Menurut pembahasan dalam tutorial, kualitas bambu menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena bambu yang masih muda dinilai kurang baik untuk menghasilkan rangka layangan.

Peralatan yang digunakan cukup sederhana. Di antaranya pisau, bambu, lem, benang jahit, kertas, pulpen, dan meteran. Bahan-bahan tersebut digunakan secara bertahap mulai dari mengolah bambu hingga memasang kertas sebagai penutup rangka.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Iklan di HP Android Tanpa Aplikasi, Semua Ada Pada Pengaturan

Membuat Rangka Layangan dari Bambu

Tahap pertama adalah mengukur bambu sesuai ukuran rangka yang akan dibuat. Dalam tutorial, ukuran sayap yang digunakan sekitar 54 sentimeter, sedangkan bagian tajuk sekitar 46 sentimeter.

Bambu kemudian dibelah dengan ukuran yang tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Setelah itu, bagian yang tidak diperlukan dibuang menggunakan pisau.

Proses menyerut bambu dilakukan secara perlahan. Pisau diarahkan mulai dari bagian tertentu dan bambu dibalik agar hasil serutan merata. Tekanan pada pisau tidak perlu terlalu kuat. Dalam tutorial disebutkan bahwa pisau yang tajam akan membantu proses penyerutan tanpa harus ditekan berlebihan.

Bagian penting berikutnya adalah memastikan hasil serutan tidak bergelombang. Ketebalan bambu perlu dibuat seimbang dari satu bagian ke bagian lainnya. Ujung bambu tetap dapat memiliki perbedaan ketebalan, tetapi hasil serutan secara keseluruhan harus rata.

Untuk membuat bentuk Sukoi, bagian ujung tertentu kembali ditipiskan agar bentuk rangka menjadi sedikit turun. Proses tersebut membutuhkan ketelitian dan tidak disarankan dilakukan secara terburu-buru.

Setelah bambu selesai diserut, kelenturan bagian kanan dan kiri perlu diperiksa. Caranya dengan membandingkan kedua sisi agar tidak terlalu berbeda. Keseimbangan ini diperhatikan supaya rangka tidak mudah miring atau berputar ketika digunakan.

Bagian bambu untuk kepala juga dibuat dengan ukuran sekitar 9 sentimeter. Sementara itu, bagian tertentu dibuat lebih lentur dari area dada ke bawah. Tidak seluruh rangka dibuat sama tingkat kelenturannya.

Merakit dan Memasang Kertas

Setelah bagian bambu selesai, tahap berikutnya adalah merakit rangka. Batang tengah ditempatkan pada posisi yang sudah diukur. Kemudian benang digunakan untuk mengikat bagian tengah, sayap, dan ujung rangka.

Pengikatan dilakukan beberapa kali pada titik tertentu agar sambungan lebih kuat. Bagian bawah dan ujung sayap juga diikat secara bertahap. Setelah semua terhubung, rangka mulai membentuk struktur layangan.

Pada tahap ini, bagian sayap tidak boleh dipaksa terlalu keras ketika dibentuk. Dalam tutorial, pembuat mengingatkan agar keseimbangan kanan dan kiri tetap dijaga.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Iklan di HP Android Tanpa Aplikasi, Semua Ada Pada Pengaturan

Setelah rangka selesai, kertas disiapkan sebagai penutup. Lem kayu yang telah dicampur air digunakan untuk merekatkan kertas pada bambu. Lem tidak perlu dibuat terlalu tebal. Bagian ujung kertas diberi lem secukupnya sebelum dilipat.

Ukuran kertas juga perlu disesuaikan dengan rangka. Dalam tutorial, kertas yang digunakan untuk ukuran Sukoi disebut lebih panjang dan besar. Saat memotong, disisakan sekitar 5 milimeter untuk bagian lipatan dan lem.

Kertas kemudian ditempel pada rangka secara perlahan. Bagian yang terdapat benang perlu dipastikan berada di dalam lipatan agar hasilnya lebih rapi. Setelah itu, kertas ditekan mengikuti bambu, terutama pada bagian yang dianggap rawan sobek.

Keseimbangan rangka juga dapat disesuaikan berdasarkan kondisi angin. Dalam pembahasan, rangka yang lebih keras dan yang lebih lentur dapat digunakan sesuai kebutuhan. Jika sayap dianggap terlalu keras, bagian tertentu dapat kembali ditipiskan. Penyesuaian tersebut dilakukan sambil mempelajari karakter layangan.

Dengan demikian, cara membuat layangan Sukoi tidak berhenti pada pemasangan bambu dan kertas. Pemilihan bambu tua, ketepatan ukuran, hasil serutan yang rata, keseimbangan kanan-kiri, serta teknik pengikatan menjadi tahapan yang saling berkaitan. Prosesnya memang membutuhkan ketelitian, tetapi setiap bagian dapat dikerjakan secara bertahap hingga rangka terbentuk dan siap digunakan.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Hobi Layangan
Rangka Layangan Tutorial Layangan Layangan Sukoi Bambu Layangan cara membuat layangan