JAKARTA - Cara membuat daftar isi otomatis di Microsoft Word bisa dilakukan dengan mudah jika pengguna memahami fungsi Heading. Fitur tersebut menjadi kunci agar Microsoft Word dapat mengenali judul, subjudul, hingga bagian pembahasan yang lebih kecil.
Cara membuat daftar isi otomatis di Microsoft Word tidak mengharuskan pengguna mengetik ulang seluruh judul beserta nomor halaman. Setelah struktur dokumen ditentukan menggunakan Heading, daftar isi dapat dibuat melalui menu References.
Metode ini dapat membantu ketika membuat makalah, laporan, proposal, maupun dokumen lain yang memiliki banyak bab dan subbab. Pengguna juga lebih mudah memperbarui daftar isi apabila terjadi perubahan halaman.
Baca Juga: Cara Membuat Layangan Burung agar Bisa Terbang Stabil, Ini Tahapan dan Setelannya
Tentukan Heading Sesuai Struktur Judul
Sebelum membuat daftar isi, pengguna harus mengatur semua judul terlebih dahulu. Setiap tingkatan judul memiliki fungsi berbeda dalam Microsoft Word.
Heading 1 digunakan untuk judul utama. Misalnya, bagian Pendahuluan dapat dimasukkan sebagai Heading 1. Begitu pula Persiapan Awal Bisnis Online yang masih menjadi bagian utama pembahasan.
Berikutnya, Heading 2 digunakan untuk subjudul yang berada di bawah Heading 1. Contohnya adalah 2.1 Menentukan Niche Bisnis. Karena menjadi bagian dari judul nomor 2, bagian tersebut dapat menggunakan Heading 2.
Kemudian, Heading 3 digunakan untuk subjudul yang berada di bawah Heading 2. Contohnya 2.1.1 Riset Pasar yang merupakan bagian dari 2.1 Menentukan Niche Bisnis.
Jika masih ada pembahasan yang lebih kecil, pengguna dapat melanjutkannya dengan Heading 4. Misalnya struktur judulnya adalah 2.1.1.1, maka bagian tersebut dapat menggunakan Heading 4.
Jangan Hanya Mengubah Ukuran Tulisan
Kesalahan yang sering dilakukan adalah menganggap judul yang dibuat tebal atau berukuran besar otomatis akan masuk ke daftar isi. Microsoft Word tidak bekerja seperti itu.
Pengguna harus memilih gaya Heading yang tersedia pada menu Styles. Dengan begitu, Word dapat membaca hubungan antara judul utama dan subjudul di dalam dokumen.
Setelah semua judul diberi Heading sesuai tingkatannya, pengguna dapat melanjutkan ke tahap pembuatan daftar isi.
Pilih Table of Contents
Letakkan kursor pada halaman yang akan digunakan sebagai daftar isi. Setelah itu, buka menu References di bagian atas Microsoft Word.
Kemudian pilih Table of Contents. Word akan menampilkan beberapa pilihan format daftar isi otomatis.
Pengguna cukup memilih salah satu format yang tersedia. Setelah dipilih, Microsoft Word akan membuat daftar isi berdasarkan judul yang sebelumnya sudah menggunakan Heading.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo, Ternyata Bisa Dicek dari Notifikasi dan Daftar Aplikasi
Judul utama, subjudul, hingga bagian yang lebih rinci akan tersusun sesuai tingkatannya. Nomor halaman juga akan ditampilkan sehingga pembaca dapat mengetahui lokasi setiap pembahasan dalam dokumen.
Keuntungan lainnya adalah daftar isi dapat diperbarui ketika dokumen mengalami perubahan. Misalnya, pengguna menambahkan beberapa paragraf yang membuat halaman bergeser, daftar isi tidak perlu dibuat ulang secara manual.
Pengguna cukup menggunakan opsi pembaruan daftar isi agar informasi di dalamnya menyesuaikan kondisi terbaru dokumen.
Dengan memahami hubungan antara Heading dan Table of Contents, pembuatan daftar isi menjadi lebih praktis. Pengguna hanya perlu memastikan seluruh judul sudah menggunakan Heading yang tepat sebelum membuat daftar isi.
Jadi, cara membuat daftar isi otomatis di Microsoft Word sebenarnya cukup sederhana. Tentukan Heading 1 untuk judul utama, Heading 2 untuk subjudul, Heading 3 untuk sub-subjudul, dan Heading 4 untuk tingkatan yang lebih rinci. Setelah itu, buka References, pilih Table of Contents, lalu tentukan format yang diinginkan.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : deyepe