Steam Deck OLED Diuji di 11 Game, dari Stardew Valley hingga Cyberpunk 2077

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 21:56 WIB
Steam Deck OLED diuji di berbagai game, dari Stardew Valley hingga Cyberpunk 2077. Simak FPS, TDP, baterai, dan pengaturan yang digunakan
Steam Deck OLED diuji di berbagai game, dari Stardew Valley hingga Cyberpunk 2077. Simak FPS, TDP, baterai, dan pengaturan yang digunakan

 JAKARTA - Steam Deck OLED masih menunjukkan performa yang cukup mumpuni untuk bermain game menjelang 2026. Setelah digunakan hampir dua tahun, perangkat handheld Valve ini masih mampu menjalankan berbagai judul, mulai dari game ringan seperti Stardew Valley hingga game berat seperti Cyberpunk 2077.

Pengujian dilakukan dengan mengatur batas konsumsi daya atau TDP sesuai kebutuhan setiap game. Hasilnya menunjukkan bahwa performa dan daya tahan baterai Steam Deck OLED sangat bergantung pada jenis game serta pengaturan yang digunakan.

Game Ringan Bisa Berjalan hingga 90 FPS

Steam Deck OLED menggunakan APU berbasis CPU Zen 2 dan GPU RDNA 2 dengan TDP 3 hingga 15 watt. Perangkat ini memiliki RAM 16 GB LPDDR5X serta layar OLED beresolusi 1280 x 800 piksel.

Baca Juga: Es Pleret Pak Tjip, Kesegaran Legendaris Sejak 1989 yang Masih Diburu di Kota Blitar

Pada game ringan, kemampuan tersebut masih lebih dari cukup. Trails from Zero, misalnya, dapat berjalan sekitar 90 FPS dengan konsumsi daya hanya 3 watt. Pengaturan tersebut juga membuat perkiraan daya tahan baterai menjadi lebih panjang.

Stardew Valley bahkan dapat dimainkan hingga sekitar 8 jam dalam pengaturan daya rendah. Namun, penggunaan TDP 3 watt terkadang menyebabkan penurunan frame rate dan stuttering, terutama ketika membuka antarmuka. Menaikkan konsumsi daya menjadi 4 watt disebut dapat memberikan pengalaman yang lebih stabil.

Sementara itu, Persona 4 Golden dapat mencapai sekitar 60 FPS pada 3 watt. Jika TDP dinaikkan menjadi 5 watt, game tersebut mampu berjalan hingga sekitar 90 FPS dengan estimasi baterai hampir enam hingga tujuh jam.

Baca Juga: Kolam Labuh Tambakrejo Dangkal, Pemkab Blitar Koordinasi dengan Pemprov

Game AAA Masih Bisa Dimainkan di 40 FPS

Kemampuan Steam Deck OLED tidak hanya terbatas pada game ringan. Sejumlah game dengan tuntutan grafis lebih tinggi masih dapat dimainkan dengan penyesuaian pengaturan.

Final Fantasy VII Rebirth dapat mencapai sekitar 40 FPS pada pengaturan grafis rendah dengan model karakter dinaikkan ke kualitas tinggi. Dynamic Resolution Scaling digunakan dengan rentang sekitar 50 hingga 66 persen untuk menjaga performa.

Konsekuensinya, kualitas gambar terlihat lebih buram ketika diperbesar. Namun, dalam penggunaan normal, performanya masih dianggap nyaman. Pengujian menunjukkan perkiraan daya tahan baterai sekitar dua jam ketika perangkat digunakan dengan performa penuh.

Uncharted 4 juga dapat berjalan sekitar 40 FPS tanpa batasan TDP. Penggunaan FSR pada mode Balance disebut lebih nyaman dibandingkan Quality. Dengan batas TDP 10 watt, performanya berada di kisaran 30 FPS dengan konsumsi daya yang lebih rendah.

Persona 3 Reload dan Crisis Core Bisa Lebih Tinggi

Persona 3 Reload menunjukkan performa yang lebih tinggi. Dengan batas TDP sekitar 8 watt, game dapat berjalan pada kisaran 50–60 FPS. Ketika batas daya dilepas, frame rate dapat meningkat hingga sekitar 80 FPS pada kondisi tertentu.

Baca Juga: AI untuk Guru Bukan Pengganti Pendidik, Justru Bisa Bantu Buat Pembelajaran Lebih Efektif

Pengujian menggunakan pengaturan grafis tinggi dengan kualitas bayangan rendah dan reflection dimatikan. Reflection disebut cukup membebani performa sehingga menonaktifkannya dapat membantu menjaga frame rate.

Sementara itu, Crisis Core: Final Fantasy VII Reunion dapat mencapai sekitar 80 FPS ketika Steam Deck OLED digunakan dengan daya penuh.

Namun, konsumsi daya menjadi lebih tinggi. Pengaturan 9 watt disebut sebagai titik yang cukup seimbang karena mampu menghasilkan sekitar 60 FPS dengan estimasi daya tahan baterai sekitar dua jam.

Cyberpunk 2077 Membutuhkan Performa Penuh

Cyberpunk 2077 menjadi salah satu pengujian terberat. Game tersebut dimainkan menggunakan FSR 2.1 pada mode Balance tanpa frame generation.

Hasilnya, Steam Deck OLED masih mampu mencapai sekitar 40 FPS tanpa batasan TDP. Namun, game ini membutuhkan daya yang lebih besar dan kurang cocok jika pengguna ingin membatasi konsumsi daya untuk memperpanjang masa pakai baterai.

Pengujian tersebut memperlihatkan karakter Steam Deck OLED secara keseluruhan. Perangkat masih dapat menangani game berat, tetapi pengguna perlu melakukan kompromi melalui resolusi, kualitas grafis, TDP, dan frame rate.

TDP Menjadi Kunci Daya Tahan Baterai

Steam Deck OLED memiliki baterai 50 Wh dan dukungan pengisian daya 45 watt. Daya tahan baterai sangat bergantung pada beban permainan.

Untuk game berat, baterai dapat bertahan sekitar dua hingga tiga jam. Sementara game ringan dengan TDP rendah dapat membuat perangkat digunakan selama enam hingga delapan jam atau lebih.

Baca Juga: 8 Tema Aquascape yang Bisa Jadi Inspirasi Pemula, dari Natural hingga Mountain Style

Karena itu, pengaturan TDP menjadi salah satu fitur penting SteamOS. Pengguna dapat menyesuaikan konsumsi daya berdasarkan kebutuhan game, bukan selalu menjalankan perangkat dengan performa maksimal.

Setelah hampir dua tahun digunakan, Steam Deck OLED masih menunjukkan kemampuan yang cukup fleksibel. Game ringan dapat dimainkan dengan konsumsi daya rendah dan frame rate tinggi, sedangkan sejumlah game AAA masih bisa mencapai sekitar 30–40 FPS setelah dilakukan penyesuaian.

Pengujian tersebut juga menunjukkan bahwa keunggulan Steam Deck OLED bukan hanya pada spesifikasi, tetapi pada kombinasi SteamOS, kontrol performa, layar OLED, dan kemampuan menyesuaikan konsumsi daya sesuai jenis game.

Source YouTube TeknoGeek

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
steam deck oled 2026 cyberpunk 2077