SURABAYA - Wisata malam Surabaya memiliki banyak pilihan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu setelah sore hari. Tidak melulu soal kuliner, sejumlah destinasi menawarkan pengalaman menikmati lampu kota, kawasan heritage, perjalanan menyusuri sungai, hingga rekreasi dengan suasana salju buatan.
Keberagaman destinasi tersebut membuat liburan bersama keluarga maupun teman dapat diisi dengan aktivitas yang berbeda. Beberapa tempat bahkan memberikan suasana yang semakin menarik ketika malam mulai tiba.
Berikut delapan destinasi yang dapat dipertimbangkan saat berkunjung ke Surabaya.
Baca Juga: Sungai Maron Pacitan Dijuluki Amazon Jawa Timur, Airnya Jernih di Tengah Hutan
1. Park Shanghai
Park Shanghai di Pakuon City Mall menawarkan nuansa oriental yang terinspirasi dari Shanghai tempo dulu. Pengunjung dapat menemukan arsitektur khas, Gate of Prosperity, pagoda setinggi 38 meter, serta deretan lampion merah.
Selain menjadi lokasi foto, tempat ini memiliki area kuliner dengan puluhan tenant yang menyajikan berbagai makanan dan jajanan kekinian.
Park Shanghai berada di Jalan Raya KJW Putih Utara, Surabaya. Destinasi ini tidak mengenakan tiket masuk dan buka setiap hari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Suasana disebut semakin hidup ketika sore menjelang malam.
2. Wisata Perahu Kalimas
Menikmati suasana kota dari atas perahu bisa menjadi alternatif saat berada di Surabaya. Wisata Perahu Kalimas mengajak pengunjung menyusuri sungai bersejarah yang membelah kota.
Pada malam hari, tepian sungai dihiasi lampu-lampu tematik sehingga perjalanan terasa semakin menarik. Perahu membawa wisatawan melewati sejumlah situs bersejarah dan bangunan ikonik.
Keberangkatan utama disebut berada di sekitar Monumen Kapal Selam atau Taman Prestasi Genteng. Harga tiket sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000 per orang, bergantung rute dan jenis perahu. Jam operasional biasanya mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.
3. Jalan Tunjungan
Jalan Tunjungan menjadi salah satu kawasan yang dapat dikunjungi untuk menikmati suasana Surabaya pada malam hari. Kawasan ini dikenal sebagai ikon sejarah dan budaya yang kini berkembang menjadi area heritage dan lifestyle.
Bangunan-bangunan lama berdampingan dengan kafe, restoran, dan butik modern. Saat malam, lampu-lampu klasik membuat kawasan semakin hidup dan menarik untuk dijelajahi dengan berjalan kaki.
Jalan Tunjungan dapat diakses 24 jam tanpa tiket masuk. Waktu yang disebut paling ramai adalah sekitar pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.
4. Kota Tua Surabaya
Kota Tua Surabaya menawarkan pengalaman menikmati bangunan bersejarah dengan arsitektur kolonial. Kawasannya meliputi Jalan Kembang Jepun, Jalan Rajawali hingga sekitar Jembatan Merah.
Gedung Cerutu dan Jembatan Merah menjadi beberapa lokasi yang dapat menarik perhatian wisatawan. Kawasan ini juga cocok bagi penggemar fotografi yang ingin mendapatkan latar bangunan lama.
Sebagai kawasan terbuka, tidak ada tiket masuk. Area ini dapat diakses 24 jam. Wisatawan dapat berkunjung pagi atau sore untuk melihat detail arsitektur, maupun malam hari ketika pencahayaan jalan memberikan suasana berbeda.
Baca Juga: Sungai Maron Pacitan, Pesona Amazon Jawa Timur yang Airnya Bening dan Dikelilingi Hutan
5. Taman Harmoni Keputih
Taman Harmoni Keputih menawarkan ruang terbuka hijau bagi masyarakat yang ingin mencari suasana lebih tenang. Salah satu daya tariknya adalah padang bunga berwarna-warni dan labirin bambu.
Lahan yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah tersebut telah disulap menjadi ruang hijau yang lebih tertata. Pengunjung dapat melakukan piknik, jogging, atau sekadar menikmati suasana.
Lokasinya berada di Jalan Keputih Tegal, Sukolilo, Surabaya. Tiket masuk gratis, meski terdapat biaya parkir. Taman ini buka pukul 06.00 hingga 18.00 WIB sehingga lebih cocok dikunjungi sebelum malam.
6. Romo Kalisari Adventureland
Romo Kalisari Adventureland menawarkan perpaduan wisata air dan darat dalam satu kawasan. Destinasi ini berada di kawasan pesisir utara Surabaya dan dapat menjadi pilihan untuk liburan keluarga.
Pengunjung dapat menemukan kebun binatang mini, wahana perahu di kawasan mangrove, permainan anak, hingga flying fox. Aktivitas tersebut membuat tempat ini menawarkan unsur edukasi, rekreasi, sekaligus petualangan.
Harga tiket masuk disebut sekitar Rp10.000 per orang, dengan biaya tambahan untuk wahana tertentu. Jam operasionalnya mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
7. Kebun Binatang Surabaya
Kebun Binatang Surabaya atau KBS menjadi destinasi yang memadukan wisata dan edukasi. Tempat ini memiliki koleksi berbagai satwa, mulai dari mamalia, reptil, hingga burung.
Komodo juga menjadi salah satu satwa yang disebut dapat ditemukan di KBS. Destinasi ini cocok untuk keluarga maupun rombongan sekolah karena dapat menjadi sarana mengenalkan keanekaragaman hayati kepada anak-anak.
KBS berada di Jalan Setail Nomor 1, Darmo, Wonokromo, Surabaya. Harga tiket masuk yang disebut dalam video adalah Rp15.000 per orang.
8. Trans Snow World Surabaya
Trans Snow World Surabaya menghadirkan pengalaman bermain di area salju buatan. Destinasi ini berada di Trans Icon Mall dan menawarkan suasana dingin yang berbeda dari kondisi Surabaya yang beriklim tropis.
Berbagai aktivitas dapat dilakukan, seperti bermain salju, mencoba seluncuran, menaiki kereta gantung, hingga membuat boneka salju. Tempat ini cocok untuk rekreasi keluarga, terutama anak-anak yang ingin merasakan pengalaman bermain salju.
Lokasinya berada di Jalan Ahmad Yani Nomor 260, Gayungan, Surabaya. Tiket masuk berkisar Rp225.000 hingga Rp275.000 per orang, tergantung hari kunjungan. Jam operasionalnya mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB.
Berbagai pilihan tersebut menunjukkan bahwa wisata malam Surabaya dapat dinikmati dengan banyak cara. Pengunjung bisa memilih suasana oriental di Park Shanghai, menikmati lampu tematik dari atas perahu Kalimas, berjalan di Jalan Tunjungan, atau merasakan pengalaman bermain salju.
Bagi wisatawan yang ingin menyusun perjalanan, waktu kunjungan sebaiknya disesuaikan dengan jam operasional masing-masing destinasi. Informasi tiket dan jadwal juga perlu diperiksa kembali sebelum berangkat.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Mas Bait